Fungsi Chronograph yang Sering Tidak Diketahui oleh Pemiliknya

Jam tangan chronograph bukan hanya sekadar aksesori berkelas yang menambah kesan elegan pada penampilan. Lebih dari itu, jam ini memiliki berbagai fungsi yang sering kali tidak disadari oleh pemiliknya. 

Banyak orang mengira chronograph hanya berfungsi sebagai stopwatch, padahal ada berbagai fitur menarik yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Jika Anda adalah pemilik jam tangan chronograph atau sedang mempertimbangkan untuk membelinya, artikel ini akan membahas beberapa fungsi unik yang sering terlupakan, serta bagaimana cara menggunakannya secara maksimal.

1. Stopwatch Multifungsi

Fungsi utama chronograph yang paling dikenal adalah stopwatch. Dengan fitur ini, Anda bisa mengukur waktu dengan akurasi tinggi. Namun, tidak semua pemilik jam tangan menyadari bahwa stopwatch pada chronograph memiliki beberapa mode penggunaan:

  • Pengukuran Waktu Tunggal: Fungsi stopwatch standar untuk mengukur satu periode waktu tertentu.
  • Split Time (Rattrapante / Split-Second Chronograph): Memungkinkan pengguna untuk mencatat beberapa waktu sekaligus, misalnya saat mengukur putaran dalam balapan.
  • Flyback Function: Memungkinkan reset dan restart dalam satu tombol, yang sangat berguna bagi pilot atau atlet yang membutuhkan perhitungan cepat.

Fitur-fitur ini membuat chronograph tidak hanya berfungsi sebagai alat pengukur waktu biasa tetapi juga sebagai instrumen yang berguna dalam berbagai aktivitas.

2. Tachymeter untuk Menghitung Kecepatan

Banyak chronograph memiliki skala tachymeter yang tercetak di bezel atau bagian dalam dial. Namun, sedikit yang benar-benar memahami kegunaannya. Tachymeter memungkinkan Anda untuk mengukur kecepatan berdasarkan waktu tempuh dalam satuan tetap (biasanya satu kilometer atau satu mil). 

Baca Juga: Brand Ternama yang Menggunakan Jarum Lozenge dalam Jam Tangan Klasiknya

Misalnya, jika Anda mengendarai mobil dan melihat bahwa jarak 1 km ditempuh dalam 30 detik, Anda dapat membaca angka pada tachymeter untuk mengetahui bahwa kecepatan Anda sekitar 120 km/jam.

Ini sangat berguna bagi pengemudi, pengendara sepeda, atau bahkan pelari yang ingin mengetahui kecepatan rata-rata mereka tanpa harus bergantung pada perangkat digital.

3. Telemetri untuk Menghitung Jarak

Beberapa chronograph dilengkapi dengan skala telemeter yang memungkinkan pengguna mengukur jarak berdasarkan kecepatan suara. Fitur ini sangat bermanfaat dalam situasi tertentu, seperti:

  • Mengukur jarak kilat dan petir (dengan menekan stopwatch saat melihat kilat, lalu menghentikannya saat mendengar suara petir).
  • Digunakan dalam militer untuk memperkirakan jarak tembakan atau ledakan di medan perang.

Meski tampak kurang relevan dalam kehidupan sehari-hari, fungsi telemeter bisa menjadi fitur menarik yang menunjukkan betapa inovatifnya sebuah jam chronograph.

4. Pulsometer untuk Menghitung Detak Jantung

Sebelum era smartwatch, dokter dan atlet sering menggunakan chronograph dengan skala pulsometer untuk mengukur detak jantung. Cara kerjanya sangat sederhana:

  1. Aktifkan chronograph dan hitung denyut nadi selama 15 atau 30 detak.
  2. Setelah mencapai jumlah detakan yang sesuai, hentikan chronograph.
  3. Baca angka yang ditunjukkan oleh skala pulsometer untuk mengetahui jumlah detak jantung per menit.

Meskipun sekarang banyak alat kesehatan digital, pulsometer tetap menjadi fitur klasik yang masih bisa diandalkan dalam keadaan darurat.

5. Countdown Timer Manual

Meskipun bukan fitur bawaan, banyak pengguna chronograph yang kreatif menggunakan fitur stopwatch untuk menghitung mundur waktu. Misalnya, jika Anda ingin mengatur waktu memasak selama 10 menit, cukup mulai chronograph pada posisi 12 dan berhenti setelah waktu yang diinginkan berlalu. Ini adalah cara manual namun efektif untuk menjaga waktu dengan lebih presisi.

6. Komplikasi Moonphase dan Kalender

Beberapa model chronograph klasik dilengkapi dengan komplikasi tambahan seperti moonphase dan kalender. Fitur ini sering kali diabaikan karena dianggap sebagai estetika semata. Namun, dalam sejarahnya, komplikasi ini sangat berguna, terutama bagi:

  • Nelayan dan pelaut, yang menggunakan fase bulan untuk memperkirakan pasang surut air laut.
  • Petani, yang menyesuaikan jadwal tanam dengan siklus bulan.
  • Pencinta astronomi, yang menikmati fitur ini sebagai pengingat siklus bulan.

Meskipun tidak semua chronograph memiliki fitur ini, banyak model high-end yang menyertakannya sebagai sentuhan mewah.

Baca Juga: “Seiko Snowflake: Alternatif Terjangkau dengan Kualitas Premium”

Banyak pemilik jam tangan mewah dengan fitur chronograph sering kali hanya menggunakannya sebagai penghias pergelangan tangan tanpa benar-benar memahami fungsinya. Padahal, fitur ini dirancang untuk lebih dari sekadar estetika, chronograph dapat digunakan sebagai stopwatch presisi tinggi, mengukur kecepatan, bahkan membantu dalam berbagai aktivitas profesional. Sama seperti fitur jam tangan yang sering terlupakan, banyak orang juga belum menyadari bahwa mereka bisa mendapatkan dana cepat dengan menggadaikan jam tangan mewah mereka di deGadai. Jika Anda membutuhkan solusi finansial tanpa harus menjual koleksi berharga Anda, segera kunjungi deGadai dan manfaatkan penawaran terbaik kami!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan gadai?
Scan the code