Bagi para kolektor dan pecinta horologi, jam tangan vintage sering kali memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan model baru yang keluar dari pabrik. Mengapa demikian? Berikut adalah beberapa alasan utama yang menjadikan jam tangan mewah vintage lebih berharga dibandingkan model baru.
1. Kelangkaan dan Eksklusivitas
Salah satu alasan utama mengapa jam tangan vintage lebih berharga adalah kelangkaannya. Banyak model jam tangan dari era tertentu tidak lagi diproduksi, sehingga jumlahnya di pasaran semakin terbatas. Semakin langka sebuah model, semakin tinggi pula nilai jualnya.
Sebagai contoh, Rolex Daytona Paul Newman adalah salah satu jam tangan vintage yang paling dicari karena desainnya yang unik dan jumlah produksinya yang terbatas. Harga jam tangan ini bisa mencapai jutaan dolar dalam pelelangan, jauh melampaui harga model terbaru dari Rolex.
2. Sejarah dan Nilai Sentimental
Jam tangan vintage sering kali memiliki sejarah yang menarik, baik dari sisi pembuatannya maupun pemiliknya. Beberapa jam tangan mungkin pernah dipakai oleh tokoh terkenal, digunakan dalam momen-momen bersejarah, atau bahkan memiliki keunikan tersendiri dalam perjalanan produksinya.
Misalnya, Omega Speedmaster yang digunakan dalam misi Apollo 11 memiliki nilai historis yang sangat tinggi karena menjadi bagian dari sejarah pendaratan manusia di bulan. Nilai sentimental ini membuat harga jam tangan tersebut semakin meningkat di pasar kolektor.
3. Kualitas dan Keahlian Pembuatan
Jam tangan mewah vintage dibuat dengan standar kualitas yang sangat tinggi. Banyak di antaranya dirakit dengan tangan oleh pembuat jam yang sangat terampil. Teknik pembuatan yang digunakan pada era lampau sering kali lebih rumit dan detail dibandingkan produksi massal saat ini.
Baca Juga: Mengapa Chronograph Vintage Lebih Dicari Dibandingkan yang Baru?
Banyak jam tangan vintage menggunakan material berkualitas tinggi seperti emas solid, platinum, atau baja tahan karat dengan finishing yang dilakukan secara manual.
Mekanisme dalamnya juga sering kali lebih rumit dan dibuat dengan presisi tinggi, yang membuat daya tahannya sangat baik bahkan setelah puluhan tahun.
4. Nilai Investasi yang Meningkat
Salah satu daya tarik utama jam tangan vintage adalah potensinya sebagai investasi. Berbeda dengan jam tangan baru yang biasanya mengalami depresiasi begitu keluar dari toko, jam tangan vintage cenderung meningkat nilainya seiring waktu.
Hal ini karena permintaan terhadap model tertentu sering kali meningkat, sementara ketersediaannya tetap terbatas. Contohnya, Patek Philippe Nautilus Ref. 3700 yang dulunya bisa dibeli dengan harga sekitar $3.000 pada tahun 1970-an, kini bisa terjual dengan harga ratusan ribu dolar.
Banyak investor dan kolektor melihat jam tangan vintage sebagai aset berharga yang bisa menghasilkan keuntungan besar dalam jangka panjang.
5. Desain Klasik yang Tak Lekang oleh Waktu
Jam tangan vintage memiliki desain yang unik dan khas sesuai dengan zamannya. Banyak model dari era 1950-an hingga 1980-an memiliki estetika yang tidak dapat ditemukan pada model baru saat ini.
Sebagai contoh, Audemars Piguet Royal Oak edisi vintage memiliki karakter desain yang berbeda dari versi terbaru, dengan ukuran yang lebih klasik dan finishing yang lebih detail.
Keunikan desain ini membuat jam tangan vintage lebih diminati oleh kolektor yang menghargai gaya klasik dan keunikan yang tidak bisa ditiru oleh produksi modern.
6. Mekanisme In-House yang Langka
Banyak jam tangan vintage dibuat dengan mekanisme in-house, yaitu mesin yang dirancang dan dibuat sendiri oleh merek tersebut. Mekanisme ini sering kali lebih kompleks dan membutuhkan keterampilan tinggi dalam pembuatannya.
Sebaliknya, beberapa jam tangan baru menggunakan mekanisme generik dari pabrik lain, sehingga nilai eksklusivitasnya lebih rendah. Mekanisme in-house dari jam tangan vintage menjadi daya tarik utama bagi kolektor yang menghargai keunikan dan keahlian pembuatannya.
7. Tidak Terpengaruh oleh Tren Pasar
Jam tangan baru sering kali dipengaruhi oleh tren desain dan teknologi yang berkembang. Namun, tren ini bisa berubah dengan cepat, sehingga model baru bisa kehilangan daya tariknya dalam beberapa tahun.
Sebaliknya, jam tangan vintage memiliki daya tarik tersendiri yang tidak terpengaruh oleh tren mode. Model klasik seperti Rolex Submariner, Omega Seamaster, atau Patek Philippe Calatrava selalu dicari oleh kolektor, terlepas dari perubahan tren dalam industri jam tangan.
Baca Juga: Bagaimana Perbedaan Chronograph Swiss dan Jepang?
Ada sesuatu yang istimewa tentang jam tangan mewah vintage, keanggunan desain klasik, sejarah yang melekat, dan nilai eksklusif yang sering kali meningkat seiring waktu. Tidak heran jika banyak kolektor lebih memilih model lama dibandingkan yang baru karena kelangkaan dan keunikan yang tidak tergantikan. Jika Anda memiliki jam tangan vintage dan ingin memanfaatkannya untuk kebutuhan finansial tanpa harus menjualnya, deGadai menawarkan solusi gadai eksklusif dengan proses cepat dan aman. Dapatkan pinjaman dengan bunga 0% hingga 100 juta dan pertahankan investasi berharga Anda tanpa kehilangan kepemilikan. Ajukan gadai sekarang di deGadai dan maksimalkan nilai jam tangan mewah Anda!