Open post

Mengapa Harga Jam Tangan Klasik Platinum Selalu Stabil di Pasar?

Jam tangan klasik berbahan platinum dikenal sebagai simbol kemewahan dan eksklusivitas. Dibandingkan dengan jam tangan berbahan emas atau stainless steel, platinum memiliki daya tarik tersendiri yang membuatnya diminati oleh kolektor dan investor. 

Salah satu hal yang menarik adalah harga jam tangan klasik platinum yang cenderung stabil di pasar. Apa yang membuat harga jam tangan ini tetap bertahan di level tinggi? Berikut adalah beberapa faktor utamanya.

1. Kelangkaan dan Nilai Material Platinum

Platinum adalah logam langka yang jauh lebih sulit diperoleh dibandingkan emas. Produksi platinum global hanya sekitar 10% dari produksi emas setiap tahunnya, menjadikannya salah satu logam paling eksklusif di dunia. 

Selain itu, platinum memiliki ketahanan terhadap korosi dan perubahan warna, sehingga lebih awet dibandingkan logam lainnya. Kelangkaan dan daya tahan inilah yang membuat nilai platinum tetap tinggi dan cenderung stabil di pasar.

2. Permintaan Tinggi di Kalangan Kolektor dan Investor

Jam tangan klasik platinum tidak hanya diminati oleh para kolektor, tetapi juga oleh investor yang melihatnya sebagai aset berharga. Model tertentu dari merek seperti Rolex, Patek Philippe, dan Audemars Piguet dengan casing platinum sering menjadi incaran karena produksinya yang terbatas. Dengan permintaan yang terus meningkat, harga jam tangan klasik platinum tetap kuat di pasar sekunder.

3. Produksi Terbatas dan Eksklusivitas

Merek-merek jam tangan mewah tidak memproduksi jam tangan berbahan platinum dalam jumlah besar. Produksi yang terbatas ini menciptakan eksklusivitas, yang kemudian mendorong harga untuk tetap stabil atau bahkan meningkat seiring waktu. 

Jam tangan klasik platinum sering kali merupakan edisi khusus atau memiliki desain unik, sehingga membuatnya semakin langka dan dicari.

Baca Juga: Rekomendasi Jam Tangan Sub-Dial Retro untuk Gaya Formal dan Kasual

4. Stabilitas Nilai Jangka Panjang

Berbeda dengan jam tangan berbahan lain yang bisa mengalami fluktuasi harga karena tren pasar atau penurunan permintaan, jam tangan platinum cenderung mempertahankan nilainya. 

Sebagian besar jam tangan klasik platinum dari merek ternama memiliki nilai jual kembali yang tinggi, bahkan bisa meningkat dalam beberapa tahun.

5. Platinum Lebih Sulit untuk Diproduksi

Selain kelangkaannya, platinum lebih sulit untuk dikerjakan dibandingkan emas atau baja tahan karat. Proses pembuatan jam tangan platinum membutuhkan teknologi tinggi dan tenaga ahli yang berpengalaman, menjadikannya lebih eksklusif. Kesulitan dalam pengerjaan ini juga berkontribusi terhadap harga yang lebih tinggi dan stabil di pasar.

6. Keunggulan Fisik dan Estetika

Platinum memiliki karakteristik yang unik dibandingkan logam lainnya. Beratnya lebih tinggi dibandingkan emas, memberikan sensasi solid dan mewah saat dikenakan. 

Selain itu, warna platinum yang khas tidak mudah memudar dan memiliki tampilan yang lebih eksklusif. Faktor-faktor ini menjadikannya sebagai pilihan utama bagi pecinta jam tangan mewah.

7. Investasi Jangka Panjang yang Menguntungkan

Banyak investor melihat jam tangan klasik platinum sebagai bentuk investasi yang aman. Dengan harga yang stabil dan cenderung meningkat, banyak orang yang membeli jam tangan platinum bukan hanya sebagai aksesori, tetapi juga sebagai aset bernilai tinggi, beberapa model tertentu bahkan mengalami lonjakan harga yang signifikan setelah beberapa tahun.

Baca Juga: Tips Membersihkan Jarum Lozenge pada Jam Tangan Klasik Tanpa Merusaknya

Bagi para kolektor dan pecinta horologi, jam tangan klasik berbahan platinum bukan sekadar alat penunjuk waktu, tetapi juga simbol prestise dan investasi jangka panjang. Keistimewaan material platinum yang langka dan tahan korosi menjadikannya memiliki nilai yang stabil di pasar, bahkan di tengah fluktuasi ekonomi. Jika Anda memiliki jam tangan klasik platinum dan ingin mengoptimalkan nilainya tanpa harus menjualnya, deGadai menawarkan solusi gadai yang aman dan terpercaya dengan pencairan dana cepat serta bunga 0% untuk tenor tertentu. Manfaatkan nilai tinggi jam tangan Anda tanpa kehilangan kepemilikannya, ajukan gadai di deGadai sekarang!

Open post

7 Jam Tangan Klasik Platinum Terbaik untuk Kolektor

Jam tangan klasik berbahan platinum selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi kolektor. Selain menawarkan tampilan yang elegan, platinum dikenal sebagai material yang kuat, tahan lama, dan memiliki nilai eksklusivitas tinggi. Berikut adalah tujuh jam tangan klasik platinum terbaik yang menjadi incaran kolektor di seluruh dunia.

1. Rolex Day-Date 40 Platinum

Sebagai salah satu ikon dalam dunia horologi, Rolex Day-Date 40 dalam material platinum menawarkan kemewahan yang tak tertandingi. Model ini memiliki tampilan klasik dengan dial biru es yang khas serta fitur kalender hari dan tanggal yang menjadi ciri khasnya. Mesin otomatis Rolex Caliber 3255 memastikan keakuratan waktu yang luar biasa, menjadikannya pilihan utama bagi kolektor.

2. Patek Philippe Grand Complications 5270P-001

Patek Philippe dikenal dengan keahlian tinggi dalam membuat jam tangan komplikasi, dan Grand Complications 5270P-001 dalam platinum adalah salah satu yang terbaik. 

Jam ini dilengkapi dengan kalender perpetual dan chronograph manual, menjadikannya salah satu jam tangan paling dicari oleh kolektor. Dengan desain dial salmon yang unik, jam tangan ini memberikan kesan klasik dan berkelas.

3. Audemars Piguet Royal Oak Perpetual Calendar Platinum

Audemars Piguet menghadirkan keanggunan dan kecanggihan dalam Royal Oak Perpetual Calendar Platinum. Menggabungkan material platinum dengan desain khas Gerald Genta, jam ini memiliki tampilan sporty namun tetap klasik. Fitur kalender perpetualnya memungkinkan pengguna mengetahui tanggal secara akurat tanpa perlu penyesuaian hingga tahun 2100.

4. Patek Philippe 5327P Perpetual Calendar Platinum

Patek Philippe 5327P Perpetual Calendar Platinum adalah pilihan utama bagi kolektor yang menginginkan kombinasi keanggunan dan presisi dalam satu jam tangan klasik. 

Baca Juga: Rekomendasi Dress Watch Klasik 1920 yang Masih Dapat Dibeli Hari Ini

Jam ini memiliki ketebalan yang sangat tipis, menjadikannya salah satu perpetual calendar paling nyaman dipakai. Dial berwarna abu-abu dan detail sederhana memberikan kesan elegan yang abadi.

5. Lange & Söhne Datograph Perpetual Tourbillon Platinum

Sebagai salah satu merek horologi terbaik dari Jerman, A. Lange & Söhne menghadirkan Datograph Perpetual Tourbillon dalam casing platinum yang mewah. Jam ini memiliki fitur chronograph flyback, kalender perpetual, serta tourbillon yang menambah nilai koleksinya. Detail yang sempurna dan craftsmanship khas Jerman menjadikannya salah satu pilihan utama kolektor jam tangan klasik.

6. Breguet Classique 5157 Platinum

Breguet Classique 5157 adalah pilihan ideal bagi pecinta jam tangan klasik dengan desain sederhana namun berkelas. Dengan casing platinum dan dial guilloché khas Breguet, jam ini memancarkan estetika klasik yang tak lekang oleh waktu. Mesin otomatis ultra-thin yang digunakan memberikan kenyamanan dalam pemakaian sehari-hari.

7. Omega Constellation Platinum

Omega Constellation Platinum menghadirkan perpaduan antara desain klasik dan teknologi tinggi yang membuatnya sangat menarik bagi kolektor. Master Ultra Thin Perpetual Platinum adalah salah satu masterpiece mereka yang menawarkan fitur kalender perpetual dalam casing platinum yang elegan. 

Dengan desain clean dan tampilan yang mudah dibaca, jam ini sangat cocok untuk kolektor yang menginginkan jam tangan platinum dengan gaya klasik.

Baca Juga: Mengapa Kolektor Lebih Memilih Jam Tangan Sub-Dial Retro Daripada Digital?

Kolektor sejati tentu paham bahwa jam tangan semacam ini memiliki nilai yang terus bertahan, bahkan meningkat seiring waktu. Namun, ada kalanya Anda membutuhkan fleksibilitas finansial tanpa harus melepaskan koleksi kesayangan. Di sinilah deGadai hadir sebagai solusi, menawarkan layanan gadai jam tangan mewah dengan proses aman, cepat, dan transparan. Jadi, jika Anda ingin tetap menikmati koleksi eksklusif sambil mengoptimalkan nilai aset Anda, segera kunjungi deGadai dan ajukan gadai sekarang!

Open post

Faktor yang Membuat Dress Watch 1920 Memiliki Nilai Jual Tinggi

Dress watch dari era 1920-an memiliki daya tarik tersendiri di kalangan kolektor dan pecinta jam tangan klasik. Desainnya yang elegan, mekanisme presisi, serta nilai historisnya menjadikannya lebih dari sekadar alat penunjuk waktu, jam tangan ini adalah bagian dari warisan budaya dan seni. 

Namun, tidak semua dress watch dari era tersebut memiliki nilai jual tinggi. Ada beberapa faktor yang membuat jam tangan dari tahun 1920 begitu bernilai di pasar koleksi saat ini. Artikel ini akan membahas faktor-faktor utama yang memengaruhi harga dan daya tarik dress watch dari era tersebut.

1. Sejarah dan Asal-Usul Merek

Salah satu faktor utama yang menentukan nilai jual sebuah dress watch dari tahun 1920 adalah mereknya. Beberapa merek ternama seperti Patek Philippe, Vacheron Constantin, Rolex, Cartier, dan Jaeger-LeCoultre dikenal dengan warisan craftsmanship mereka yang luar biasa. Merek-merek ini memiliki reputasi dalam memproduksi jam tangan berkualitas tinggi dengan desain yang timeless.

Sebagai contoh, Patek Philippe pada tahun 1920 sudah dikenal dengan inovasi dalam pembuatan jam tangan dengan komplikasi yang kompleks, sementara Cartier terkenal dengan desain ikonik seperti Tank yang pertama kali diperkenalkan pada 1917 dan semakin populer di tahun 1920-an. Sebuah dress watch dari merek-merek ini cenderung memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan jam tangan dari merek yang kurang dikenal.

2. Desain Elegan dan Material Premium

Dress watch dari era 1920 memiliki ciri khas desain yang sederhana namun sangat elegan. Pada periode ini, bentuk jam tangan mulai beralih dari model saku ke model pergelangan tangan, mencerminkan tren mode yang lebih praktis dan modern. Beberapa karakteristik desain yang menambah nilai jualnya antara lain:

  • Casing tipis dan ramping: 

Dress watch dari tahun 1920 sering kali memiliki casing yang tipis untuk memberikan tampilan yang lebih formal dan elegan.

  • Bentuk kotak atau persegi panjang: 

Model seperti Cartier Tank memiliki desain khas dengan bentuk kotak yang terinspirasi dari kendaraan lapis baja pada Perang Dunia I.

  • Dial minimalis: 

Umumnya memiliki angka Romawi atau Arab dengan tampilan sederhana dan mudah dibaca.

  • Material berkualitas tinggi: 

Banyak dress watch dari tahun 1920 dibuat dengan bahan seperti emas 18K, platinum, atau perak sterling.

Jam tangan dengan material emas atau platinum jelas memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang berbahan dasar baja atau logam biasa.

Baca Juga: Apa yang Membuat Mesin Jam Tangan Klasik Swiss Lebih Tahan Lama?

3. Mekanisme dan Keakuratan Mesin Jam

Keunikan dress watch dari tahun 1920 tidak hanya terletak pada desainnya tetapi juga pada mesinnya. Pada era ini, jam tangan mulai menggunakan mekanisme manual-winding yang lebih canggih, dengan tingkat presisi yang tinggi. Beberapa hal yang membuat mekanisme jam dari tahun 1920 bernilai tinggi meliputi:

  • Inovasi dalam movement: 

Jam tangan dari tahun 1920 sering kali memiliki movement buatan tangan dengan tingkat craftsmanship yang sangat tinggi. Beberapa bahkan memiliki komplikasi seperti moon phase atau sub-second dial.

  • Ketahanan jangka panjang: 

Mesin jam dari era ini sering kali masih berfungsi dengan baik hingga saat ini, terutama jika dirawat dengan baik.

  • Caliber langka: 

Beberapa dress watch menggunakan caliber tertentu yang hanya diproduksi dalam jumlah terbatas, membuatnya semakin langka dan bernilai tinggi.

4. Kelangkaan dan Produksi Terbatas

Jam tangan klasik dari tahun 1920 yang masih bertahan hingga saat ini jumlahnya sangat terbatas. Banyak dari jam tangan era ini yang sudah hilang, rusak, atau mengalami perbaikan yang mengubah keasliannya. 

Oleh karena itu, jam tangan yang masih dalam kondisi orisinal, terutama yang diproduksi dalam jumlah terbatas, akan memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi.

Sebagai contoh, jam tangan Patek Philippe Ref. 96 yang diproduksi pada era 1920-an dalam jumlah terbatas kini menjadi buruan kolektor dengan harga yang bisa mencapai ratusan ribu dolar di pelelangan.

5. Kondisi dan Keaslian Komponen

Faktor lain yang sangat berpengaruh pada nilai jual dress watch dari tahun 1920 adalah keaslian komponen dan kondisinya. Beberapa aspek yang menjadi perhatian kolektor adalah:

  • Dial asli tanpa restorasi: 

Jam tangan dengan dial asli yang belum pernah mengalami restorasi atau repaint memiliki harga lebih tinggi dibandingkan yang sudah dimodifikasi.

  • Mesin original: 

Movement yang masih asli tanpa penggantian suku cadang akan lebih bernilai.

  • Kelengkapan dokumen: 

Jika jam tangan masih memiliki box dan sertifikat asli, maka nilainya bisa meningkat secara signifikan.

  • Fungsi yang masih optimal: 

Jam tangan yang masih berfungsi dengan baik dan akurat tentu lebih dicari oleh kolektor.

Banyak kolektor yang rela membayar mahal untuk jam tangan yang memiliki keaslian 100%, karena semakin sedikit model yang masih dalam kondisi asli.

6. Popularitas di Pelelangan dan Pasar Koleksi

Salah satu indikator yang menentukan nilai jual dress watch dari tahun 1920 adalah permintaannya di pasar lelang. Beberapa jam tangan dari era ini sering muncul dalam pelelangan besar seperti Christie’s, Sotheby’s, atau Phillips, dengan harga yang terus meningkat setiap tahunnya. Jika sebuah model sering muncul di pelelangan dan mendapatkan penawaran tinggi, maka nilainya di pasar koleksi otomatis ikut naik.

Misalnya, dalam beberapa tahun terakhir, model-model seperti Cartier Tank dan Patek Philippe Calatrava vintage mengalami lonjakan harga yang signifikan di berbagai lelang internasional.

Baca Juga: Mengapa Harga Jam Tangan Klasik Swiss Terus Meningkat?

Salah satu yang paling dicari adalah dress watch dari era 1920-an, yang dikenal dengan desain elegan, detail mewah, dan sejarah panjang yang melekat pada setiap bagiannya. Nilai jualnya yang tinggi bukan hanya karena keunikan desain, tetapi juga material berkualitas serta keterbatasan jumlahnya di pasaran. Jika Anda memiliki dress watch klasik dan ingin memanfaatkannya sebagai aset bernilai, deGadai menawarkan layanan gadai eksklusif dengan proses aman dan penilaian yang transparan. Pastikan koleksi berharga Anda tetap memberikan manfaat finansial tanpa harus berpisah selamanya, kunjungi deGadai sekarang!

Open post

Memahami Perbedaan Movement Swiss dan Amerika di Dress Watch 1920

Pada tahun 1920, industri jam tangan mengalami perkembangan pesat, terutama dalam segmen dress watch, jam tangan dengan desain elegan yang sering digunakan dalam acara formal. Dua negara yang paling berpengaruh dalam produksi jam tangan saat itu adalah Swiss dan Amerika Serikat

Keduanya memiliki pendekatan yang berbeda dalam pembuatan jam, terutama dalam hal movement atau mesin jam, artikel ini akan membahas perbedaan utama antara movement Swiss dan Amerika di dress watch tahun 1920, serta bagaimana perbedaan ini memengaruhi nilai historis dan kolektibilitasnya saat ini.

Sejarah Singkat Industri Jam Tangan di Swiss dan Amerika

Swiss dikenal sebagai pusat industri jam tangan sejak abad ke-18. Kota-kota seperti Geneva dan La Chaux-de-Fonds menjadi rumah bagi banyak pembuat jam tangan terkenal seperti Patek Philippe dan Audemars Piguet. Pada awal abad ke-20, Swiss sudah mendominasi pasar jam tangan dengan standar kualitas tinggi dan inovasi teknis.

Di sisi lain, industri jam tangan Amerika mulai berkembang pesat sejak akhir abad ke-19. Perusahaan seperti Hamilton, Elgin, dan Waltham berfokus pada produksi massal menggunakan teknik manufaktur modern. Amerika Serikat unggul dalam efisiensi produksi dan keakuratan mekanisme, membuat jam tangan mereka populer di kalangan pekerja profesional dan militer.

Perbedaan Movement Swiss dan Amerika di Dress Watch 1920

Perbedaan antara movement Swiss dan Amerika dapat dilihat dari berbagai aspek, termasuk mekanisme, tingkat presisi, desain, dan proses manufaktur.

1. Mekanisme dan Teknologi Movement

  • Movement Swiss:

Movement Swiss pada tahun 1920 umumnya lebih kompleks dan sering kali menggunakan lebih banyak komponen yang dibuat dengan tangan. 

Banyak jam tangan Swiss menggunakan movement mekanis manual-winding dengan jumlah jewel lebih banyak (misalnya 17 hingga 21 jewel), yang berfungsi untuk mengurangi gesekan dan meningkatkan umur mekanisme.

  • Movement Amerika:

Amerika lebih berfokus pada produksi massal dengan menggunakan teknologi manufaktur modern yang memungkinkan produksi jam tangan dalam jumlah besar dengan kualitas yang tetap baik. Movement dari Hamilton, misalnya, terkenal karena keandalannya dalam berbagai kondisi.

Baca Juga: Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Membuat Satu Dial Enamel?

2. Presisi dan Akurasi

  • Movement Swiss:

Jam tangan Swiss lebih dikenal dengan presisi tinggi, sering kali melalui proses regulasi manual oleh pembuat jam berpengalaman. Beberapa movement Swiss bahkan diuji untuk mendapatkan sertifikasi Chronometer, standar keakuratan tertinggi.

  • Movement Amerika:

Meski tidak sepopuler Swiss dalam hal keakuratan kelas atas, banyak movement Amerika pada tahun 1920 dibuat untuk kebutuhan industri dan militer, sehingga tetap memiliki keakuratan tinggi. Hamilton dan Elgin misalnya, terkenal dengan jam tangan railroad-grade, yang sangat akurat untuk kebutuhan transportasi.

3. Desain dan Finishing Movement

  • Movement Swiss:

Swiss memiliki standar finishing yang lebih tinggi dibandingkan Amerika. Banyak movement Swiss dihiasi dengan geneva stripes, anglage (chamfering), dan perlage, yang menambah estetika mesin jam. Selain itu, casing dress watch Swiss umumnya lebih tipis dan lebih elegan.

  • Movement Amerika:

Meskipun finishing movement Amerika tetap berkualitas, mereka lebih berfokus pada efisiensi produksi dibandingkan estetika. Namun, beberapa jam tangan high-grade dari Amerika seperti Hamilton dan Waltham tetap memiliki dekorasi movement yang indah.

4. Filosofi Manufaktur

  • Swiss:

Industri jam Swiss lebih mementingkan kualitas eksklusif, dengan banyak pembuat jam tangan masih menggunakan teknik produksi handcrafted (buatan tangan). Banyak movement Swiss dibuat dalam jumlah terbatas dan disesuaikan untuk pasar mewah.

  • Amerika:

Amerika lebih mengutamakan efisiensi dan produksi massal. Mereka menggunakan teknologi modern dan metode perakitan yang lebih cepat untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan global. Hal ini membuat jam tangan Amerika lebih mudah didapat, tetapi juga lebih seragam dalam desain.

Mana yang Lebih Baik?

Pilihan antara movement Swiss dan Amerika di dress watch 1920 sangat tergantung pada preferensi pribadi:

  • Jika Anda mencari jam tangan dengan finishing terbaik, presisi tinggi, dan kolektibilitas eksklusif, maka movement Swiss lebih unggul.
  • Jika Anda mengutamakan keandalan, efisiensi produksi, dan sejarah manufaktur Amerika, maka movement dari merek seperti Hamilton atau Elgin bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

Baca Juga: Rekomendasi Jam Tangan Klasik Swiss dengan Harga di Bawah 50 Juta

Era 1920-an menandai perkembangan pesat dalam dunia horologi, terutama dalam desain dress watch yang mencerminkan keanggunan dan presisi teknis. Swiss dengan keunggulan movement yang rumit dan presisi tinggi bersaing dengan Amerika yang menawarkan inovasi praktis dalam jam tangan elegan. 

Bagi kolektor dan pecinta horologi, memahami perbedaan ini bukan hanya soal sejarah, tetapi juga nilai investasi. Jika Anda memiliki dress watch klasik dan ingin memanfaatkannya tanpa harus menjual, deGadai menawarkan solusi gadai yang aman dan terpercaya. Nikmati pinjaman cepat dengan penaksiran profesional untuk jam tangan mewah Anda. Ajukan gadai sekarang dan pertahankan koleksi berharga Anda!

Open post

Harga Dress Watch Klasik 1920 di Pasar Kolektor Saat Ini

Jam tangan klasik dari era 1920-an semakin menarik minat kolektor di seluruh dunia. Dress watch dari periode ini dikenal karena desainnya yang elegan, ramping, dan dibuat dengan keterampilan tinggi oleh pembuat jam ternama. Dengan semakin langkanya jam tangan klasik dari era ini, harga di pasar kolektor pun mengalami kenaikan yang signifikan.

Keunikan Dress Watch Klasik 1920

Dress watch dari tahun 1920-an biasanya memiliki desain minimalis dengan casing yang tipis dan tali kulit berkualitas tinggi. Beberapa jam tangan dari era ini menggunakan material emas, perak, atau platinum, dengan dial berwarna putih atau krem yang menampilkan angka Romawi atau Arab. Mekanisme di dalamnya kebanyakan merupakan manual winding dengan tingkat presisi tinggi, mencerminkan standar tinggi dalam horologi.

Selain itu, beberapa merek terkenal seperti Patek Philippe dan Longines telah memproduksi dress watch ikonik pada masa ini, model dari merek-merek ini sekarang menjadi incaran kolektor karena keanggunan dan nilai sejarahnya.

Harga Dress Watch Klasik 1920 di Pasar Kolektor

Harga dress watch klasik dari tahun 1920-an di pasar kolektor bervariasi tergantung pada merek, kondisi, kelangkaan, dan sejarah kepemilikan. Berikut adalah beberapa estimasi harga berdasarkan merek dan model:

1. Patek Philippe Calatrava 1920-an

Sebagai salah satu merek jam tangan paling prestisius, Patek Philippe memiliki beberapa model dari tahun 1920-an yang masih sangat diminati. Jam tangan ini biasanya dihargai antara IDR 1,2 miliar hingga IDR 3 miliar, tergantung pada kondisi dan kelengkapan dokumen aslinya.

2. Vacheron Constantin Dress Watch 1920-an

Vacheron Constantin, yang dikenal sebagai salah satu pembuat jam tertua di dunia, memiliki koleksi dress watch klasik dari tahun 1920-an yang masih diminati hingga kini. Model yang masih dalam kondisi prima dengan casing emas bisa dijual seharga IDR 700 juta hingga IDR 2 miliar.

3. Longines Vintage Dress Watch 1920-an

Longines juga memproduksi dress watch yang elegan di era 1920-an, model dengan casing stainless steel atau emas 18K sering ditemukan di lelang dengan harga antara IDR 200 juta hingga IDR 700 juta.

4. Cartier Tank 1920-an

Cartier Tank merupakan salah satu dress watch paling terkenal sepanjang masa, model dari tahun 1920-an yang masih berfungsi dengan baik dapat dihargai sekitar IDR 500 juta hingga IDR 1,5 miliar di pasar kolektor.

Baca Juga: Mengenal Faktor yang Mempengaruhi Harga Jam Tangan Sub-Dial Retro

Faktor yang Mempengaruhi Harga

Terdapat beberapa faktor utama yang menentukan harga dress watch klasik dari era 1920-an di pasar kolektor:

Kondisi 

Semakin baik kondisi jam tangan, semakin tinggi nilainya, retakan pada dial atau perbaikan non-orisinal bisa mengurangi harga secara signifikan.

Keaslian 

Jam tangan yang masih memiliki komponen asli dan sertifikat keaslian akan lebih mahal dibandingkan yang telah mengalami banyak penggantian suku cadang.

Kelangkaan 

Model yang diproduksi dalam jumlah terbatas atau memiliki fitur unik lebih dicari oleh kolektor.

Merek 

Brand besar seperti Patek Philippe dan Vacheron Constantin cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan merek lain.

Sejarah Kepemilikan 

Jika jam tangan pernah dimiliki oleh tokoh terkenal, harganya bisa melonjak jauh di atas harga pasar biasa.

Tren Pasar Kolektor untuk Dress Watch Klasik 1920

Saat ini, permintaan untuk dress watch klasik dari tahun 1920-an terus meningkat. Banyak kolektor muda yang mulai tertarik dengan jam tangan vintage karena keunikan dan nilai sejarahnya.  Selain itu, rumah lelang seperti Sotheby’s dan Christie’s sering kali mencatatkan hasil penjualan yang luar biasa untuk jam tangan dari era ini. 

Sebagai contoh, dalam sebuah lelang di Geneva pada tahun 2023, sebuah Patek Philippe Calatrava dari tahun 1928 terjual dengan harga IDR 3,2 miliar, jauh di atas perkiraan awal.  Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap jam tangan vintage tetap kuat, terutama untuk model-model dengan sejarah dan kondisi yang baik.

Baca Juga: Rekomendasi Jam Tangan Sub-Dial Retro untuk Gaya Formal dan Kasual

Mengoleksi dress watch klasik dari era 1920-an memang memberikan kepuasan tersendiri, terutama dengan nilai sejarah dan keanggunan desainnya yang tak lekang oleh waktu. Namun, seiring berjalannya waktu, ada kalanya kebutuhan mendesak membuat Anda harus mempertimbangkan opsi finansial tanpa harus melepas koleksi berharga tersebut. Di sinilah deGadai hadir sebagai solusi, menawarkan layanan gadai jam tangan mewah dengan proses cepat, aman, dan transparan. Dapatkan pinjaman dengan bunga 0% hingga 100 juta dalam 30 hari hanya di deGadai, solusi cerdas bagi kolektor jam tangan klasik!

Open post

Cara Memadukan Dress Watch Klasik 1920 dengan Outfit Modern

Jam tangan klasik dari era 1920-an memiliki daya tarik tersendiri. Dengan desain yang elegan, detail mewah, dan nuansa vintage, jam tangan ini bisa menjadi aksesori yang menambah karakter pada gaya berpakaian. 

Namun, banyak orang mungkin bertanya-tanya bagaimana cara memadukan dress watch klasik dari tahun 1920 dengan outfit modern tanpa terlihat ketinggalan zaman.

Jika Anda memiliki dress watch klasik dari era 1920-an atau sedang berencana menggunakannya, berikut adalah beberapa tips untuk memadukannya dengan gaya modern tanpa kehilangan esensi klasiknya.

1. Kenali Karakteristik Dress Watch Klasik 1920

Sebelum membahas cara memadukannya dengan outfit modern, penting untuk memahami ciri khas dress watch dari era 1920. Umumnya, jam tangan klasik dari era ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

Desain ramping dan elegan

Dress watch klasik cenderung lebih tipis dibandingkan jam tangan kasual atau sport watch.

Material berkualitas tinggi

Biasanya menggunakan emas, perak, atau baja tahan karat dengan detail yang halus.

Dial sederhana dan formal

Umumnya memiliki angka Romawi atau indeks batang dengan tampilan minimalis.

Strap kulit atau rantai metal halus

Strap kulit berwarna hitam atau cokelat menjadi pilihan populer di era 1920.

Dengan memahami karakteristik ini, kita bisa lebih mudah menyesuaikan dress watch klasik dengan outfit modern.

2. Pilih Outfit dengan Nuansa Minimalis

Dress watch klasik memiliki desain yang sederhana dan elegan. Oleh karena itu, outfit yang dipadukan sebaiknya tidak terlalu ramai atau bertabrakan dengan tampilan jam tangan. Beberapa kombinasi outfit yang cocok antara lain:

a. Smart Casual untuk Acara Semi Formal

Untuk acara semi formal atau makan malam, Anda bisa memadukan dress watch klasik dengan:

  • Kemeja polos putih atau biru muda
  • Blazer atau jas dengan potongan ramping
  • Celana chinos atau celana bahan
  • Sepatu kulit seperti oxford atau loafers

Tampilan ini akan memberikan kesan modern namun tetap elegan, selaras dengan karakter klasik jam tangan Anda.

b. Office Look dengan Sentuhan Modern

Jika Anda ingin menggunakan dress watch klasik untuk ke kantor, berikut adalah kombinasi yang bisa dicoba:

  • Kemeja slim fit dengan warna netral (hitam, putih, navy)
  • Dasi slim untuk tampilan yang lebih profesional
  • Jas atau blazer dengan warna yang senada
  • Celana bahan dengan potongan tailored
  • Sepatu kulit berwarna cokelat atau hitam

Outfit ini menciptakan kesan profesional yang tetap elegan dengan sentuhan klasik dari dress watch 1920.

c. Casual Look yang Tetap Berkelas

Meskipun dress watch sering dikaitkan dengan acara formal, Anda tetap bisa menggunakannya dalam tampilan kasual dengan beberapa penyesuaian:

  • Kaos polos berwarna putih atau hitam
  • Jaket kulit atau denim untuk kesan santai
  • Celana jeans slim fit atau chinos
  • Sneakers putih atau loafers kulit

Dengan kombinasi ini, dress watch akan tetap menjadi pusat perhatian tanpa terasa terlalu formal.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Jam Tangan Klasik dari Emas Putih

3. Sesuaikan Warna Strap dengan Outfit

Strap atau tali jam tangan memainkan peran penting dalam keserasian dengan outfit. Berikut adalah beberapa rekomendasi paduan warna:

  • Strap hitam → Cocok dengan outfit formal seperti jas hitam, navy, atau abu-abu.
  • Strap cokelat → Lebih fleksibel untuk gaya smart casual dan bisa dipadukan dengan outfit bernuansa earthy seperti beige atau olive.
  • Strap metal (gold/silver) → Memberikan kesan mewah dan cocok untuk outfit dengan aksesoris yang memiliki tone warna serupa.

Jika jam tangan Anda memiliki strap kulit asli dari era 1920 yang mulai aus, pertimbangkan untuk menggantinya dengan strap baru yang tetap mempertahankan estetika vintage.

4. Gunakan Aksesoris Pendukung yang Serasi

Agar dress watch klasik 1920 semakin menonjol, sebaiknya hindari penggunaan terlalu banyak aksesoris yang mencolok. Berikut beberapa aksesoris yang bisa melengkapi penampilan Anda:

  • Cincin atau gelang kulit dengan desain sederhana.
  • Dasi klasik atau pocket square untuk tampilan formal.
  • Sabuk kulit yang warnanya senada dengan strap jam tangan agar lebih harmonis.

Pastikan untuk tidak menggunakan terlalu banyak aksesoris metalik agar perhatian tetap terfokus pada dress watch Anda.

5. Jaga Keseimbangan Antara Modern dan Vintage

Salah satu tantangan dalam memadukan dress watch klasik dengan outfit modern adalah menjaga keseimbangan antara elemen vintage dan sentuhan kontemporer. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menciptakan tampilan yang harmonis:

  • Pilih outfit dengan potongan modern namun tetap klasik seperti blazer slim fit atau celana tailored.
  • Hindari motif yang terlalu ramai atau eksperimental karena bisa bertabrakan dengan estetika jam tangan klasik.
  • Perhatikan detail kecil seperti pemilihan warna dan tekstur bahan pakaian agar tetap selaras dengan kesan vintage dari jam tangan.

Baca Juga: Tren Jam Tangan dengan Dial Enamel di Tahun 2025

Gaya klasik selalu punya tempat di hati para pecinta fashion, terutama dress watch era 1920-an yang elegan dan timeless. Namun, memadukannya dengan outfit modern butuh keseimbangan agar tetap terlihat stylish tanpa kehilangan sentuhan vintage. Bagi Anda yang memiliki dress watch klasik dan ingin mengoptimalkan nilainya, deGadai menawarkan solusi gadai yang aman dan terpercaya. Dengan proses cepat dan bunga 0% untuk pinjaman hingga 100 juta, Anda bisa mendapatkan dana tanpa harus melepas koleksi berharga Anda. Kunjungi deGadai sekarang dan maksimalkan nilai jam tangan klasik Anda!

Open post

Rekomendasi Dress Watch Klasik 1920 yang Masih Dapat Dibeli Hari Ini

Jam tangan klasik dari era 1920-an memiliki daya tarik tersendiri bagi para kolektor dan pecinta horologi. Desainnya yang timeless, elegan, dan penuh dengan detail artistik membuatnya tetap relevan hingga saat ini. 

Jika Anda tertarik untuk memiliki dress watch dengan nuansa klasik tahun 1920-an, berikut adalah beberapa pilihan yang masih dapat dibeli dan dikenakan dengan gaya modern.

1. Breguet Classique 5157

Breguet merupakan salah satu brand jam tangan tertua dengan sejarah panjang sejak abad ke-18, model Classique 5157 adalah salah satu dress watch terbaik yang masih mempertahankan elemen desain klasik dari era 1920-an. Dial guilloché khas Breguet, angka Romawi, serta jarum jam Breguet yang ramping memberikan sentuhan elegan dan aristokrat.

Kelebihan:

  • Desain klasik dengan finishing berkualitas tinggi

  • Dial guilloché yang dibuat secara manual

  • Salah satu jam tangan dengan nilai historis yang tinggi

2. Cartier Tank Louis

Cartier Tank pertama kali dibuat pada tahun 1917 dan semakin populer di era 1920-an. Model Louis Cartier merupakan versi yang sangat mirip dengan desain awalnya, mempertahankan estetika khas dengan case persegi panjang dan indeks angka Romawi. Jam ini sering dipakai oleh para tokoh terkenal seperti Andy Warhol dan Princess Diana.

Kelebihan:

  • Desain yang ikonik dan penuh sejarah
  • Tampilan minimalis namun mewah
  • Nyaman digunakan sebagai dress watch

3. Longines Heritage Classic

Longines adalah salah satu brand yang terkenal dengan koleksi heritage-nya. Longines Heritage Classic hadir dengan tampilan yang terinspirasi dari desain tahun 1920-an, terutama model jam tangan saku yang diubah menjadi arloji pergelangan tangan. 

Dengan dial yang simpel, indeks angka Arab, serta case yang ramping, jam ini sangat cocok untuk mereka yang ingin tampil klasik namun tetap modern.

Kelebihan:

  • Mengadaptasi desain jam tangan klasik tahun 1920-an
  • Mekanisme Swiss yang berkualitas tinggi
  • Harga lebih terjangkau dibandingkan brand mewah lainnya

Baca Juga: Perbedaan Jam Tangan Sub-Dial Retro vs. Chronograph Modern

4. Patek Philippe Calatrava

Jika berbicara tentang dress watch klasik, tidak lengkap rasanya tanpa menyebut Patek Philippe Calatrava. Meskipun model ini pertama kali muncul pada tahun 1932, desainnya tetap erat dengan era 1920-an. Dengan dial bersih, indeks sederhana, dan case tipis yang elegan, Calatrava adalah perwujudan jam tangan formal yang sempurna.

Kelebihan:

  • Desain elegan dan klasik sepanjang masa
  • Dibuat oleh salah satu brand horologi paling prestisius
  • Nilai investasi yang sangat tinggi

5. Tissot Heritage 1936

Bagi Anda yang mencari dress watch dengan nuansa vintage tetapi dengan harga lebih terjangkau, Tissot Heritage 1936 bisa menjadi pilihan terbaik. 

Model ini mengadaptasi desain jam tangan dari tahun 1936 yang masih sangat relevan dengan gaya klasik 1920-an. Case bulat besar, dial bersih dengan angka Arab, serta strap kulit memberikan kesan vintage yang kuat.

Kelebihan:

  • Desain vintage dengan tampilan autentik
  • Harga lebih terjangkau dibandingkan brand mewah lainnya
  • Menggunakan movement Swiss berkualitas

6. Omega De Ville Prestige

Omega dikenal dengan model-model sporty seperti Speedmaster dan Seamaster, tetapi seri De Ville Prestige menawarkan estetika klasik yang sempurna untuk pecinta dress watch. 

Dengan desain simpel, dial minimalis, dan case tipis, model ini tetap mempertahankan nuansa jam tangan tahun 1920-an yang elegan dan berkelas.

Kelebihan:

  • Desain timeless dengan finishing premium
  • Salah satu opsi terbaik bagi penggemar dress watch klasik
  • Teknologi movement modern dengan akurasi tinggi

Bagaimana Memilih Dress Watch Klasik?

Jika Anda tertarik untuk membeli jam tangan dengan nuansa tahun 1920-an, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Desain Simpel dan Elegan

Dress watch dari era 1920-an biasanya memiliki desain sederhana dengan dial bersih, case tipis, dan strap kulit yang elegan. Hindari model yang terlalu sporty atau memiliki banyak komplikasi.

Brand dengan Reputasi Baik

Pilihlah jam tangan dari brand yang memiliki sejarah panjang dalam dunia horologi, seperti Patek Philippe, Cartier, atau Longines. Ini akan memastikan bahwa jam yang Anda beli memiliki nilai prestisius dan daya tahan tinggi.

Kualitas Material dan Mekanisme

Pastikan Anda membeli jam dengan material berkualitas tinggi seperti stainless steel, emas, atau platinum. Selain itu, pilihlah movement mekanis atau otomatis yang memiliki keandalan tinggi.

Budget dan Nilai Investasi

Jika Anda mencari jam tangan yang juga dapat menjadi investasi, pilih model dari brand seperti Patek Philippe atau Breguet yang dikenal memiliki nilai jual kembali tinggi. Namun, jika Anda ingin opsi yang lebih terjangkau, Longines dan Tissot bisa menjadi pilihan yang baik.

Baca Juga: Bagaimana Menyimpan Jam Tangan Klasik Emas Putih agar Tidak Menghitam?

Tak bisa dimungkiri, pesona dress watch klasik dari era 1920-an tetap memikat hingga hari ini. Desainnya yang elegan dan timeless menjadikannya pilihan utama bagi kolektor maupun pecinta jam tangan mewah. Namun, memiliki atau mengoleksi jam tangan klasik bukan sekadar soal estetika, tetapi juga investasi berharga. Jika Anda ingin mendapatkan dana tanpa harus melepas koleksi kesayangan, deGadai menawarkan solusi gadai aman dan terpercaya untuk jam tangan mewah Anda. Jangan ragu untuk mengamankan nilai koleksi Anda, kunjungi deGadai sekarang dan dapatkan penawaran terbaik!

Open post

Merek Jam Tangan Klasik yang Populer di Era 1920

Era 1920-an, atau yang sering disebut sebagai “Roaring Twenties,” adalah dekade yang penuh dengan perubahan sosial, budaya, dan teknologi. Setelah Perang Dunia I, popularitas jam tangan mulai meningkat, menggantikan jam saku yang sebelumnya mendominasi pasar. 

Pada dekade ini, jam tangan tidak hanya menjadi alat penunjuk waktu tetapi juga simbol status dan gaya hidup. Beberapa merek ternama yang masih dikenal hingga saat ini mulai membangun reputasi mereka di era ini, berikut adalah beberapa merek jam tangan klasik yang populer pada tahun 1920-an.

1. Rolex

Didirikan pada tahun 1905 oleh Hans Wilsdorf dan Alfred Davis di London, Rolex mulai menarik perhatian di tahun 1920-an. Pada tahun 1926, Rolex meluncurkan Oyster, jam tangan tahan air pertama di dunia. Ini merupakan pencapaian revolusioner dalam dunia horologi karena banyak jam tangan saat itu tidak dirancang untuk menahan air. 

Popularitas Rolex semakin meningkat setelah Mercedes Gleitze, seorang perenang asal Inggris, mengenakan Rolex Oyster saat menyeberangi Selat Inggris pada tahun 1927. Prestasi ini membuktikan daya tahan dan keunggulan teknis Rolex, menjadikannya salah satu merek paling dihormati saat itu.

2. Patek Philippe

Sebagai salah satu merek jam tangan tertua dan paling bergengsi, Patek Philippe sudah memiliki reputasi besar di tahun 1920-an. Didirikan pada tahun 1839, merek ini dikenal dengan desain klasik dan kerumitan mekanisnya. Pada dekade 1920-an, Patek Philippe semakin mengukuhkan posisinya di kalangan bangsawan dan aristokrat Eropa. 

Banyak model jam tangan Patek Philippe dari era ini dibuat dengan desain Art Deco yang khas, yang mencerminkan tren seni dan budaya saat itu. Kualitas pengerjaan yang luar biasa membuat jam tangan mereka menjadi koleksi langka dan bernilai tinggi hingga saat ini.

Baca Juga: Top 5 Jam Tangan Mewah dengan Permintaan Tertinggi di Pasar

3. Cartier

Cartier, yang terkenal sebagai pembuat perhiasan mewah, juga memainkan peran besar dalam evolusi jam tangan di tahun 1920-an. Salah satu model paling ikonik dari era ini adalah Cartier Tank, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1917 dan menjadi semakin populer di tahun 1920-an. 

Desainnya yang terinspirasi dari bentuk tank militer memiliki estetika yang elegan dan modern. Cartier Tank digunakan oleh banyak tokoh terkenal, termasuk Duke of Windsor dan berbagai selebriti Hollywood pada masa itu. Keunikannya yang abadi membuat Cartier Tank tetap menjadi salah satu desain jam tangan paling legendaris hingga kini.

4. Longines

Longines merupakan merek Swiss yang sudah berdiri sejak tahun 1832 dan dikenal dengan jam tangan presisinya. Pada tahun 1920-an, Longines menjadi pilihan utama bagi para pilot dan atlet karena ketepatan waktu serta daya tahannya. 

Longines juga dikenal sebagai penyedia jam tangan resmi untuk berbagai ajang olahraga internasional. Keunggulan teknisnya menjadikan Longines sebagai merek yang dihormati di dunia horologi, dan jam tangan vintage Longines dari era 1920-an masih menjadi incaran para kolektor.

5. Omega

Omega sudah terkenal sebagai merek jam tangan berkualitas tinggi pada tahun 1920-an. Didirikan pada tahun 1848, Omega menjadi pilihan bagi banyak profesional, termasuk para perwira militer dan atlet. 

Pada dekade ini, Omega mulai mengembangkan model-model dengan daya tahan tinggi dan akurasi yang luar biasa. Reputasinya sebagai jam tangan yang andal membuat Omega terus berkembang dan menjadi merek yang terkenal hingga sekarang.

Baca Juga: Tips Berburu Jam Tangan Langka untuk Investasi Jangka Panjang

Merek-merek legendaris seperti Rolex, Patek Philippe, dan Longines muncul sebagai pionir, menghadirkan arloji dengan detail mewah yang tetap bernilai tinggi hingga kini. Jika Anda memiliki jam tangan klasik warisan atau koleksi pribadi, deGadai menawarkan solusi gadai eksklusif dengan proses aman dan transparan, sehingga Anda bisa mendapatkan dana tanpa harus menjual aset berharga. Kunjungi deGadai sekarang dan manfaatkan nilai investasi jam tangan klasik Anda dengan cara yang lebih fleksibel!

Open post

Dampak Era Art Deco pada Desain Dress Watch 1920

Era Art Deco, yang berkembang pesat pada tahun 1920-an hingga 1930-an, memberikan pengaruh besar pada dunia desain, termasuk dalam industri jam tangan. Gaya ini dikenal dengan karakteristiknya yang mengutamakan bentuk geometris, garis tegas, simetri, serta penggunaan material dan teknik inovatif. 

Salah satu aspek desain jam tangan yang paling terpengaruh oleh Art Deco adalah dress watch, yaitu jam tangan formal yang dirancang dengan elegan dan minimalis untuk dipadukan dengan pakaian resmi.

Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana era Art Deco memengaruhi desain dress watch pada tahun 1920, termasuk bentuk casing, tampilan dial, material, serta brand-brand yang menjadi pelopor dalam tren ini.

1. Art Deco dan Perubahan dalam Desain Dress Watch

Sebelum era Art Deco, jam tangan cenderung memiliki desain yang klasik dan sering kali berbentuk bulat dengan ornamen yang rumit. Namun, dengan munculnya pengaruh Art Deco, terjadi pergeseran besar dalam desain dress watch yang berfokus pada kesederhanaan geometris dan elemen futuristik.

a. Bentuk Geometris yang Kuat

Art Deco terkenal dengan kecenderungan terhadap bentuk kotak, persegi panjang, serta siluet simetris. Hal ini tercermin dalam desain dress watch pada tahun 1920, di mana banyak jam tangan mulai mengadopsi casing berbentuk persegi panjang atau tonneau (oval membulat) dibandingkan bentuk bulat tradisional. 

Desain ini memberikan kesan modern dan stylish, sejalan dengan gaya berpakaian formal yang berkembang pada masa itu. Salah satu contoh paling ikonik dari pengaruh ini adalah Cartier Tank, yang diperkenalkan pada tahun 1917 tetapi semakin populer di tahun 1920-an. 

Desainnya yang terinspirasi dari bentuk tank Perang Dunia I memiliki siluet tegas dengan garis lurus dan sisi paralel, menjadikannya contoh utama dari estetika Art Deco dalam dunia jam tangan.

b. Dial yang Simpel, Elegan, dan Berani

Ciri khas lain dari era ini adalah penggunaan angka Arab atau angka Romawi yang besar, indeks berbentuk batang, serta motif sunburst atau guilloché. Warna dial sering kali dibuat kontras, seperti putih, perak, atau hitam dengan jarum dan angka berwarna emas atau biru.

Selain itu, beberapa dress watch juga menggunakan dekorasi geometris pada dial, seperti pola simetris atau desain segitiga yang memberikan kesan mewah namun tetap modern. 

Jaeger-LeCoultre Reverso, yang diluncurkan pada tahun 1931 tetapi sangat dipengaruhi oleh tren Art Deco 1920-an, menampilkan casing persegi panjang yang dapat dibalik dengan pola garis-garis yang khas.

Baca Juga: Mengenali Ciri-Ciri Pergerakan Mesin pada Jam Tangan Mewah Asli

2. Material Mewah dan Inovatif

Era Art Deco juga membawa perubahan dalam penggunaan material pada dress watch. Sebelumnya, jam tangan lebih sering menggunakan emas kuning, tetapi dalam era ini, terdapat eksplorasi lebih lanjut terhadap berbagai bahan, seperti:

  • Platina dan Emas Putih: Banyak dress watch mulai dibuat dengan platina atau emas putih karena memberikan tampilan lebih modern dan elegan dibandingkan emas kuning yang lebih tradisional.
  • Enamel dan Lacquered Dial: Dial jam sering kali dilapisi enamel atau menggunakan teknik lacquer untuk memberikan efek glossy dan lebih tahan lama.
  • Batu Permata: Beberapa dress watch mewah menampilkan hiasan berlian atau batu permata pada casing atau indeks angka sebagai sentuhan glamor yang selaras dengan era kemewahan Art Deco.

3. Brand-Brand Ikonik dengan Desain Art Deco

Banyak merek jam tangan mewah yang mengambil inspirasi dari gaya Art Deco dalam desain dress watch mereka. Beberapa yang paling berpengaruh antara lain:

a. Cartier

Cartier menjadi salah satu pelopor utama dalam desain jam tangan Art Deco. Model Cartier Tank yang legendaris memiliki siluet khas dengan bezel tegas dan dial minimalis, menjadikannya dress watch yang elegan dan sangat sesuai dengan estetika tahun 1920-an.

b. Jaeger-LeCoultre

Jaeger-LeCoultre memperkenalkan Reverso sebagai jam tangan yang dapat dibalik, dirancang khusus untuk pemain polo tetapi menjadi ikon dress watch dengan desain Art Deco yang khas.

c. Patek Philippe

Patek Philippe juga mulai mengadopsi elemen Art Deco dalam beberapa dress watch mereka pada periode ini, dengan desain persegi panjang yang minimalis tetapi tetap mewah.

4. Pengaruh Art Deco terhadap Dress Watch di Masa Kini

Warisan Art Deco dalam desain dress watch tetap bertahan hingga saat ini. Banyak merek jam tangan masih mengambil inspirasi dari bentuk dan elemen desain yang lahir pada era ini. 

Dress watch modern seperti Cartier Tank dan Patek Philippe Gondolo masih mempertahankan garis-garis tegas dan bentuk geometris yang menjadi ciri khas Art Deco.

Bahkan, beberapa merek independen juga mengadopsi kembali desain khas tahun 1920-an dalam koleksi dress watch mereka, menggabungkan teknologi modern dengan estetika klasik yang abadi.

Baca Juga: Tips Memilih Jam Tangan Mewah yang Dijamin Asli dan Berkualitas

Era Art Deco pada 1920-an menghadirkan revolusi dalam desain dress watch, menggabungkan keanggunan geometris dengan material mewah seperti emas putih dan berlian. Gaya khas ini tidak hanya menjadi simbol status pada masanya, tetapi juga tetap diminati oleh kolektor dan pecinta jam tangan klasik hingga kini. Jika Anda memiliki dress watch bernilai sejarah dan ingin memanfaatkannya tanpa harus menjualnya, deGadai menawarkan layanan gadai eksklusif dengan proses aman dan transparan. Segera kunjungi deGadai dan jadikan koleksi jam tangan klasik Anda sebagai aset yang tetap bernilai!

Open post

Bagaimana Dress Watch 1920 Mempengaruhi Desain Jam Tangan Modern?

Dalam dunia horologi, dress watch adalah kategori jam tangan yang mengedepankan estetika elegan dan kesederhanaan. Dress watch era 1920-an menjadi salah satu tonggak sejarah yang sangat berpengaruh terhadap desain jam tangan modern. Lantas, bagaimana pengaruh desain jam tangan dari era tersebut terhadap model saat ini? Mari kita telusuri lebih dalam.

Era 1920: Lahirnya Keanggunan dalam Horologi

Tahun 1920-an adalah masa ketika jam tangan mulai menggantikan popularitas jam saku, terutama di kalangan pria. Pada masa ini, desain dress watch mulai berkembang dengan ciri khas utama seperti:

Casing tipis dan elegan

Berbeda dengan jam tangan militer yang cenderung tebal dan kokoh, dress watch memiliki profil lebih ramping untuk menyesuaikan dengan pakaian formal.

Dial minimalis

Dress watch dari era ini sering kali menampilkan angka Romawi atau indeks batang dengan desain yang sederhana dan mudah dibaca.

Baca Juga: Trik Membersihkan Jam Tangan Otomatis Tanpa Merusak Lapisan Pelindungnya

Bahan premium

Banyak dress watch dari tahun 1920-an dibuat dengan bahan emas kuning atau putih, memberikan kesan mewah.

Tali kulit klasik

Kebanyakan dress watch pada masa itu menggunakan tali kulit berkualitas tinggi, sering kali dalam warna hitam atau coklat untuk kesan yang lebih formal.

Beberapa merek jam tangan yang mendominasi era ini adalah Patek Philippe dan Cartier. Salah satu model ikonik dari era ini adalah Cartier Tank, yang diperkenalkan pada 1917 dan semakin populer di tahun 1920-an dengan desain persegi panjangnya yang unik.

Transformasi Dress Watch ke Era Modern

Seiring berjalannya waktu, konsep dress watch terus berkembang. Desain dari tahun 1920-an memberikan banyak pengaruh terhadap jam tangan modern, baik dalam bentuk yang lebih klasik maupun reinterpretasi dengan sentuhan kontemporer. Berikut beberapa aspek utama yang tetap bertahan hingga kini:

1. Desain Minimalis dan Elegan

Jam tangan modern seperti Jaeger-LeCoultre Master Ultra Thin atau Audemars Piguet Jules Audemars masih mengadopsi desain tipis dengan tampilan sederhana. Elemen dial bersih, dengan indeks tipis atau angka Romawi, tetap menjadi ciri khas dress watch modern.

2. Ukuran yang Proporsional

Pada 1920-an, dress watch memiliki diameter kecil, sekitar 30-35 mm, yang sesuai dengan tren saat itu. Sementara jam tangan modern umumnya berukuran lebih besar (38-42 mm), namun tetap mempertahankan proporsi ramping agar nyaman dipakai di bawah manset kemeja.

3. Material Berkualitas Tinggi

Banyak jam tangan modern masih menggunakan bahan premium seperti emas, platinum, atau stainless steel berkualitas tinggi. Patek Philippe misalnya, masih memproduksi dress watch dengan material mulia seperti yang dilakukan sejak 1920-an.

4. Komplikasi Sederhana dan Fungsional

Dress watch umumnya tidak memiliki banyak komplikasi seperti chronograph atau GMT. Sebagai gantinya, model modern sering menampilkan fitur-fitur klasik seperti small seconds, moon phase, atau power reserve indicator untuk tetap menjaga tampilan yang bersih dan elegan.

5. Penggunaan Strap Kulit

Walaupun beberapa dress watch modern kini hadir dengan bracelet metal, sebagian besar masih mempertahankan tali kulit sebagai pilihan utama. Tali kulit memberikan sentuhan klasik yang selalu relevan, mencerminkan gaya dari jam tangan tahun 1920-an.

Baca Juga: 5 Jam Tangan Titanium Paling Stylish di Tahun Ini

Gaya elegan dress watch tahun 1920 telah menjadi fondasi desain jam tangan modern, menginspirasi banyak brand untuk menciptakan model dengan sentuhan klasik dan kemewahan abadi. Tak heran jika jam tangan dengan desain vintage tetap memiliki nilai tinggi, baik sebagai aksesori maupun investasi. Jika Anda memiliki dress watch klasik dan ingin memanfaatkan nilainya tanpa harus menjualnya, deGadai menawarkan solusi gadai aman dan fleksibel dengan proses cepat serta transparan. Segera kunjungi deGadai dan jadikan jam tangan klasik Anda sebagai aset finansial yang menguntungkan!

Posts navigation

1 2 3 4 5 6 7 8 37 38 39
Butuh bantuan gadai?
Scan the code