Audemars Piguet, nama besar dalam dunia jam tangan mewah, memiliki sejarah yang tidak hanya mengagumkan, tetapi juga penuh dengan nilai persahabatan dan kolaborasi.
Kisah di balik merek ini dimulai pada tahun 1875, ketika dua sahabat, Jules Louis Audemars dan Edward Auguste Piguet, memutuskan untuk menggabungkan keahlian mereka di desa Le Brassus, Swiss.
Kombinasi kecerdasan teknis dan hasrat terhadap seni pembuatan jam melahirkan merek yang hingga kini dikenal sebagai simbol eksklusivitas dan inovasi.
Awal Persahabatan Jules dan Edward
Jules Louis Audemars adalah seorang ahli dalam pembuatan komponen mekanis untuk jam tangan, sementara Edward Auguste Piguet dikenal sebagai spesialis dalam hal perakitan dan penyelesaian jam tangan.
Keduanya bertemu di masa muda mereka di wilayah Vallée de Joux, yang dikenal sebagai pusat pembuatan jam tangan dunia. Dengan latar belakang yang saling melengkapi, mereka menyadari potensi besar dalam menyatukan keterampilan masing-masing.
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Jam Tangan Garmin Cocok untuk Petualangan Outdoor
Persahabatan mereka tumbuh seiring dengan tekad untuk menciptakan jam tangan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai seni tinggi.
Jules fokus pada sisi teknis, menciptakan mekanisme kompleks seperti tourbillon dan repeater, sementara Edward memberikan sentuhan akhir yang memastikan setiap jam tangan menjadi karya seni sempurna.
Mendirikan Audemars Piguet
Pada tahun 1875, Jules dan Edward mendirikan perusahaan mereka di Le Brassus. Dengan modal kepercayaan dan visi bersama, mereka memulai perjalanan yang tidak mudah.
Saat itu, persaingan di industri pembuatan jam sangat ketat, namun keduanya memiliki keyakinan bahwa dedikasi terhadap kualitas dan inovasi akan membedakan mereka dari yang lain.
Salah satu strategi yang mereka gunakan adalah menggabungkan teknologi mutakhir dengan kerajinan tradisional. Hasilnya, Audemars Piguet menjadi pelopor dalam pembuatan jam tangan komplikasi tinggi. Bahkan pada tahun-tahun awal berdirinya, perusahaan ini berhasil menarik perhatian kolektor dan penggemar jam tangan dari seluruh dunia.
Inovasi yang Mencerminkan Keakraban
Persahabatan antara Jules dan Edward tercermin dalam filosofi kerja perusahaan mereka. Mereka menekankan pentingnya kerja sama tim dalam setiap tahap produksi, dari desain hingga penyelesaian.
Nilai ini terus menjadi dasar bagi Audemars Piguet hingga hari ini. Salah satu inovasi terbesar yang melambungkan nama Audemars Piguet adalah peluncuran Royal Oak pada tahun 1972.
Jam tangan ini dirancang oleh Gérald Genta, seorang desainer legendaris, dan menjadi jam tangan sport mewah pertama di dunia. Royal Oak menjadi bukti bagaimana visi inovatif dan kerja sama dapat menghasilkan sesuatu yang revolusioner.
Warisan yang Bertahan
Hingga kini, Audemars Piguet tetap berada di bawah kendali keluarga pendirinya, menjaga warisan Jules dan Edward tetap hidup. Perusahaan ini tidak hanya menghasilkan jam tangan, tetapi juga mendukung seni dan budaya melalui berbagai kolaborasi global. Komitmen mereka terhadap kualitas dan inovasi terus menjadi inspirasi bagi banyak merek lain di industri ini.
Baca Juga: Mengupas Rahasia Hidup Sehat dengan Jam Tangan Garmin
Persahabatan yang erat sering kali melahirkan sesuatu yang luar biasa, seperti kisah Jules Louis Audemars dan Edward Auguste Piguet yang mendirikan merek jam tangan legendaris Audemars Piguet. Sama seperti mereka yang mengandalkan kepercayaan untuk menciptakan mahakarya, Anda pun membutuhkan mitra yang terpercaya saat membutuhkan solusi keuangan. deGadai hadir untuk membantu Anda mengoptimalkan nilai jam tangan mewah Anda dengan proses aman, cepat, dan fleksibel. Jangan ragu untuk mendapatkan penawaran terbaik untuk jam tangan Audemars Piguet Anda di deGadai! Kunjungi degadai.com sekarang!