Open post

Bagaimana Tudor Memulai Tren Jarum Snowflake?

Tudor, merek jam tangan yang lahir sebagai “adik” dari Rolex, telah menciptakan beberapa desain ikonik yang bertahan hingga saat ini. Salah satu inovasi yang paling terkenal adalah jarum “Snowflake”, sebuah elemen desain khas yang kini menjadi ciri khas dari beberapa model Tudor, terutama dalam lini jam tangan selam mereka. 

Tapi bagaimana Tudor memulai tren jarum Snowflake ini? Artikel ini akan mengulas sejarah, perkembangan, serta dampak dari desain unik ini terhadap dunia horologi.

Awal Mula Jarum Snowflake

Jarum Snowflake pertama kali diperkenalkan oleh Tudor pada akhir tahun 1960-an. Tepatnya pada tahun 1969, Tudor merilis dua model jam tangan selam yang menggunakan desain jarum unik ini, yaitu referensi 7016 dan 7021. 

Sebelumnya, Tudor menggunakan jarum jam yang lebih konvensional seperti yang ditemukan pada Rolex Submariner. Namun, untuk meningkatkan keterbacaan di bawah air, Tudor berinovasi dengan desain baru yang memiliki ujung berbentuk persegi dan lebih lebar dibandingkan jarum jam standar.

Nama “Snowflake” sendiri tidak berasal dari Tudor, melainkan dari para kolektor jam tangan yang melihat kemiripan bentuk jarum ini dengan kepingan salju. Jarum Snowflake memiliki bentuk geometris yang berbeda dari jarum Mercedes (yang lebih sering ditemukan pada Rolex) dan memberikan tampilan yang lebih unik serta modern pada jam tangan selam Tudor.

Fungsi dan Keunggulan Jarum Snowflake

Desain jarum Snowflake bukan hanya sekadar estetika. Ada beberapa alasan mengapa Tudor memutuskan untuk memperkenalkan desain ini:

Meningkatkan Keterbacaan

Para penyelam profesional membutuhkan jam tangan yang dapat dibaca dengan jelas dalam kondisi cahaya rendah di bawah air. Dengan bentuk yang lebih besar dan ujung persegi yang lebih lebar, jarum Snowflake memberikan visibilitas yang lebih baik dibandingkan jarum jam biasa.

Daya Tahan dan Keandalan

Seiring dengan jarum Snowflake, Tudor juga memperkenalkan penggunaan mesin jam otomatis ETA yang lebih tahan lama. Hal ini menjadikan jam tangan mereka pilihan yang lebih ekonomis dibandingkan Rolex, namun tetap menawarkan performa tinggi.

Identitas Unik

Dengan menggunakan desain ini, Tudor berhasil menciptakan identitasnya sendiri yang membedakannya dari Rolex. Jika sebelumnya Tudor sering dianggap sebagai alternatif murah dari Rolex, kini mereka memiliki karakter yang lebih kuat dalam dunia horologi.

Baca Juga: Cara Menjaga Nilai Jam Tangan dengan Dial Enamel agar Tetap Tinggi

Era Militer dan Popularitas yang Meningkat

Salah satu faktor yang membuat jarum Snowflake semakin dikenal adalah penggunaannya oleh angkatan laut. Pada tahun 1970-an, Angkatan Laut Prancis (Marine Nationale) mulai menggunakan jam tangan Tudor yang dilengkapi dengan jarum Snowflake. 

Para penyelam militer menghargai desain ini karena kemudahan dalam membaca waktu saat menyelam. Penggunaan oleh angkatan laut ini juga membangun reputasi Tudor sebagai produsen jam tangan selam berkualitas tinggi. 

Kolektor jam tangan pun semakin tertarik dengan model-model lama yang memiliki jarum Snowflake, terutama karena sejarahnya yang kaya dan desainnya yang khas.

Kembalinya Jarum Snowflake dalam Koleksi Modern

Setelah beberapa dekade tidak digunakan, jarum Snowflake kembali menjadi bagian dari lini produk Tudor pada tahun 2012 dengan peluncuran Tudor Pelagos

Model ini dirancang untuk menyasar para penyelam profesional dengan fitur modern seperti casing titanium, katup pelepasan helium, dan mesin jam in-house yang lebih canggih.

Selain itu, koleksi Tudor Black Bay juga mengadopsi desain jarum Snowflake, memberikan sentuhan klasik pada jam tangan selam modern mereka. Dengan kepopuleran seri Black Bay, jarum Snowflake kini menjadi salah satu elemen desain yang paling dikenal di dunia horologi.

Dampak dan Warisan Jarum Snowflake

Hingga saat ini, jarum Snowflake tetap menjadi salah satu ciri khas utama dari Tudor. Keberhasilan desain ini membuktikan bahwa inovasi yang berangkat dari kebutuhan fungsional bisa menjadi tren yang bertahan lama.

Bahkan, beberapa merek lain mencoba mengadaptasi desain jarum Snowflake atau membuat versi modifikasi dari konsep tersebut. Namun, bagi para kolektor dan pecinta jam tangan, hanya Tudor yang memiliki sejarah dan keaslian dalam menghadirkan desain ini.

Dari sekadar inovasi untuk meningkatkan keterbacaan menjadi elemen ikonik dalam desain jam tangan, jarum Snowflake telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pencapaian besar dalam dunia horologi. 

Tren ini yang dimulai oleh Tudor lebih dari lima dekade lalu masih bertahan hingga sekarang, menjadi bukti kuat bagaimana desain yang baik dapat bertahan dalam ujian waktu.

Baca Juga: Tanda-Tanda Jam Tangan Klasik Swiss Perlu Servis

Bagi para pecinta jam tangan, desain jarum merupakan salah satu elemen yang bisa menjadi ciri khas sebuah brand, seperti jarum Snowflake yang dipopulerkan oleh Tudor sejak era 1960-an. Bentuknya yang unik dan fungsional, awalnya dirancang untuk meningkatkan keterbacaan bagi penyelam militer Prancis, kini menjadi ikon dalam dunia horologi. Jika Anda memiliki jam tangan Tudor dengan jarum Snowflake atau koleksi jam tangan mewah lainnya, namun sedang membutuhkan dana cepat, deGadai menawarkan solusi aman dan terpercaya dengan proses cepat serta bunga 0% selama 30 hari. Jangan biarkan koleksi berharga Anda hanya tersimpan tanpa manfaat, kunjungi deGadai sekarang dan dapatkan penawaran terbaik!

Open post

Bagaimana Cara Membedakan Jam Tangan Snowflake Asli dan Replika?

Jam tangan Snowflake, khususnya yang diproduksi oleh Grand Seiko, merupakan salah satu model paling ikonik dalam dunia horologi. Dengan desain dial yang menyerupai salju dan mesin Spring Drive yang luar biasa presisi, jam tangan ini menjadi incaran banyak kolektor. Namun, karena popularitasnya, replika atau tiruan jam tangan Snowflake juga mulai beredar di pasaran.

Bagi kolektor atau calon pembeli, penting untuk mengetahui bagaimana cara membedakan jam tangan Snowflake asli dengan yang palsu. Berikut beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk memastikan keaslian jam tangan Snowflake sebelum membelinya.

1. Periksa Material dan Finishing Jam

Salah satu ciri utama jam tangan Grand Seiko Snowflake adalah kualitas materialnya yang sangat premium. Casing jam terbuat dari titanium high-intensity, bukan stainless steel biasa, sehingga lebih ringan dibandingkan kebanyakan jam tangan lainnya.

  • Jam asli memiliki finishing Zaratsu polishing, yang memberikan efek refleksi seperti cermin dengan hasil yang sangat halus.
  • Replika sering kali menggunakan bahan yang lebih murah dan finishing yang kurang sempurna, sering kali terlihat buram atau memiliki goresan kecil yang tidak seharusnya ada pada jam asli.

2. Perhatikan Detail Dial (Wajah Jam)

Ciri khas utama dari Grand Seiko Snowflake adalah tampilan dial putih bertekstur seperti salju yang sangat detail dan unik.

  • Jam asli memiliki tekstur halus dan kompleks yang dibuat dengan teknik khusus, menciptakan efek visual yang unik saat terkena cahaya.
  • Jam palsu sering kali memiliki dial putih polos atau tekstur yang terlalu kasar dan tidak serapi versi aslinya.

Selain itu, logo “Grand Seiko” di dial harus dicetak atau diukir dengan sangat presisi. Pada versi palsu, logo sering kali terlihat terlalu tebal, kurang tajam, atau bahkan sedikit miring.

3. Lihat Pergerakan Jarum Detik

Jam tangan Snowflake menggunakan mesin Spring Drive, teknologi eksklusif Grand Seiko yang menghasilkan pergerakan jarum detik yang sangat mulus, tanpa hentakan.

  • Jam asli memiliki pergerakan jarum detik yang benar-benar halus dan tidak terlihat ada gerakan tersendat seperti pada jam mekanik biasa.
  • Replika sering kali menggunakan movement kuarsa atau otomatis standar, sehingga jarum detiknya terlihat melompat atau tidak sehalus Snowflake asli.

Baca Juga: Cara Membaca Tren Pasar untuk Kolektor Jam Tangan Mewah

4. Cek Bagian Caseback (Belakang Jam)

Jam tangan Grand Seiko Snowflake memiliki caseback transparan yang memperlihatkan movement Spring Drive Caliber 9R65 dengan ukiran yang sangat detail.

  • Jam asli memiliki movement dengan finishing yang sangat rapi dan detail, serta roda gigi yang diproses dengan standar tinggi.
  • Replika sering kali memiliki caseback yang buram atau bahkan menggunakan caseback tertutup untuk menyembunyikan mesin palsu yang digunakan.

Selain itu, nomor seri dan ukiran di bagian belakang casing harus jelas, rapi, dan tidak samar-samar.

5. Bobot dan Kualitas Rantai

Karena menggunakan bahan titanium, jam tangan Snowflake asli lebih ringan dibandingkan jam tangan stainless steel biasa, tetapi tetap terasa kokoh di tangan.

  • Jam asli terasa ringan namun solid dengan finishing yang sempurna.
  • Jam palsu sering kali lebih berat atau lebih ringan dari seharusnya, tergantung dari material yang digunakan.

Selain itu, gelang jam asli memiliki mekanisme lipat yang presisi, sedangkan versi palsu sering kali memiliki engsel yang longgar atau berbunyi ketika dibuka-tutup.

6. Cek Harga dan Tempat Pembelian

Grand Seiko Snowflake memiliki harga resmi sekitar Rp 80 – 100 juta untuk model baru. Jika ada penawaran dengan harga yang jauh lebih murah (misalnya Rp 10-20 juta), maka kemungkinan besar itu adalah replika.

Selalu beli jam tangan dari:

  • Boutique resmi Grand Seiko
  • Authorized dealer yang memiliki reputasi baik
  • Marketplace tepercaya dengan garansi keaslian

Hindari membeli dari penjual yang tidak jelas atau menawarkan harga yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.

7. Gunakan Layanan Verifikasi Keaslian

Jika masih ragu, Anda bisa menggunakan jasa watchmaker profesional atau pihak berwenang untuk memverifikasi keaslian jam tangan. Beberapa layanan pengecekan keaslian yang bisa digunakan antara lain:

  • Grand Seiko Service Center
  • Watch authentication service dari toko terpercaya
  • Pakar jam tangan independen dengan reputasi baik

Baca Juga: Cara Merawat Tali Jam Kulit agar Tidak Cepat Kusam

Memiliki jam tangan Snowflake tentu menjadi kebanggaan tersendiri, apalagi dengan desainnya yang ikonik dan detail yang elegan. Namun, di pasaran banyak beredar replika yang sangat mirip, sehingga penting bagi pemiliknya untuk bisa membedakan mana yang asli dan mana yang palsu. Jika Anda memiliki jam tangan Snowflake asli dan membutuhkan dana cepat, daripada menjualnya, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggadaikannya di deGadai. Kami menawarkan proses cepat, aman, dan transparan dengan penaksiran profesional. Jangan ragu, gadaikan jam tangan mewah Anda sekarang di deGadai dan dapatkan pinjaman dengan bunga 0% untuk tenor 30 hari!

Open post

Model Snowflake yang Mengalami Kenaikan Harga di Pasaran Kolektor

Jam tangan model Snowflake adalah salah satu model ikonik dalam dunia horologi, terutama bagi para kolektor yang mengapresiasi craftsmanship tinggi dan desain elegan. Model ini dikenal karena dial (permukaan jam) bertekstur khas yang menyerupai serpihan salju, menciptakan tampilan unik yang tidak dimiliki oleh jam tangan lain. 

Dalam beberapa tahun terakhir, harga model Snowflake di pasaran kolektor mengalami kenaikan signifikan, menjadikannya salah satu investasi menarik bagi pecinta jam tangan mewah.

Lantas, apa yang menyebabkan lonjakan harga ini? Apakah hanya faktor kelangkaan, atau ada faktor lain yang mendorong popularitasnya? Artikel ini akan membahas sejarah, keunikan, dan alasan mengapa model Snowflake kini semakin diminati di pasaran kolektor.

Sejarah dan Popularitas Model Snowflake

Model Snowflake pertama kali diperkenalkan oleh Grand Seiko, merek jam tangan asal Jepang yang dikenal dengan presisi dan kualitasnya yang luar biasa. 

Salah satu varian yang paling terkenal adalah Grand Seiko SBGA211, yang menggunakan teknologi Spring Drive, menggabungkan mekanisme otomatis dengan akurasi tinggi khas jam kuarsa. Desain Snowflake dial pertama kali dikembangkan oleh Grand Seiko sebagai bentuk apresiasi terhadap musim dingin di pegunungan Jepang. 

Tekstur dial yang menyerupai permukaan salju yang berkilauan memberikan efek visual yang unik dan elegan, hal ini membuat model Snowflake langsung menarik perhatian para kolektor sejak awal peluncurannya.

Seiring waktu, Snowflake tidak hanya dikenal dalam koleksi Grand Seiko, tetapi juga menjadi inspirasi bagi beberapa merek lain dalam menciptakan desain dial yang kompleks dan eksklusif. Popularitasnya pun terus meningkat, membuat permintaan pasar semakin besar.

Baca Juga: Faktor yang Membuat Jam Tangan Ini Selalu Naik Harga

Alasan Kenaikan Harga di Pasaran Kolektor

Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan kenaikan harga model Snowflake di pasaran kolektor:

1. Kelangkaan dan Produksi Terbatas

Salah satu alasan utama harga model Snowflake meningkat adalah kelangkaan. Grand Seiko tidak memproduksi jam tangan Snowflake dalam jumlah besar, sehingga ketersediaannya sangat terbatas. 

Kolektor yang ingin memiliki model ini harus bersaing dengan banyak peminat lainnya, mendorong harga menjadi semakin tinggi.

Selain itu, beberapa model Snowflake dibuat dalam edisi terbatas, yang secara otomatis meningkatkan nilai koleksi mereka. Model-model edisi terbatas ini sering kali dihargai lebih tinggi dibandingkan versi reguler karena keunikannya.

2. Kualitas dan Teknologi yang Unik

Grand Seiko terkenal dengan teknologi Spring Drive yang menggabungkan mekanisme mekanik dan elektronik untuk menciptakan pergerakan jarum yang sangat halus. Teknologi ini memberikan akurasi tinggi yang sulit ditandingi oleh jam mekanik lainnya.

Selain teknologi Spring Drive, material yang digunakan dalam model Snowflake juga menjadi faktor utama dalam kenaikan harganya. Misalnya, Grand Seiko SBGA211 menggunakan Titanium High-Intensity, yang lebih ringan dibandingkan stainless steel namun tetap kuat dan tahan lama.

3. Kenaikan Permintaan dari Kolektor

Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas jam tangan Grand Seiko mengalami peningkatan pesat, terutama di kalangan kolektor internasional. Sebelumnya, Grand Seiko lebih dikenal di Jepang, tetapi kini merek ini mulai menarik perhatian kolektor dari Eropa dan Amerika Serikat.

Permintaan yang meningkat ini menyebabkan harga pasar sekunder naik, karena banyak kolektor bersedia membayar lebih untuk mendapatkan model Snowflake yang langka. Bahkan, beberapa model tertentu telah terjual dengan harga jauh lebih tinggi dibandingkan harga retail resminya.

4. Keindahan dan Keunikan Desain

Jam tangan model Snowflake tidak hanya sekadar alat penunjuk waktu, tetapi juga karya seni. Tekstur dial yang menyerupai salju memberikan efek visual yang memikat, terutama saat terkena cahaya.

Detail seperti indeks jam yang dipoles dengan teknik Zaratsu, jarum jam yang presisi, serta kombinasi warna yang elegan menjadikan model Snowflake sebagai jam tangan klasik yang tetap terlihat modern.

5. Nilai Investasi yang Stabil

Kolektor jam tangan tidak hanya mencari estetika, tetapi juga mempertimbangkan nilai investasi. Model Snowflake telah terbukti memiliki nilai jual kembali yang tinggi, bahkan dalam kondisi bekas pakai.

Dalam beberapa tahun terakhir, harga Snowflake di pasar sekunder terus meningkat, membuatnya menjadi salah satu pilihan terbaik bagi kolektor yang ingin berinvestasi dalam dunia horologi.

Baca Juga: 5 Faktor yang Mempengaruhi Harga Jam Tangan di Pasar Kolektor

Nilai suatu barang bisa melonjak tajam seiring dengan meningkatnya permintaan dan kelangkaan, seperti yang terjadi pada model Snowflake yang kini semakin diburu. Kenaikan harga ini tentu menjadi kabar baik bagi pemiliknya, karena berarti aset tersebut memiliki nilai yang lebih tinggi di pasaran. Jika Anda ingin memanfaatkan momentum ini tanpa harus menjual koleksi berharga Anda, deGadai menawarkan solusi gadai yang aman dan menguntungkan. Dapatkan pinjaman cepat dengan nilai taksiran terbaik untuk model Snowflake Anda, kunjungi deGadai sekarang dan maksimalkan nilai aset Anda!

Open post

Kenapa Disebut Jarum Snowflake? Asal-usul Nama dan Filosofinya

Dalam dunia horologi, desain jarum jam memiliki beragam bentuk dan karakteristik yang unik. Salah satu desain yang menarik perhatian para kolektor dan pecinta jam tangan adalah jarum Snowflake

Jarum ini pertama kali diperkenalkan oleh Tudor, sub-brand dari Rolex, dan menjadi ciri khas pada beberapa model diver’s watch mereka. Namun, mengapa disebut Snowflake? Bagaimana asal-usulnya dan apa filosofi di balik desain ini?

Asal-usul Nama “Jarum Snowflake”

Istilah Snowflake pertama kali dikaitkan dengan jam tangan Tudor Submariner pada akhir 1960-an hingga 1980-an. Model Tudor yang memiliki jarum Snowflake sangat identik dengan referensi 7016, 7021, 9401, dan 9411, yang diperkenalkan kepada militer Prancis (Marine Nationale).

Nama “Snowflake” sendiri berasal dari bentuk khas pada jarum jam dan menit. Jarum jam memiliki bentuk segi empat dengan ujung meruncing, menyerupai kepingan salju (snowflake), sementara jarum menitnya memiliki bentuk serupa dengan tampilan yang lebih panjang dan ramping. Desain ini sangat berbeda dari jarum Mercedes yang biasanya digunakan pada jam tangan Rolex Submariner.

Istilah “Snowflake” sebenarnya bukanlah nama resmi yang diberikan oleh Tudor, sebutan ini muncul dari para kolektor dan komunitas horologi karena desain jarumnya yang menyerupai pola salju. Lama-kelamaan, nama ini melekat dan menjadi istilah umum dalam dunia jam tangan.

Filosofi di Balik Desain Jarum Snowflake

1. Visibilitas yang Lebih Baik di Dalam Air

Sebagai bagian dari Tudor Submariner yang diperuntukkan bagi penyelam profesional, jarum Snowflake didesain dengan indikasi waktu yang lebih jelas di dalam air. 

Bentuk segi empatnya yang lebih besar memungkinkan pembacaan yang lebih mudah dalam kondisi pencahayaan rendah, terutama saat berada di kedalaman laut.

Selain itu, desain ini juga meningkatkan ruang untuk lume (luminescent material), yang memberikan efek cahaya lebih terang dibandingkan dengan desain jarum jam lainnya. Ini sangat berguna bagi penyelam yang sering bekerja dalam kondisi minim cahaya atau di perairan dalam.

Baca Juga: Kenapa Tudor Jadi ‘Wishlist’ Wajib Generasi Z?

2. Diferensiasi dari Rolex Submariner

Tudor selalu memiliki hubungan erat dengan Rolex karena berada di bawah perusahaan yang sama. Untuk membedakan model Tudor Submariner dari Rolex Submariner, mereka memilih desain jarum yang unik. 

Jarum Snowflake menjadi ciri khas yang membedakan Tudor dengan Rolex, sehingga para kolektor dapat mengenali model Tudor hanya dengan melihat bentuk jarumnya.

3. Estetika yang Ikonik dan Modern

Meskipun awalnya hanya digunakan pada model diver’s watch militer, desain Snowflake menjadi ikon dalam dunia jam tangan. Setelah bertahun-tahun vakum, Tudor kembali menghadirkan desain ini dalam model-model modern mereka seperti Tudor Black Bay

Desain ini tidak hanya memberikan kesan vintage, tetapi juga tetap relevan di era jam tangan modern. Banyak kolektor yang menganggap jarum Snowflake sebagai salah satu desain paling khas dan berkarakter dalam dunia horologi. Bahkan, jam tangan dengan desain ini sering diburu oleh kolektor karena nilai sejarah dan keunikan bentuknya.

Baca Juga: Bagaimana Proses Seleksi Material di Audemars Piguet?

Bagi para pecinta jam tangan, detail kecil seperti bentuk jarum bisa menjadi ciri khas yang unik dan ikonik. Salah satunya adalah jarum snowflake, desain khas yang pertama kali diperkenalkan oleh Tudor pada tahun 1969 dan terinspirasi dari bentuk kepingan salju. Keunikan ini tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga menambah nilai koleksi bagi para pemiliknya. Jika Anda memiliki jam tangan mewah dengan desain khas seperti ini dan membutuhkan dana cepat, deGadai siap membantu dengan layanan gadai yang aman dan terpercaya. Jangan biarkan koleksi berharga Anda hanya menjadi pajangan, jadikan aset yang bisa dimanfaatkan dengan gadai fleksibel di deGadai!

Open post

Tudor vs Seiko: Duel Jam Tangan dengan Jarum Snowflake

Dalam dunia horologi, detail kecil bisa menjadi ciri khas yang sangat ikonik. Salah satunya adalah desain jarum Snowflake yang pertama kali diperkenalkan oleh Tudor dan kemudian diadopsi oleh Seiko dalam beberapa modelnya. 

Jarum unik ini bukan hanya sekadar elemen desain, tetapi juga memiliki sejarah dan fungsionalitas yang khas. Lantas, bagaimana perbandingan antara Tudor dan Seiko dalam penggunaan jarum Snowflake? Mari kita bahas lebih dalam.

Sejarah Jarum Snowflake di Tudor dan Seiko

Tudor: Pionir Jarum Snowflake

Tudor, sebagai merek saudara dari Rolex, pertama kali memperkenalkan desain jarum Snowflake pada tahun 1969 dalam lini Tudor Submariner (Ref. 7016 dan 7021). Desain ini dikembangkan untuk meningkatkan keterbacaan di bawah air bagi penyelam militer Prancis. 

Jarum Snowflake memiliki bentuk unik yang lebih lebar dibandingkan jarum meruncing tradisional, sehingga memberikan visibilitas yang lebih baik ketika dilapisi dengan material luminescent.

Hingga kini, desain jarum Snowflake tetap menjadi ciri khas jam tangan Tudor, terutama dalam seri Pelagos dan Black Bay. Keunikan ini membuat Tudor memiliki identitas visual yang kuat di antara para pecinta jam tangan mewah.

Seiko: Mengadopsi dengan Sentuhan Sendiri

Seiko, raksasa horologi dari Jepang, dikenal sebagai inovator dalam industri jam tangan. Meskipun Tudor adalah pionir dalam penggunaan jarum Snowflake, Seiko juga menerapkan desain serupa dalam beberapa modelnya, terutama di lini Seiko Prospex LX, Marinemaster, dan Grand Seiko Spring Drive.

Seiko tidak secara langsung meniru desain Tudor, tetapi memberikan sentuhan khasnya sendiri dengan mempertahankan bentuk tegas dan aspek fungsional yang mendukung keterbacaan dalam kondisi ekstrem, seperti menyelam di laut dalam atau aktivitas outdoor lainnya.

Baca Juga: Mengenali Ciri-Ciri Pergerakan Mesin pada Jam Tangan Mewah Asli

Perbandingan Tudor vs. Seiko dengan Jarum Snowflake

1. Desain dan Estetika

Tudor: Mempertahankan gaya klasik dan mewah dengan nuansa heritage yang kuat. Bentuk jarum Snowflake pada Tudor lebih tajam dengan sudut yang tegas, memberikan kesan lebih agresif dan maskulin.

Seiko: Menggabungkan inovasi modern dengan filosofi Japanese craftsmanship. Desain jarumnya seringkali lebih lembut dan halus, terutama pada model Grand Seiko yang mengedepankan keindahan detail.

2. Material dan Kualitas Pembuatan

Tudor: Menggunakan material berkualitas tinggi seperti titanium (Pelagos) atau stainless steel berkualitas premium (Black Bay). Finishing-nya sangat presisi, mencerminkan kemewahan Swiss watchmaking.

Seiko: Tidak kalah dalam hal kualitas. Model seperti Grand Seiko Spring Drive dibuat dengan standar Zaratsu polishing, menghasilkan pantulan sempurna yang sulit ditandingi bahkan oleh jam Swiss sekelasnya.

3. Movement (Mesin Jam)

Tudor: Menggunakan movement in-house seperti MT5612 (Pelagos) atau MT5402 (Black Bay 58) yang memiliki cadangan daya hingga 70 jam, serta sertifikasi COSC (Chronometer Certified).

Seiko: Beberapa model menggunakan movement Spring Drive, teknologi eksklusif yang menggabungkan mekanisme mekanis dengan presisi kuarsa, menghasilkan akurasi yang luar biasa hingga ±1 detik per hari.

4. Harga dan Value for Money

Tudor: Dibanderol di kisaran Rp60 juta – Rp90 juta, dengan positioning sebagai alternatif Rolex yang lebih terjangkau. Cocok bagi kolektor yang menginginkan jam Swiss berkualitas tinggi dengan karakter unik.

Seiko: Harga model dengan jarum Snowflake sangat bervariasi, mulai dari Rp15 juta untuk Seiko Prospex hingga Rp90 juta ke atas untuk Grand Seiko Spring Drive. Model Grand Seiko seringkali menawarkan kualitas yang dapat bersaing dengan jam Swiss di level yang lebih tinggi.

Baca Juga: “Rolex Asli vs Palsu: 7 Perbedaan Mencolok yang Harus Anda Ketahui”

Bagi pecinta horologi, perbandingan antara Tudor vs Seiko, khususnya model dengan jarum Snowflake, selalu menarik untuk dibahas. Tudor dengan warisan Swiss yang kuat menawarkan kemewahan dan presisi, sementara Seiko hadir dengan inovasi khas Jepang yang tak kalah tangguh. Tak jarang, kolektor memiliki salah satu atau bahkan keduanya sebagai bagian dari koleksi berharga. Jika Anda ingin memanfaatkan nilai jam tangan mewah tanpa harus menjualnya, deGadai siap membantu dengan layanan gadai aman dan transparan. Nikmati fleksibilitas finansial tanpa kehilangan koleksi kesayangan Anda, ajukan gadai sekarang di deGadai!

Open post

Servis dan Pemeliharaan Jam Tangan dengan Dial Enamel: Apa yang Perlu Diketahui?

Jam tangan dengan dial enamel adalah simbol kemewahan dan keahlian tinggi dalam dunia horologi. Enamel, yang dibuat dari kaca cair yang dipanaskan hingga suhu tinggi dan diaplikasikan dalam lapisan tipis di atas logam, memberikan tampilan yang berkilau dan tahan lama. 

Namun, meskipun indah dan tahan terhadap penuaan, dial enamel juga membutuhkan perawatan khusus agar tetap dalam kondisi sempurna. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana cara merawat dan melakukan servis jam tangan dengan dial enamel.

1. Karakteristik Dial Enamel

Dial enamel terkenal karena tampilannya yang mengkilap dan warna yang tidak mudah pudar seiring waktu. Tidak seperti bahan lain yang dapat mengalami oksidasi atau perubahan warna, enamel tetap mempertahankan keindahannya selama bertahun-tahun. 

Namun, karena dibuat dari bahan kaca, enamel lebih rentan terhadap retak atau pecah jika tidak ditangani dengan hati-hati. Beberapa jenis enamel yang digunakan dalam jam tangan mewah antara lain:

  • Grand Feu (Great Fire) – Teknik klasik yang melibatkan pembakaran berulang di suhu tinggi.
  • Champlevé – Enamel dituangkan ke dalam cekungan logam yang diukir.
  • Cloisonné – Enamel diapit oleh batasan tipis dari kawat emas atau perak.
  • Flinqué – Kombinasi guilloché (ukiran pola mekanis) dan lapisan enamel.

Karena teknik pembuatannya yang rumit dan bahan bakunya yang mahal, jam tangan dengan dial enamel sering ditemukan pada merek-merek horologi kelas atas seperti Patek Philippe.

2. Cara Merawat Jam Tangan dengan Dial Enamel

Meskipun enamel terkenal dengan daya tahannya, ada beberapa langkah yang harus diperhatikan agar tetap awet dan bebas dari kerusakan:

Hindari Benturan dan Tekanan Berlebih

Enamel adalah bahan yang keras tetapi rapuh. Jika jam tangan terjatuh atau terbentur benda keras, dial enamel bisa retak atau pecah. Oleh karena itu, simpan jam tangan di dalam kotak berlapis kain lembut ketika tidak digunakan dan hindari aktivitas berat saat mengenakannya.

Jauhkan dari Perubahan Suhu Ekstrem

Suhu ekstrem dapat menyebabkan enamel mengembang atau menyusut, meningkatkan risiko retak. Hindari meninggalkan jam tangan di tempat dengan perubahan suhu drastis, seperti di dalam mobil yang terkena sinar matahari langsung atau di dekat sumber panas seperti perapian.

Baca Juga: Bagaimana Membersihkan Jam Tangan Otomatis Tanpa Merusak Bagian Dalamnya

Bersihkan dengan Lembut

Gunakan kain mikrofiber kering untuk mengelap dial enamel agar tetap bersih dari debu dan sidik jari. Jangan menggunakan bahan kimia abrasif atau cairan pembersih yang dapat merusak enamel.

Hindari Kelembapan Berlebih

Meskipun banyak jam tangan dengan dial enamel memiliki ketahanan air, kelembapan tetap dapat merusak bagian dalam jam tangan dan mekanismenya. 

Pastikan untuk tidak mengenakan jam tangan ini saat berenang atau mandi, kecuali jam tangan tersebut memiliki spesifikasi ketahanan air yang tinggi.

3. Kapan dan Bagaimana Melakukan Servis Jam Tangan dengan Dial Enamel?

Jam tangan dengan dial enamel, seperti jam tangan mewah lainnya, memerlukan servis berkala untuk menjaga performanya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan servis:

Periksa ke Ahli Horologi Profesional

Jika jam tangan Anda mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan seperti dial retak atau warna yang memudar, segera bawa ke tukang servis profesional. Hindari memperbaiki sendiri karena enamel memerlukan penanganan khusus.

Lakukan Servis Setiap 3-5 Tahun

Servis rutin meliputi pembersihan, pelumasan mesin, dan pengecekan ketahanan air. Meskipun dial enamel tidak memerlukan pemolesan seperti logam atau kristal safir, teknisi akan memeriksa apakah ada retakan kecil yang dapat membesar seiring waktu.

Gunakan Layanan Resmi atau Ahli Berpengalaman

Merek-merek seperti Patek Philippe memiliki layanan purna jual yang mengkhususkan diri dalam perawatan jam tangan dengan dial enamel, pastikan Anda memilih teknisi yang memiliki pengalaman dalam menangani jenis jam tangan ini.

4. Apa yang Harus Dilakukan Jika Dial Enamel Retak atau Rusak?

Jika dial enamel mengalami retak kecil, sebaiknya segera diperiksa oleh teknisi profesional. Dalam beberapa kasus, retakan kecil mungkin tidak terlalu berpengaruh terhadap estetika jam tangan, tetapi jika dibiarkan, retakan dapat berkembang dan menyebabkan dial pecah.

Sayangnya, memperbaiki dial enamel yang retak bukanlah tugas yang mudah. Dalam kebanyakan kasus, satu-satunya solusi adalah mengganti dial sepenuhnya, yang bisa sangat mahal tergantung pada merek dan tingkat kesulitan pembuatannya.

Baca Juga: 5 Jam Tangan Titanium Paling Stylish di Tahun Ini

Perawatan jam tangan dengan dial enamel pun memerlukan ketelitian ekstra agar keindahan dan ketahanannya tetap terjaga. Namun, ada kalanya Anda perlu mempertimbangkan opsi lain, seperti menjadikan jam tangan mewah Anda sebagai jaminan finansial tanpa harus menjualnya. Di deGadai, Anda bisa menggadaikan jam tangan berharga dengan proses cepat, aman, dan transparan. Butuh dana tanpa kehilangan koleksi kesayangan? Gadaikan jam tangan Anda di deGadai sekarang!

Open post

Cara Menjaga Nilai Jam Tangan dengan Dial Enamel agar Tetap Tinggi

Jam tangan dengan dial enamel dikenal karena keindahan dan ketahanannya yang luar biasa. Proses pembuatannya yang rumit dan tingkat kesulitan yang tinggi dalam produksinya menjadikan jam tangan dengan dial enamel sangat bernilai di dunia horologi. 

Namun, untuk memastikan nilai jam tangan tersebut tetap tinggi, perawatan yang tepat sangatlah penting. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana cara menjaga nilai jam tangan dengan dial enamel agar tetap optimal.

1. Memahami Karakteristik Dial Enamel

Sebelum membahas perawatan, penting untuk memahami mengapa dial enamel begitu istimewa. Dial enamel dibuat melalui proses pemanasan pada suhu tinggi, yang menghasilkan permukaan yang mengilap dan tahan lama. Namun, enamel tetap merupakan bahan yang rentan terhadap retak dan perubahan warna jika tidak dirawat dengan baik. 

Keunikan dial enamel juga terletak pada kemampuannya untuk mempertahankan warnanya dalam jangka panjang tanpa memudar, berbeda dengan dial berbahan lain seperti lacquer atau painted dials yang lebih rentan terhadap oksidasi dan penuaan. Oleh karena itu, menjaga kondisi fisik dial enamel sangatlah penting untuk mempertahankan nilai jam tangan.

2. Menyimpan Jam Tangan dengan Benar

Salah satu faktor utama dalam menjaga nilai jam tangan dengan dial enamel adalah penyimpanan yang tepat, berikut beberapa tips menyimpan jam tangan dengan dial enamel agar tetap dalam kondisi prima:

Gunakan Kotak Penyimpanan Khusus

Simpan jam tangan di dalam kotak dengan bantalan empuk agar tidak terkena benturan yang bisa menyebabkan retakan pada dial enamel.

Hindari Tempat yang Terlalu Lembap atau Kering

Kelembaban yang berlebihan bisa memicu munculnya jamur di bagian lain jam tangan, sedangkan udara yang terlalu kering bisa menyebabkan retak pada komponen tertentu.

Hindari Suhu Ekstrem

Perubahan suhu drastis dapat menyebabkan pemuaian atau penyusutan pada dial, yang berpotensi merusak struktur enamel.

3. Menghindari Benturan dan Guncangan

Meskipun enamel sangat tahan terhadap goresan dan perubahan warna, bahan ini tetap rapuh jika terkena benturan keras. Oleh karena itu, sangat penting untuk:

  • Menghindari aktivitas yang berisiko menyebabkan jam tangan terbentur, seperti olahraga berat atau pekerjaan yang melibatkan alat berat.
  • Tidak meletakkan jam tangan secara sembarangan di permukaan keras tanpa bantalan yang cukup.
  • Memastikan bahwa gelang atau strap jam tangan dikencangkan dengan baik agar tidak mudah terjatuh atau terbentur saat digunakan.

Baca Juga: “Membersihkan Jam Tangan Otomatis: Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan?”

4. Rutin Membersihkan Jam Tangan

Membersihkan jam tangan secara rutin juga menjadi langkah penting dalam menjaga nilai dial enamel, berikut adalah cara yang aman untuk membersihkannya:

  • Gunakan kain mikrofiber yang lembut: Ini berguna untuk menghapus debu dan kotoran yang mungkin menempel di permukaan dial tanpa merusaknya.
  • Hindari cairan pembersih kimia keras: Penggunaan cairan pembersih yang mengandung bahan kimia kuat dapat merusak bagian logam di sekitar dial enamel.
  • Gunakan sikat lembut untuk celah-celah kecil: Jika ada debu yang menempel di bagian bezel atau lug, gunakan sikat dengan bulu halus untuk membersihkannya tanpa merusak komponen jam tangan.

5. Melakukan Servis Berkala di Ahli Horologi

Jam tangan dengan dial enamel umumnya memiliki mekanisme jam yang kompleks dan membutuhkan perawatan profesional secara berkala. Berikut adalah beberapa alasan mengapa servis rutin sangat penting:

  • Memastikan Mekanisme Tetap Berfungsi Optimal: Perawatan mesin jam secara berkala akan menjaga akurasi waktu dan memastikan semua komponen dalam kondisi baik.
  • Memeriksa Retakan atau Kerusakan pada Enamel: Ahli horologi yang berpengalaman dapat mendeteksi kerusakan kecil pada dial sebelum menjadi masalah besar.
  • Melakukan Pelumasan Ulang pada Movement: Jika jam tangan menggunakan movement mekanis, pelumasan ulang perlu dilakukan untuk mencegah gesekan berlebih yang dapat menyebabkan keausan.

6. Menghindari Paparan Sinar Matahari Langsung dalam Waktu Lama

Meskipun enamel terkenal karena ketahanannya terhadap perubahan warna, terlalu lama terpapar sinar matahari langsung dapat menyebabkan bagian lain dari jam tangan mengalami perubahan warna atau kerusakan, seperti:

  • Penuaan pada Material Strap atau Bracelet: Jika jam tangan menggunakan strap kulit, sinar matahari bisa menyebabkan kulit menjadi kaku dan pecah-pecah.
  • Kemungkinan Munculnya Retakan Halus: Paparan panas dalam jangka panjang bisa menyebabkan perbedaan suhu pada dial dan casing, yang dapat memicu retakan halus pada enamel.

7. Menghindari Kontak dengan Bahan Kimia Berbahaya

Bahan kimia seperti parfum, hairspray, dan produk pembersih rumah tangga bisa merusak bagian luar jam tangan, termasuk bezel dan strap. Oleh karena itu, pastikan untuk:

  • Tidak menyemprotkan parfum atau produk berbahan kimia langsung ke pergelangan tangan saat memakai jam tangan.
  • Melepas jam tangan sebelum menggunakan bahan kimia kuat, seperti pembersih logam atau deterjen.

Baca Juga: “Mengenal Grade Titanium dalam Jam Tangan: Apa Bedanya?”

Perawatan yang tepat, seperti menghindari paparan suhu ekstrem dan membersihkannya secara rutin, dapat membantu mempertahankan keindahannya serta nilai jualnya di pasar kolektor. Jika Anda membutuhkan dana tanpa harus menjual jam tangan kesayangan, deGadai menawarkan solusi gadai eksklusif dengan taksiran tinggi dan proses aman. Dapatkan pencairan cepat dan fleksibel untuk jam tangan mewah Anda, hubungi deGadai sekarang!

Open post

Bagaimana Cara Mengautentikasi Jam Tangan dengan Dial Enamel?

Jam tangan dengan dial enamel memiliki nilai seni dan keahlian yang tinggi, menjadikannya sangat berharga di dunia horologi. Enamel digunakan dalam pembuatan jam tangan mewah karena daya tahan dan keindahannya yang khas. 

Namun, karena nilai eksklusifnya, jam tangan dengan dial enamel sering kali menjadi target pemalsuan. Untuk memastikan keaslian sebuah jam tangan dengan dial enamel, diperlukan metode autentikasi yang tepat. Berikut adalah cara mengautentikasi jam tangan dengan dial enamel secara mendetail.

1. Memahami Karakteristik Dial Enamel Asli

Sebelum memeriksa keaslian jam tangan, penting untuk memahami karakteristik khas dari dial enamel asli. Beberapa ciri utama dial enamel adalah:

Warna yang Dalam dan Kaya

Enamel asli memiliki warna yang dalam dan kaya karena proses pembakarannya yang berulang, warna tidak akan mudah pudar atau berubah seiring waktu.

Permukaan Halus dan Berkilau

Dial enamel memiliki permukaan yang sangat halus, tidak kasar, dan terlihat mengilap secara alami, tanpa perlu tambahan pelapis.

Tahan Lama dan Tidak Pudar

Karena proses pemanasannya yang tinggi, enamel tidak akan mudah retak atau mengelupas kecuali jika terjadi benturan ekstrem.

Detail yang Presisi

Setiap angka atau logo yang diaplikasikan di atas enamel memiliki ketajaman yang tinggi, tanpa tepi yang kasar atau buram.

2. Pemeriksaan dengan Cahaya

Cara termudah untuk mengidentifikasi enamel asli adalah dengan memeriksanya di bawah cahaya terang, coba arahkan sumber cahaya ke permukaan dial dan perhatikan:

Refleksi Cahaya yang Merata

Enamel asli akan memantulkan cahaya secara halus dan merata. Jika ada ketidaksempurnaan atau bagian yang terlalu mengkilap, bisa jadi itu bukan enamel asli.

Tidak Ada Bintik atau Ketidakrataan

Dial enamel yang dibuat dengan baik tidak akan memiliki bintik-bintik kecil atau permukaan yang tidak rata. Jika ditemukan gelembung udara atau ketidakrataan, itu bisa menjadi tanda pembuatan yang tidak sesuai standar.

3. Pemeriksaan di Bawah Lensa Pembesar

Menggunakan lensa pembesar atau mikroskop horologi bisa membantu dalam mendeteksi keaslian dial enamel. Dengan alat ini, periksa beberapa aspek berikut:

Kualitas Teks dan Angka

Angka, logo, dan tanda pada dial enamel asli dibuat dengan teknik Grand Feu atau Champlevé, yang memberikan hasil sangat tajam tanpa goresan.

Ketebalan dan Kedalaman Enamel

Dial enamel asli memiliki ketebalan tertentu karena lapisan yang diaplikasikan secara bertahap melalui proses pemanasan. Jika terlihat sangat tipis atau tidak memiliki kedalaman yang khas, bisa jadi itu bukan enamel asli.

Baca Juga: Tips Ampuh Mencegah Jamur pada Jam Tangan Kulit Kesayangan Anda

4. Periksa Tanda-Tanda Keretakan atau Pengelupasan

Meskipun enamel dikenal karena daya tahannya, beberapa jam tangan vintage mungkin memiliki keretakan kecil akibat usia atau benturan, keretakan ini biasanya tampak alami dan tidak mempengaruhi keseluruhan tampilan dial. 

Namun, jika Anda melihat pengelupasan yang menyerupai cat yang retak, kemungkinan besar itu adalah tiruan dengan bahan cat atau resin, bukan enamel asli.

5. Memverifikasi dengan Sertifikat dan Dokumen Resmi

Jam tangan dengan dial enamel dari merek ternama seperti Patek Philippe, Jaeger-LeCoultre, dan Vacheron Constantin biasanya disertai dengan:

Sertifikat Keaslian

Dokumen resmi dari produsen yang menjelaskan material dan metode pembuatan dial.

Nomor Seri dan Stempel Produsen

Nomor seri yang sesuai dengan database resmi pabrikan adalah bukti bahwa jam tersebut asli. Jika membeli dari penjual pihak ketiga, pastikan untuk meminta sertifikat keaslian atau mengecek nomor seri langsung ke pabrikan.

6. Konsultasi dengan Ahli Horologi

Jika Anda masih ragu dengan keaslian dial enamel, konsultasi dengan ahli jam tangan atau layanan resmi pabrikan bisa menjadi pilihan terbaik, beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh profesional:

Pemeriksaan dengan Mikroskop Spesialis

Ahli horologi memiliki alat khusus untuk memeriksa tekstur enamel secara mendetail.

Analisis Struktur Bahan

Teknologi seperti X-ray fluorescence (XRF) spectroscopy dapat digunakan untuk mengidentifikasi bahan yang digunakan pada dial.

Perbandingan dengan Model Asli

Dengan pengalaman mereka, para ahli dapat langsung membandingkan dial Anda dengan model asli yang sudah terverifikasi.

7. Hindari Pembelian dari Sumber Tidak Terpercaya

Saat membeli jam tangan dengan dial enamel, selalu pastikan untuk:

  • Membeli dari dealer resmi atau toko terpercaya
  • Mengecek reputasi penjual dengan membaca ulasan pelanggan
  • Memeriksa kebijakan garansi dan pengembalian sebelum membeli

Baca Juga: 5 Langkah Mudah Merawat dan Membersihkan Jam Tangan Otomatis

Keaslian dan kualitas jam tangan dengan dial enamel menjadi faktor utama dalam menentukan nilai jual maupun gadai. Jika Anda memiliki jam tangan dengan dial enamel dan ingin memastikan nilainya tetap terjaga, deGadai menawarkan layanan gadai eksklusif dengan penaksiran profesional dan proses yang transparan. Pastikan jam tangan berharga Anda tetap bernilai tinggi, kunjungi deGadai sekarang dan dapatkan penawaran terbaik!

Open post

Perbandingan Harga Jam Tangan dengan Dial Enamel dari Berbagai Merek

Jam tangan dengan dial enamel menjadi salah satu pilihan favorit bagi kolektor dan pecinta horologi karena keindahan dan ketahanannya yang luar biasa. 

Teknik Grand Feu, yang digunakan dalam pembuatan dial enamel, memerlukan keahlian tinggi karena proses pemanasannya dilakukan berkali-kali dengan suhu tinggi, menghasilkan tampilan yang tidak hanya indah tetapi juga tahan lama.

Karena proses pembuatannya yang rumit, jam tangan dengan dial enamel biasanya memiliki harga premium. Dalam artikel ini, kita akan membandingkan harga jam tangan dengan dial enamel dari beberapa merek ternama seperti Patek Philippe, Blancpain, Jaeger-LeCoultre, dan Breguet.

1. Patek Philippe

Model: Patek Philippe Grand Complications 5370P-011

Harga: Sekitar Rp3,8 – 4,6 miliar

Spesifikasi:

  • Dial Grand Feu enamel biru
  • Case platinum
  • Chronograph split-seconds
  • Mesin kaliber CHR 29-535 PS

Sebagai salah satu merek jam tangan paling prestisius di dunia, Patek Philippe menawarkan model Grand Complications 5370P-011 dengan dial enamel biru yang dibuat dengan tangan. Fitur chronograph split-seconds menambah nilai eksklusifnya, menjadikannya salah satu jam tangan paling bernilai di pasaran.

2. Blancpain

Model: Blancpain Villeret Email Grand Feu

Harga: Sekitar Rp310 – 387 juta

Spesifikasi:

  • Dial Grand Feu enamel putih
  • Case emas merah 40mm
  • Angka Romawi klasik
  • Mesin otomatis dengan cadangan daya 100 jam

Blancpain dikenal sebagai merek jam tangan Swiss tertua yang masih beroperasi. Seri Villeret Email Grand Feu memiliki dial enamel putih klasik dengan angka Romawi dan cadangan daya hingga 100 jam, menjadikannya pilihan sempurna bagi kolektor yang mengutamakan estetika dan performa.

Baca Juga: Apa yang Membuat Jam Tangan Klasik Swiss Lebih Unggul dari yang Lain?

3. Jaeger-LeCoultre

Model: Jaeger-LeCoultre Master Ultra Thin Enamel Moon

Harga: Sekitar Rp775 – 930 juta

Spesifikasi:

  • Dial Grand Feu enamel biru
  • Indikator fase bulan
  • Case emas putih
  • Mesin otomatis dengan cadangan daya 70 jam

Jaeger-LeCoultre menghadirkan kombinasi antara desain klasik, dial enamel biru yang dibuat dengan teknik Grand Feu, serta komplikasi moon phase yang akurat dan menawan. Model ini sangat cocok bagi penggemar jam tangan elegan dengan fitur mekanis berkualitas tinggi.

4. Breguet

Model: Breguet Classique 7147BB/29/9WU

Harga: Sekitar Rp387 – 465 juta

Spesifikasi:

  • Dial Grand Feu enamel putih dengan angka Arab klasik
  • Case emas putih 40mm
  • Mesin otomatis dengan 45 jam cadangan daya

Breguet terkenal dengan desain klasik yang membawa unsur sejarah ke dalam setiap modelnya. Model ini memiliki angka Arab khas Breguet serta jarum “Breguet hands” yang ikonik, memberikan kesan tradisional namun tetap elegan.

Baca Juga: Mengapa Harga Jam Tangan Klasik Swiss Terus Meningkat?

Jam tangan dengan dial enamel selalu memikat para kolektor dengan keindahan dan keunikannya, terutama karena proses pembuatannya yang rumit dan bernilai seni tinggi. Namun, harga jam tangan dengan dial enamel dari berbagai merek bisa sangat bervariasi, tergantung pada tingkat keahlian pembuatannya, eksklusivitas desain, serta reputasi brand itu sendiri. Jika Anda memiliki jam tangan berharga seperti ini dan membutuhkan dana cepat, deGadai menawarkan solusi aman dan terpercaya untuk menggadaikannya dengan proses yang mudah. Dapatkan penawaran terbaik untuk jam tangan enamel Anda sekarang di deGadai!

Open post

Tren Jam Tangan dengan Dial Enamel di Tahun 2025

Industri horologi selalu menghadirkan inovasi menarik setiap tahunnya, baik dalam hal teknologi maupun estetika. Salah satu tren yang kembali bersinar di tahun 2025 adalah jam tangan dengan dial enamel

Teknik enamel, yang telah digunakan selama berabad-abad dalam seni pembuatan jam, kini semakin populer karena keindahan dan keunikannya. Banyak brand horologi ternama menghadirkan model baru dengan dial enamel sebagai bagian dari koleksi eksklusif mereka. 

Tren ini mencerminkan perpaduan antara keahlian tradisional dan inovasi modern, menjadikan jam tangan enamel sebagai simbol kemewahan yang timeless.

Mengapa Dial Enamel Kembali Populer di 2025?

1. Nilai Estetika yang Unik dan Elegan

Salah satu alasan utama mengapa dial enamel kembali populer adalah keindahannya yang khas. Enamel memberikan permukaan yang mengkilap, halus, dan memiliki warna yang tahan lama. 

Tidak seperti cat biasa yang bisa memudar seiring waktu, enamel dibuat melalui proses pemanasan pada suhu tinggi, sehingga warna dan kilauannya tetap bertahan dalam jangka panjang.

2. Teknik Pembuatan yang Rumit dan Eksklusif

Pembuatan dial enamel bukanlah proses yang mudah. Teknik ini membutuhkan ketelitian tinggi, karena bahan enamel cair harus dipanaskan hingga lebih dari 800°C agar bisa menempel sempurna pada permukaan dial. 

Kesalahan kecil dalam proses ini bisa menyebabkan hasil yang tidak sempurna, sehingga hanya pengrajin dengan keterampilan tinggi yang mampu menghasilkan dial enamel berkualitas tinggi.

Jam tangan dengan dial enamel sering kali dibuat dalam jumlah terbatas, menjadikannya koleksi eksklusif bagi para pecinta horologi.

3. Popularitas Gaya Klasik dan Vintage

Di tahun 2025, banyak kolektor dan pecinta jam tangan mulai kembali menghargai desain klasik yang timeless. Enamel sering dikaitkan dengan jam tangan vintage dari era keemasan horologi, seperti jam tangan dari awal abad ke-20. 

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Jam Tangan dengan Dial Enamel

Dengan meningkatnya minat terhadap jam tangan klasik, dial enamel menjadi pilihan yang sangat dicari oleh mereka yang menginginkan kesan elegan dan berkelas.

4. Inovasi Teknologi dalam Pembuatan Enamel

Meskipun teknik enamel sudah digunakan selama berabad-abad, perkembangan teknologi memungkinkan produsen jam tangan menciptakan desain yang lebih kompleks. 

Beberapa brand kini menggunakan teknik enamel champlevé dan cloisonné untuk menghadirkan motif yang lebih artistik dan detail, bahkan dengan kombinasi warna yang lebih variatif.

Brand yang Mengusung Tren Dial Enamel di 2025

Beberapa merek jam tangan terkemuka telah merilis koleksi terbaru dengan dial enamel, di antaranya:

1. Patek Philippe

Sebagai salah satu merek yang dikenal dengan craftsmanship tinggi, Patek Philippe menghadirkan beberapa model dengan dial enamel dalam koleksi Grand Complications mereka. Motif khas dengan teknik cloisonné enamel membuat jam tangan mereka semakin bernilai seni tinggi.

2. A. Lange & Söhne

Brand asal Jerman ini semakin banyak mengadopsi teknik enamel dalam koleksi eksklusif mereka. Model seperti 1815 Enamel hadir dengan desain minimalis, namun tetap mempertahankan keanggunan khas Lange dengan kualitas pengerjaan tinggi.

3. Blancpain

Blancpain, salah satu nama besar dalam dunia horologi mewah, menghadirkan koleksi jam tangan dengan dial enamel yang menggabungkan estetika klasik dan komplikasi tinggi. Model seperti Villeret Shakudo Enamel menjadi salah satu yang paling dicari oleh kolektor.

4. Cartier

Cartier menghadirkan koleksi terbaru dengan kombinasi enamel dan elemen emas putih, menciptakan tampilan yang klasik namun tetap modern. Model seperti Rotonde de Cartier diprediksi menjadi salah satu jam tangan paling dicari di tahun ini.

5. Breguet

Breguet, yang terkenal dengan desain klasiknya, terus mempertahankan dial enamel sebagai bagian dari lini Heritage mereka. Teknik Grand Feu Enamel yang digunakan membuat warna putih pada dial terlihat lebih dalam dan elegan.

Apakah Jam Tangan dengan Dial Enamel Layak untuk Investasi?

Banyak kolektor melihat jam tangan dengan dial enamel sebagai bentuk investasi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor:

  • Kelangkaan: Karena proses pembuatannya yang sulit, jam tangan enamel sering kali diproduksi dalam jumlah terbatas.
  • Kualitas yang Bertahan Lama: Berbeda dengan dial berbahan lain, enamel tidak mudah pudar atau berubah warna.
  • Peningkatan Nilai Seiring Waktu: Beberapa model jam tangan enamel dari brand ternama mengalami kenaikan harga yang signifikan di pasar kolektor.

Baca Juga: Rekomendasi Jam Tangan Klasik Swiss dengan Harga di Bawah 50 Juta

Dalam dunia horologi, tren selalu berputar, dan di tahun 2025, jam tangan dengan dial enamel kembali menjadi sorotan. Keindahan kilapnya yang klasik, dipadukan dengan teknik pembuatan yang rumit, membuatnya semakin bernilai di mata kolektor dan pecinta jam tangan mewah. Namun, memiliki jam tangan dengan nilai tinggi juga bisa menjadi aset finansial yang fleksibel. Jika Anda membutuhkan dana cepat tanpa harus menjual koleksi berharga Anda, deGadai menawarkan solusi gadai jam tangan mewah dengan proses aman dan transparan. Dapatkan penawaran terbaik untuk jam tangan mewah Anda sekarang di deGadai!

Posts navigation

1 2 3 5 6 7 8 9 10 11 37 38 39
Butuh bantuan gadai?
Scan the code