Tudor, merek jam tangan yang lahir sebagai “adik” dari Rolex, telah menciptakan beberapa desain ikonik yang bertahan hingga saat ini. Salah satu inovasi yang paling terkenal adalah jarum “Snowflake”, sebuah elemen desain khas yang kini menjadi ciri khas dari beberapa model Tudor, terutama dalam lini jam tangan selam mereka.
Tapi bagaimana Tudor memulai tren jarum Snowflake ini? Artikel ini akan mengulas sejarah, perkembangan, serta dampak dari desain unik ini terhadap dunia horologi.
Awal Mula Jarum Snowflake
Jarum Snowflake pertama kali diperkenalkan oleh Tudor pada akhir tahun 1960-an. Tepatnya pada tahun 1969, Tudor merilis dua model jam tangan selam yang menggunakan desain jarum unik ini, yaitu referensi 7016 dan 7021.
Sebelumnya, Tudor menggunakan jarum jam yang lebih konvensional seperti yang ditemukan pada Rolex Submariner. Namun, untuk meningkatkan keterbacaan di bawah air, Tudor berinovasi dengan desain baru yang memiliki ujung berbentuk persegi dan lebih lebar dibandingkan jarum jam standar.
Nama “Snowflake” sendiri tidak berasal dari Tudor, melainkan dari para kolektor jam tangan yang melihat kemiripan bentuk jarum ini dengan kepingan salju. Jarum Snowflake memiliki bentuk geometris yang berbeda dari jarum Mercedes (yang lebih sering ditemukan pada Rolex) dan memberikan tampilan yang lebih unik serta modern pada jam tangan selam Tudor.
Fungsi dan Keunggulan Jarum Snowflake
Desain jarum Snowflake bukan hanya sekadar estetika. Ada beberapa alasan mengapa Tudor memutuskan untuk memperkenalkan desain ini:
Meningkatkan Keterbacaan
Para penyelam profesional membutuhkan jam tangan yang dapat dibaca dengan jelas dalam kondisi cahaya rendah di bawah air. Dengan bentuk yang lebih besar dan ujung persegi yang lebih lebar, jarum Snowflake memberikan visibilitas yang lebih baik dibandingkan jarum jam biasa.
Daya Tahan dan Keandalan
Seiring dengan jarum Snowflake, Tudor juga memperkenalkan penggunaan mesin jam otomatis ETA yang lebih tahan lama. Hal ini menjadikan jam tangan mereka pilihan yang lebih ekonomis dibandingkan Rolex, namun tetap menawarkan performa tinggi.
Identitas Unik
Dengan menggunakan desain ini, Tudor berhasil menciptakan identitasnya sendiri yang membedakannya dari Rolex. Jika sebelumnya Tudor sering dianggap sebagai alternatif murah dari Rolex, kini mereka memiliki karakter yang lebih kuat dalam dunia horologi.
Baca Juga: Cara Menjaga Nilai Jam Tangan dengan Dial Enamel agar Tetap Tinggi
Era Militer dan Popularitas yang Meningkat
Salah satu faktor yang membuat jarum Snowflake semakin dikenal adalah penggunaannya oleh angkatan laut. Pada tahun 1970-an, Angkatan Laut Prancis (Marine Nationale) mulai menggunakan jam tangan Tudor yang dilengkapi dengan jarum Snowflake.
Para penyelam militer menghargai desain ini karena kemudahan dalam membaca waktu saat menyelam. Penggunaan oleh angkatan laut ini juga membangun reputasi Tudor sebagai produsen jam tangan selam berkualitas tinggi.
Kolektor jam tangan pun semakin tertarik dengan model-model lama yang memiliki jarum Snowflake, terutama karena sejarahnya yang kaya dan desainnya yang khas.
Kembalinya Jarum Snowflake dalam Koleksi Modern
Setelah beberapa dekade tidak digunakan, jarum Snowflake kembali menjadi bagian dari lini produk Tudor pada tahun 2012 dengan peluncuran Tudor Pelagos.
Model ini dirancang untuk menyasar para penyelam profesional dengan fitur modern seperti casing titanium, katup pelepasan helium, dan mesin jam in-house yang lebih canggih.
Selain itu, koleksi Tudor Black Bay juga mengadopsi desain jarum Snowflake, memberikan sentuhan klasik pada jam tangan selam modern mereka. Dengan kepopuleran seri Black Bay, jarum Snowflake kini menjadi salah satu elemen desain yang paling dikenal di dunia horologi.
Dampak dan Warisan Jarum Snowflake
Hingga saat ini, jarum Snowflake tetap menjadi salah satu ciri khas utama dari Tudor. Keberhasilan desain ini membuktikan bahwa inovasi yang berangkat dari kebutuhan fungsional bisa menjadi tren yang bertahan lama.
Bahkan, beberapa merek lain mencoba mengadaptasi desain jarum Snowflake atau membuat versi modifikasi dari konsep tersebut. Namun, bagi para kolektor dan pecinta jam tangan, hanya Tudor yang memiliki sejarah dan keaslian dalam menghadirkan desain ini.
Dari sekadar inovasi untuk meningkatkan keterbacaan menjadi elemen ikonik dalam desain jam tangan, jarum Snowflake telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pencapaian besar dalam dunia horologi.
Tren ini yang dimulai oleh Tudor lebih dari lima dekade lalu masih bertahan hingga sekarang, menjadi bukti kuat bagaimana desain yang baik dapat bertahan dalam ujian waktu.
Baca Juga: Tanda-Tanda Jam Tangan Klasik Swiss Perlu Servis
Bagi para pecinta jam tangan, desain jarum merupakan salah satu elemen yang bisa menjadi ciri khas sebuah brand, seperti jarum Snowflake yang dipopulerkan oleh Tudor sejak era 1960-an. Bentuknya yang unik dan fungsional, awalnya dirancang untuk meningkatkan keterbacaan bagi penyelam militer Prancis, kini menjadi ikon dalam dunia horologi. Jika Anda memiliki jam tangan Tudor dengan jarum Snowflake atau koleksi jam tangan mewah lainnya, namun sedang membutuhkan dana cepat, deGadai menawarkan solusi aman dan terpercaya dengan proses cepat serta bunga 0% selama 30 hari. Jangan biarkan koleksi berharga Anda hanya tersimpan tanpa manfaat, kunjungi deGadai sekarang dan dapatkan penawaran terbaik!