Open post

Jam Tangan yang Menjadi Favorit Para Presiden Dunia

Bagi para pemimpin dunia, jam tangan bisa menjadi simbol status, kepribadian, hingga nilai yang mereka anut. Dari model klasik hingga edisi terbatas, beberapa presiden dunia dikenal memiliki selera tinggi dalam memilih jam tangan mereka. 

Beberapa di antaranya lebih memilih jam tangan mewah, sementara yang lain tetap setia pada model sederhana dan fungsional. Lalu, apa saja jam tangan yang menjadi favorit para presiden dunia? Simak daftar berikut!

1. Rolex Day-Date

Pemakai terkenal: Dwight D. Eisenhower, Lyndon B. Johnson, Donald Trump

Rolex Day-Date dikenal sebagai “The President’s Watch” karena banyak dipakai oleh para pemimpin Amerika Serikat. Jam ini pertama kali dirilis pada tahun 1956 dan menjadi simbol prestise serta keberhasilan. 

Lyndon B. Johnson adalah salah satu presiden yang sering terlihat mengenakan Rolex Day-Date, yang kemudian membuat model ini semakin identik dengan pemimpin dunia.

Donald Trump juga merupakan penggemar Rolex Day-Date, sering terlihat mengenakan versi emas 18 karat yang mencerminkan gaya mewahnya. Bagi banyak orang, Rolex bukan hanya merek jam tangan, tetapi juga cerminan kesuksesan dan dominasi.

2. Omega Seamaster

Pemakai terkenal: Vladimir Putin, Tony Blair

Omega Seamaster adalah jam tangan yang dikenal dengan keandalannya. Vladimir Putin, Presiden Rusia, sering terlihat mengenakan Omega Seamaster 300M, yang merupakan model yang juga sering digunakan oleh James Bond dalam film-filmnya. Pilihan ini menggambarkan karakter kuat dan elegan, dua hal yang kerap diasosiasikan dengan Putin.

Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, juga dikenal sebagai pengguna Omega Seamaster, menunjukkan bahwa jam ini tidak hanya menjadi favorit pemimpin Rusia tetapi juga pemimpin negara-negara Barat.

3. Patek Philippe Perpetual Calendar

Pemakai terkenal: Emmanuel Macron

Presiden Prancis Emmanuel Macron dikenal dengan selera fesyennya yang elegan. Salah satu jam tangan yang ia kenakan adalah Patek Philippe Perpetual Calendar, sebuah mahakarya horologi yang dikenal dengan desain klasik dan mekanisme canggihnya. 

Baca Juga: Faktor yang Membuat Dress Watch 1920 Memiliki Nilai Jual Tinggi

Patek Philippe memang merupakan salah satu merek jam tangan paling eksklusif di dunia, yang hanya dimiliki oleh segelintir orang dengan status tinggi.

Keputusan Macron memilih Patek Philippe menunjukkan bahwa ia menghargai kualitas tinggi dan keahlian dalam pembuatan jam tangan, sekaligus mencerminkan citra modern dan cerdas yang ia bawa sebagai pemimpin Prancis.

4. A. Lange & Söhne 1815

Pemakai terkenal: Angela Merkel

Angela Merkel, mantan Kanselir Jerman, dikenal dengan gaya kepemimpinan yang tenang dan berwibawa. Salah satu jam tangan favoritnya adalah A. Lange & Söhne 1815, merek jam tangan asal Jerman yang terkenal dengan desain klasik dan craftsmanship yang luar biasa.

A. Lange & Söhne adalah pilihan yang mencerminkan kualitas, ketelitian, dan ketenangan, nilai-nilai yang juga menjadi ciri khas kepemimpinan Merkel selama bertahun-tahun. Berbeda dengan pemimpin lain yang memilih jam tangan mewah dengan desain mencolok, Merkel lebih memilih kesederhanaan dan keanggunan dalam bentuk yang lebih halus.

5. Panerai Radiomir

Pemakai terkenal: Sergio Mattarella

Panerai Radiomir adalah jam tangan yang memiliki sejarah panjang, terutama dalam dunia militer. Presiden Italia, Sergio Mattarella, sering terlihat mengenakan Panerai Radiomir, yang merupakan salah satu model paling terkenal dari merek Panerai.

Panerai memiliki hubungan erat dengan Angkatan Laut Italia dan sering digunakan oleh penyelam militer sejak awal abad ke-20. Dengan desain yang tegas, kokoh, dan tetap elegan, jam ini mencerminkan keberanian serta karakter kuat, nilai-nilai yang juga tercermin dalam kepemimpinan Mattarella. Panerai Radiomir bukan hanya sekadar jam tangan, tetapi juga lambang ketangguhan dan kecintaan terhadap warisan Italia.

6. Audemars Piguet Royal Oak

Pemakai terkenal: Volodymyr Zelensky

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, kerap terlihat mengenakan Audemars Piguet Royal Oak, jam tangan dengan desain khas berbentuk oktagonal yang telah menjadi ikon dalam dunia horologi. 

Pilihan ini mencerminkan kepribadian modern dan tangguh, cocok dengan citra yang dibangun Zelensky selama masa kepemimpinannya. Audemars Piguet adalah salah satu merek jam tangan mewah yang paling dihormati, dengan kualitas pengerjaan tinggi dan desain inovatif yang tetap klasik. 

Keputusan Zelensky untuk mengenakan jam tangan ini menunjukkan perpaduan antara selera fesyen yang tinggi dan daya tahan dalam menghadapi tantangan sebagai pemimpin.

7. Cartier Tank

Pemakai terkenal: John F. Kennedy, Bill Clinton

Cartier Tank adalah salah satu model jam tangan paling ikonik di dunia, yang dikenakan oleh banyak pemimpin berpengaruh, termasuk John F. Kennedy dan Bill Clinton. Jam tangan ini memiliki desain ramping dan elegan, mencerminkan gaya klasik yang tak lekang oleh waktu.

JFK sering terlihat mengenakan Cartier Tank, menunjukkan selera yang tinggi dalam mode dan aksesori. Begitu juga Bill Clinton, yang meskipun sering mengenakan jam tangan sporty saat berolahraga, tetap memilih Cartier Tank untuk acara resmi.

Baca Juga: Memahami Perbedaan Movement Swiss dan Amerika di Dress Watch 1920

Dari Rolex hingga Patek Philippe, banyak presiden memilih jam tangan mewah yang mencerminkan gaya dan kewibawaan mereka. Jika Anda juga memiliki jam tangan berkelas yang menjadi kebanggaan, kini Anda bisa memanfaatkannya untuk mendapatkan dana cepat melalui layanan gadai di deGadai. Dengan proses aman, terpercaya, dan tanpa ribet, jam tangan Anda tetap bernilai tanpa harus dijual. Yuk, gadaikan jam tangan mewah Anda di deGadai sekarang!

Open post

Mengapa Para Presiden Dunia Memilih Jam Tangan Klasik?

Bagi para pemimpin dunia, setiap detail dari penampilan mereka, termasuk jam tangan, memiliki makna tersendiri. Menariknya, banyak presiden dan kepala negara lebih memilih jam tangan klasik dibandingkan model yang terlalu mencolok atau futuristik.

Mengapa demikian? Berikut adalah alasan mengapa para presiden dunia cenderung memilih jam tangan klasik sebagai bagian dari citra mereka.

1. Simbol Kekuatan yang Elegan dan Berkelas

Seorang presiden adalah sosok yang selalu berada di bawah sorotan publik. Setiap keputusan yang mereka buat dan setiap aksesori yang mereka kenakan akan menjadi sorotan media dan masyarakat, memilih jam tangan klasik memberikan kesan berkelas tanpa terlihat berlebihan.

Misalnya, mantan Presiden AS Barack Obama sering terlihat mengenakan TAG Heuer 1500, yang mencerminkan selera klasik yang elegan tanpa terlihat berlebihan. 

Hal yang sama berlaku untuk John F. Kennedy, yang terkenal dengan jam tangan Omega Ultra Thin miliknya, sebuah jam tangan klasik yang sederhana tetapi tetap menampilkan prestise.

2. Kesederhanaan yang Mewakili Kepemimpinan yang Dekat dengan Rakyat

Tidak semua pemimpin dunia memilih jam tangan mewah dengan harga miliaran rupiah, beberapa justru memilih jam tangan yang lebih sederhana untuk menunjukkan kedekatan dengan rakyat.

Contohnya, Presiden Rusia Vladimir Putin sering terlihat mengenakan jam tangan seperti Blancpain Aqua Lung, yang meskipun merupakan jam tangan mewah, memiliki desain yang klasik dan tidak terlalu mencolok. 

Pilihan ini menunjukkan bahwa jam tangan klasik tidak selalu harus mahal, tetapi tetap bisa melambangkan status seorang pemimpin dengan cara yang lebih bersahaja.

Baca Juga: Apakah Jam Tangan Klasik Platinum Masih Relevan di Era Smartwatch?

3. Investasi Jangka Panjang dan Warisan Sejarah

Jam tangan klasik sering kali memiliki nilai yang lebih stabil dari waktu ke waktu. Banyak pemimpin dunia memilih jam tangan dari merek yang memiliki sejarah panjang dan dikenal dengan keandalan serta ketahanannya.

Sebagai contoh, Presiden Amerika Serikat Joe Biden sering terlihat mengenakan Omega Seamaster 300M, sebuah jam tangan klasik yang juga dikenal sebagai model favorit James Bond. Omega dikenal dengan kualitas dan desain yang bertahan lama, menjadikannya investasi jangka panjang yang tidak hanya untuk gaya, tetapi juga sebagai warisan sejarah.

Di sisi lain, Presiden Brasil Jair Bolsonaro lebih suka mengenakan jam tangan Rolex Datejust, model yang sudah ada sejak tahun 1945 dan tetap menjadi pilihan klasik hingga saat ini.

4. Mewakili Karakter yang Konsisten dan Berprinsip

Seorang pemimpin dunia diharapkan memiliki karakter yang kuat, konsisten, dan berprinsip. Memilih jam tangan klasik mencerminkan hal ini.

Misalnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan sering terlihat memakai Rolex Day-Date, sebuah jam tangan yang juga sering disebut “The President’s Watch” karena banyak kepala negara dan pengusaha besar yang menggunakannya. Model ini telah digunakan oleh banyak tokoh berpengaruh sejak tahun 1956 dan tetap relevan hingga saat ini.

Di Jepang, mantan Perdana Menteri Shinzo Abe dikenal dengan jam tangan Seiko, merek lokal yang telah ada selama lebih dari satu abad. Seiko merepresentasikan keandalan, ketepatan, dan kualitas yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Jepang, yang sejalan dengan citra yang ingin dibangun Abe selama masa kepemimpinannya.

5. Simbol Status yang Tak Tergerus Tren

Jam tangan klasik tidak pernah ketinggalan zaman. Sementara tren fashion berubah setiap saat, model klasik tetap dihargai dari generasi ke generasi.

Sebagai contoh, Presiden Amerika Serikat Richard Nixon pernah diberikan Omega Speedmaster sebagai bagian dari program Apollo, yang kemudian menjadi ikon jam tangan presiden di era 1970-an. Hingga sekarang, model ini masih menjadi incaran para kolektor jam tangan.

Hal yang sama berlaku untuk Winston Churchill, yang sering memakai Breguet, sebuah merek yang telah bertahan sejak tahun 1775 dan tetap dianggap sebagai simbol status hingga saat ini.

Baca Juga: Mengapa Kolektor Lebih Memilih Platinum Dibandingkan Titanium?

Dalam dunia politik, setiap detail penampilan seorang presiden bisa menjadi simbol karakter dan nilai yang mereka junjung. Tak heran jika banyak pemimpin dunia lebih memilih jam tangan klasik, bukan sekadar aksesori tetapi pernyataan gaya yang mencerminkan ketegasan, kestabilan, dan kepercayaan diri. Jika Anda juga memiliki jam tangan klasik yang bernilai tinggi, namun membutuhkan dana cepat, deGadai menawarkan solusi aman dan terpercaya untuk menggadaikannya dengan proses mudah dan bunga 0% hingga 100 juta dalam 30 hari. Jangan ragu, manfaatkan nilai investasi jam tangan Anda hari ini di deGadai!

Open post

Mengapa Chronograph Vintage Lebih Dicari Dibandingkan yang Baru?

Dengan fitur stopwatch yang khas dan desain yang elegan, chronograph telah berkembang dari alat profesional menjadi aksesori mewah yang diminati banyak orang. 

Namun, meskipun banyak merek jam tangan terus merilis model chronograph terbaru dengan teknologi canggih, jam tangan chronograph vintage justru semakin diminati. Apa yang membuat chronograph vintage lebih dicari dibandingkan model terbaru? Berikut beberapa alasan utamanya.

1. Nilai Historis yang Tak Ternilai

Chronograph vintage memiliki sejarah panjang yang menjadikannya lebih istimewa. Banyak model chronograph lama dibuat untuk kebutuhan militer, penerbangan, dan olahraga balap, sehingga setiap unit memiliki cerita tersendiri. 

Misalnya, Omega Speedmaster yang digunakan dalam misi Apollo 11 atau Heuer Autavia yang menjadi favorit para pembalap tahun 1960-an. Sejarah dan warisan dari jam tangan ini menjadikannya lebih dari sekadar alat penunjuk waktu, tetapi juga bagian dari sejarah manusia.

Banyak kolektor lebih menghargai jam tangan yang memiliki latar belakang unik, baik karena pernah dipakai oleh tokoh terkenal atau karena terlibat dalam momen-momen bersejarah. Ini membuat jam tangan chronograph vintage memiliki daya tarik tersendiri yang tidak bisa digantikan oleh model baru.

2. Kualitas dan Keterampilan Pembuatan yang Unik

Jam tangan chronograph vintage dibuat dengan standar tinggi pada masanya, sering kali dirakit secara manual oleh para pengrajin dengan teknik yang kini semakin jarang digunakan. 

Material yang digunakan pun memiliki karakter unik, seperti baja tahan karat tua yang memiliki patina alami atau kaca akrilik yang memberikan tampilan khas yang tidak ditemukan pada model modern dengan kristal safir.

Beberapa model chronograph vintage juga menggunakan mekanisme movement manual atau otomatis yang dirancang dengan presisi tinggi, mesin-mesin ini dibuat dengan daya tahan luar biasa dan sering kali lebih mudah diperbaiki dibandingkan mesin modern yang banyak menggunakan komponen elektronik atau modul yang lebih sulit diganti.

3. Desain yang Ikonik dan Tidak Termakan Zaman

Chronograph vintage sering kali memiliki desain yang lebih sederhana namun tetap elegan, dengan dial yang bersih dan tata letak subdial yang proporsional. 

Baca Juga: 5 Jam Tangan Klasik Platinum Terbaik di Bawah 1 Miliar Rupiah

Model-model seperti Rolex Daytona Paul Newman atau Heuer Carrera memiliki tampilan yang begitu klasik dan abadi sehingga tetap terlihat menarik meskipun telah berusia puluhan tahun.

Sebaliknya, beberapa model chronograph modern cenderung memiliki desain yang lebih besar, lebih kompleks, dan kadang terasa terlalu futuristik bagi para kolektor yang lebih menyukai estetika klasik.

4. Eksklusivitas dan Kelangkaan

Jam tangan vintage, terutama model chronograph tertentu, semakin langka karena sudah tidak diproduksi lagi. Ini membuat setiap unit menjadi lebih eksklusif, terutama jika dalam kondisi yang masih baik dengan komponen asli yang lengkap. Kelangkaan ini mendorong harga chronograph vintage naik seiring waktu, menjadikannya investasi yang menarik bagi para kolektor.

Sebagai contoh, Rolex Daytona ref. 6263 yang dulunya dijual dengan harga terjangkau kini bisa mencapai ratusan ribu dolar di pasar lelang. Hal ini membuktikan bahwa chronograph vintage bukan hanya sekadar aksesori, tetapi juga aset yang bernilai tinggi.

5. Karakter dan Keunikan yang Tidak Ditemukan pada Model Baru

Setiap jam tangan vintage memiliki karakter uniknya sendiri, mulai dari perubahan warna dial akibat usia (tropical dial) hingga patina yang berkembang seiring pemakaian. 

Tidak ada dua jam tangan vintage yang benar-benar sama, karena faktor lingkungan, pemakaian, dan perawatan bisa mempengaruhi tampilan jam tangan tersebut.

Sementara itu, model baru dibuat dalam jumlah besar dengan standar produksi yang lebih seragam, sehingga kurang memiliki sentuhan personal yang dimiliki oleh jam tangan vintage. Inilah yang membuat banyak kolektor lebih tertarik untuk berburu model chronograph lama yang memiliki cerita dan keunikan tersendiri.

6. Potensi Investasi yang Menggiurkan

Bagi sebagian orang, membeli jam tangan chronograph vintage bukan hanya soal gaya, tetapi juga investasi. Harga jam tangan vintage yang terus meningkat dari waktu ke waktu membuatnya menjadi aset yang menarik.

Beberapa model tertentu, terutama yang diproduksi dalam jumlah terbatas atau memiliki sejarah kuat, bisa mengalami lonjakan harga yang signifikan. Misalnya, jam tangan seperti Heuer Monaco yang dipopulerkan oleh Steve McQueen dalam film Le Mans telah mengalami kenaikan harga yang luar biasa selama beberapa dekade terakhir.

Baca Juga: Merek Jam Tangan Platinum Paling Bergengsi di Dunia

Bagi para kolektor jam tangan, ada sesuatu yang tak tergantikan dari pesona chronograph vintage, mulai dari desain klasik, mekanisme khas era tertentu, hingga nilai sejarah yang melekat pada setiap detiknya, inilah yang membuatnya sering kali lebih dicari dibandingkan model terbaru. Jika Anda memiliki chronograph vintage yang ingin dijadikan aset tanpa harus menjualnya, deGadai menawarkan solusi gadai yang aman dan terpercaya. Dapatkan pinjaman cepat dengan taksiran terbaik untuk jam tangan mewah Anda. Ajukan gadai sekarang di deGadai dan manfaatkan nilai investasi jam tangan Anda!

Open post

Bagaimana Perbedaan Chronograph Swiss dan Jepang?

Chronograph adalah salah satu fitur paling populer dalam dunia jam tangan, terutama bagi mereka yang menyukai presisi dan desain mekanis yang kompleks. Namun, ketika berbicara tentang chronograph, ada dua kekuatan utama dalam industri horologi yang sering dibandingkan: Swiss dan Jepang. 

Kedua negara ini memiliki sejarah panjang dalam pembuatan jam tangan, tetapi mereka memiliki pendekatan berbeda dalam teknologi, desain, dan harga. Artikel ini akan membahas bagaimana perbedaan chronograph Swiss dan Jepang serta keunggulan masing-masing.

1. Sejarah dan Filosofi Pembuatan

Chronograph Swiss

Swiss telah menjadi pusat industri jam tangan selama berabad-abad. Mereka terkenal dengan standar tinggi dalam pembuatan jam tangan dan fokus pada keahlian tangan yang detail. 

Chronograph buatan Swiss umumnya menggunakan mekanisme mekanis atau otomatis, dengan banyak di antaranya dibuat secara manual oleh ahli horologi.

Sejarah chronograph Swiss dimulai sejak abad ke-19, dan beberapa merek ternama seperti TAG Heuer, Breitling, dan Omega telah mengembangkan sistem chronograph yang digunakan bahkan dalam penerbangan dan balap mobil. Filosofi mereka berfokus pada presisi, kualitas material, serta inovasi dalam desain dan mekanisme.

Chronograph Jepang

Di sisi lain, Jepang mulai berkembang dalam industri jam tangan modern pada pertengahan abad ke-20 dengan pendekatan yang lebih berorientasi pada teknologi dan efisiensi produksi. 

Seiko dan Citizen adalah dua merek Jepang yang mempelopori chronograph dengan teknologi kuarsa dan hybrid, yang lebih murah namun tetap memiliki akurasi tinggi.

Filosofi jam tangan Jepang lebih mengutamakan inovasi teknologi dan daya tahan, dengan penggunaan material yang efisien serta desain yang lebih fungsional dibandingkan ornamen mewah seperti pada jam Swiss.

2. Teknologi dan Mekanisme

Chronograph Swiss

  • Mekanisme Mekanis dan Otomatis: 

Sebagian besar chronograph Swiss menggunakan sistem mekanis atau otomatis dengan movement yang dibuat dengan tangan, contoh populer adalah Valjoux 7750 yang digunakan oleh banyak merek Swiss.

  • Flyback dan Rattrapante: 

Banyak jam Swiss memiliki fitur tambahan seperti flyback chronograph (dapat di-reset dan dimulai kembali dengan satu tombol) dan rattrapante (split-seconds chronograph untuk mengukur dua waktu berbeda secara bersamaan).

  • Material Premium: 

Jam tangan Swiss sering menggunakan material seperti emas, platinum, dan safir tahan gores untuk memberikan kesan mewah dan daya tahan tinggi.

Baca Juga: 5 Hal yang Bisa Merusak Jam Tangan Klasik Platinum Anda

Chronograph Jepang

  • Teknologi Kuarsa: 

Seiko memperkenalkan chronograph kuarsa pertama di dunia pada tahun 1983, yang menawarkan akurasi lebih tinggi dan biaya produksi lebih rendah dibandingkan mekanisme otomatis Swiss.

  • Spring Drive: 

Seiko juga mengembangkan teknologi Spring Drive, yang menggabungkan mekanisme otomatis dengan regulasi elektronik, menghasilkan akurasi sangat tinggi tanpa memerlukan baterai.

  • Solar-Powered dan Kinetic: 

Beberapa chronograph Jepang, seperti Citizen Eco-Drive, menggunakan tenaga matahari untuk daya, yang membuatnya lebih ramah lingkungan dan bebas perawatan dalam jangka panjang.

3. Desain dan Estetika

Chronograph Swiss

Swiss dikenal dengan desain elegan dan klasik yang sering kali menggunakan elemen tradisional seperti dial yang rumit, bezel bertekstur, dan finishing yang sempurna. Mereka juga memiliki dimensi yang lebih besar dan bobot yang lebih berat, memberikan kesan eksklusif bagi pemakainya.

Chronograph Jepang

Desain chronograph Jepang lebih modern dan minimalis, dengan pendekatan fungsional yang praktis. Mereka sering kali menggunakan bahan ringan seperti titanium dan resin untuk kenyamanan maksimal, serta teknologi tampilan digital atau hybrid untuk kemudahan penggunaan.

4. Harga dan Nilai Investasi

Chronograph Swiss

Jam tangan chronograph Swiss umumnya lebih mahal karena keahlian pembuatannya yang tinggi serta penggunaan bahan premium. Selain itu, banyak model dari merek seperti Rolex, Omega, dan TAG Heuer yang memiliki nilai investasi tinggi, karena harganya bisa meningkat seiring waktu, terutama model terbatas atau vintage.

Chronograph Jepang

Sebaliknya, jam tangan chronograph Jepang lebih terjangkau dan menawarkan value for money yang lebih baik. Dengan harga yang lebih rendah, Anda bisa mendapatkan fitur-fitur canggih seperti solar power atau quartz chronograph dengan akurasi tinggi. Namun, nilai investasi jam tangan Jepang biasanya tidak setinggi jam Swiss, kecuali model edisi terbatas seperti Grand Seiko.

Baca Juga: Jam Tangan Platinum yang Paling Tahan Lama dan Awet Digunakan

Bagi para pecinta jam tangan, memilih antara chronograph Swiss dan Jepang bisa menjadi dilema tersendiri. Swiss dikenal dengan presisi tinggi dan keahlian tradisionalnya, sementara Jepang menawarkan inovasi dan keandalan dengan harga lebih bersaing. Kedua jenis ini memiliki nilai yang tetap tinggi di pasar, terutama bagi kolektor dan pengguna yang menghargai fungsionalitas serta estetika. Jika Anda memiliki jam tangan chronograph mewah dari Swiss atau Jepang dan membutuhkan dana cepat tanpa harus menjualnya, deGadai siap membantu dengan proses gadai yang aman dan transparan. Dapatkan penawaran terbaik untuk jam tangan Anda hari ini, hubungi deGadai sekarang!

Open post

Bagaimana Cara Kerja Jam Chronograph?

Jam chronograph adalah salah satu jenis jam tangan yang paling populer di dunia, terutama bagi pecinta horologi dan kolektor. Keunikan utama dari jam ini adalah kemampuannya untuk berfungsi sebagai stopwatch sekaligus jam tangan biasa. 

Namun, bagaimana sebenarnya cara kerja jam chronograph? Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang mekanisme, fitur, dan cara penggunaan jam chronograph.

Apa Itu Jam Chronograph?

Jam chronograph adalah jam tangan yang memiliki fitur tambahan untuk mengukur waktu secara independen dari tampilan waktu utama. Dengan kata lain, selain menampilkan waktu seperti jam biasa, jam ini juga memiliki fitur stopwatch yang memungkinkan pengguna untuk mengukur durasi suatu kejadian dengan akurasi tinggi.

Chronograph sering disalahartikan sebagai fungsi yang hanya dimiliki oleh jam tangan mewah, padahal banyak jam tangan dari berbagai kategori harga yang memiliki fitur ini. Beberapa merek jam tangan terkenal yang menawarkan model chronograph antara lain Rolex, Omega, TAG Heuer, Seiko, dan Breitling.

Bagaimana Cara Kerja Jam Chronograph?

Jam chronograph bekerja dengan mekanisme tambahan yang memungkinkan pengguna untuk memulai, menghentikan, dan mengatur ulang penghitung waktu. Secara umum, ada dua jenis mekanisme utama pada jam chronograph:

1. Chronograph Mekanis

Jam chronograph mekanis menggunakan roda gigi dan tuas untuk mengontrol fungsi stopwatch. Saat tombol start ditekan, mekanisme dalam jam akan mengaktifkan roda gigi yang menggerakkan jarum chronograph untuk mulai menghitung waktu. 

Baca Juga: 5 Jam Chronograph Klasik yang Melegenda dalam Sejarah

Jika tombol stop ditekan, mekanisme akan menghentikan roda gigi tersebut. Sedangkan tombol reset akan mengembalikan jarum ke posisi nol. Chronograph mekanis biasanya lebih dihargai dalam dunia horologi karena keindahan dan kompleksitas sistem mekaniknya. 

Beberapa model bahkan menggunakan mekanisme roda kolom (column wheel), yang dikenal lebih halus dalam pengoperasiannya dibandingkan dengan sistem cam (cam-actuated chronograph).

2. Chronograph Quartz

Chronograph quartz menggunakan sinyal listrik dari baterai untuk mengontrol fungsi stopwatch. Saat tombol start ditekan, sirkuit elektronik mengaktifkan motor stepper yang menggerakkan jarum chronograph. Karena menggunakan komponen elektronik, chronograph quartz sering kali lebih akurat dibandingkan dengan versi mekanis.

Jam quartz biasanya lebih terjangkau dan membutuhkan lebih sedikit perawatan dibandingkan dengan jam mekanis. Namun, bagi penggemar horologi, jam mekanis tetap memiliki nilai lebih dari segi keindahan dan craftsmanship.

Komponen Utama pada Jam Chronograph

Fungsi chronograph dalam sebuah jam tangan biasanya terdiri dari beberapa komponen utama:

Jarum Chronograph

Jarum ini biasanya ditempatkan di tengah dial dan hanya bergerak ketika fitur stopwatch diaktifkan, saat tombol reset ditekan, jarum ini kembali ke posisi nol.

Subdial (Register Chronograph)

Sebagian besar jam chronograph memiliki satu atau lebih subdial yang digunakan untuk menampilkan waktu yang telah dihitung oleh stopwatch. Biasanya terdiri dari:

  • Subdial detik (untuk penghitungan detik secara terus-menerus).
  • Subdial menit (untuk merekam jumlah menit yang telah dihitung oleh stopwatch).
  • Subdial jam (untuk mengukur durasi hingga beberapa jam).

Pusher (Tombol Pengontrol)

Biasanya terdapat dua tombol di sisi kanan jam, yaitu:

  • Tombol atas (Start/Stop) – Untuk memulai dan menghentikan penghitungan waktu.
  • Tombol bawah (Reset) – Untuk mengembalikan jarum chronograph ke posisi nol.

Tachymeter (Opsional)

Beberapa jam chronograph dilengkapi dengan skala tachymeter di bezel atau bagian tepi dial, yang berguna untuk mengukur kecepatan berdasarkan waktu perjalanan dalam jarak tertentu.

Baca Juga: Jam Tangan Klasik Platinum dengan Desain Paling Unik dan Eksklusif

Bagi pecinta jam tangan, terutama yang menggemari fitur canggih, chronograph adalah salah satu mekanisme yang paling menarik untuk dipelajari. Fungsi stopwatch yang terintegrasi dengan sistem waktu utama membuatnya bukan sekadar aksesori, tetapi juga alat yang berguna. Begitu pula dengan nilai jam chronograph yang tetap tinggi, menjadikannya aset berharga saat Anda membutuhkan dana cepat. Di deGadai, kami memahami nilai jam tangan mewah Anda dan menawarkan solusi gadai yang aman serta terpercaya. Dapatkan pinjaman instan dengan bunga 0% untuk tenor 30 hari, Ajukan gadai sekarang di deGadai!

Open post

Tips Menemukan Chronograph Klasik dengan Harga Terjangkau

Chronograph klasik adalah salah satu jenis jam tangan yang paling diminati oleh para kolektor dan penggemar horologi. Desainnya yang elegan, fungsionalitasnya yang unik, serta sejarahnya yang kaya membuat chronograph menjadi pilihan favorit bagi banyak orang. 

Namun, harga chronograph klasik sering kali melambung tinggi, terutama jika berasal dari merek ternama atau memiliki nilai historis tertentu. Bagi Anda yang ingin menemukan chronograph klasik dengan harga terjangkau, berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu.

1. Pahami Apa Itu Chronograph Klasik

Sebelum memulai pencarian, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan chronograph klasik. Chronograph adalah jam tangan yang dilengkapi dengan fungsi stopwatch, biasanya ditandai dengan sub-dial tambahan di wajah jam. 

Model klasik umumnya dirancang pada era 1950-an hingga 1970-an, ketika teknologi mekanik sedang berkembang pesat. Beberapa merek legendaris seperti Omega Speedmaster, Rolex Daytona, dan Heuer Carrera adalah contoh chronograph klasik yang sangat populer.

Namun, bukan berarti Anda harus membeli model-model mahal tersebut. Ada banyak alternatif lain yang lebih terjangkau namun tetap memiliki daya tarik tersendiri.

2. Cari Alternatif Merek yang Kurang Populer

Merek-merek besar seperti Rolex atau Patek Philippe memang identik dengan chronograph klasik berkualitas tinggi, tetapi harganya bisa sangat mahal. 

Untuk mendapatkan chronograph klasik dengan harga terjangkau, cobalah mencari merek yang kurang populer namun tetap memiliki reputasi baik. Contohnya:

  • Seiko : Seiko dikenal sebagai produsen jam tangan Jepang dengan kualitas tinggi namun harga yang relatif terjangkau. Model seperti Seiko 6139 atau 6138 adalah chronograph vintage yang sangat dicari.
  • Tissot : Merek Swiss ini menawarkan chronograph klasik dengan desain elegan dan harga yang lebih ramah di kantong.

Merek-merek ini mungkin tidak sepopuler Rolex, tetapi kualitasnya tidak kalah baik, terutama untuk kolektor pemula.

3. Beli Jam Tangan Bekas atau Vintage

Salah satu cara termudah untuk mendapatkan chronograph klasik dengan harga terjangkau adalah dengan membeli jam tangan bekas atau vintage. Banyak penjual online, forum horologi, atau pasar loak yang menjual jam tangan klasik dalam kondisi baik dengan harga jauh lebih murah daripada versi baru. Pastikan Anda memeriksa kondisi jam secara menyeluruh, termasuk mesin, casing, dan strap.

Jika Anda membeli jam tangan bekas, perhatikan hal-hal berikut:

  • Kondisi mesin : Pastikan mesin masih berfungsi dengan baik. Jika perlu, minta bantuan ahli untuk memeriksanya.
  • Keaslian : Hindari membeli jam palsu. Periksa nomor seri dan bandingkan dengan data resmi dari merek tersebut.
  • Kondisi fisik : Lihat apakah ada goresan, karat, atau kerusakan lain pada casing dan kaca.

Baca Juga: Merek Jam Tangan yang Pertama Kali Menggunakan Platinum dalam Koleksinya

4. Manfaatkan Penjualan Online dan Forum Komunitas

Platform online seperti eBay, Chrono24, atau WatchBox sering kali menawarkan berbagai pilihan chronograph klasik dengan harga yang kompetitif. 

Selain itu, bergabung dengan forum komunitas horologi seperti Watchuseek atau Reddit dapat memberikan akses ke penjual pribadi yang menawarkan harga lebih baik daripada toko ritel.

Komunitas ini juga bisa menjadi tempat untuk bertukar informasi tentang merek, model, dan harga pasar saat ini. Anda bahkan mungkin menemukan penawaran eksklusif atau diskon khusus dari anggota komunitas.

5. Pertimbangkan Restorasi

Beberapa chronograph klasik mungkin membutuhkan restorasi agar kembali ke kondisi semula. Meskipun ini bisa memakan biaya tambahan, total biaya akhir sering kali masih lebih murah daripada membeli jam tangan baru. 

Misalnya, mengganti strap atau membersihkan mesin bisa membuat jam tangan tampak seperti baru tanpa harus mengeluarkan uang terlalu banyak.

Namun, pastikan Anda menggunakan jasa profesional untuk restorasi agar hasilnya maksimal dan tidak merusak nilai historis jam tangan tersebut.

6. Fokus pada Model yang Tidak Terlalu Langka

Model chronograph yang sangat langka atau terbatas cenderung memiliki harga tinggi karena permintaan yang besar. Sebaliknya, model yang lebih umum atau diproduksi dalam jumlah besar sering kali lebih terjangkau. 

Misalnya, Seiko 6139 atau Tissot Navigator adalah model yang cukup mudah ditemukan dengan harga yang masuk akal. Meskipun tidak seunik model langka, jam tangan ini tetap memiliki nilai estetika dan sejarah yang menarik. Lagipula, tujuan utama Anda adalah menemukan chronograph klasik dengan harga terjangkau, bukan?

Baca Juga: Jam Tangan Platinum Langka yang Pernah Dilelang dengan Harga Fantastis

Salah satu cara cerdas untuk mendapatkan model impian tanpa membebani keuangan adalah dengan memanfaatkan aset yang sudah dimiliki. Jika Anda memiliki jam tangan mewah yang jarang dipakai, deGadai menawarkan solusi gadai dengan proses cepat dan aman, sehingga Anda bisa mendapatkan dana cepat untuk membeli chronograph klasik yang diincar. Jangan biarkan peluang memiliki jam tangan impian terlewat, ajukan gadai di deGadai sekarang!

Open post

Jam Chronograph dengan Nilai Jual Kembali Terbaik

Beberapa model chronograph memiliki nilai jual kembali yang lebih tinggi dibandingkan yang lain, tergantung pada faktor seperti merek, permintaan pasar, kelangkaan, dan kondisi jam itu sendiri. 

Jika Anda mempertimbangkan untuk membeli jam chronograph dengan tujuan investasi atau ingin mengetahui model mana yang memiliki potensi nilai jual kembali terbaik, berikut adalah beberapa pilihan terbaik di pasar.

1. Rolex Daytona 

Rolex Cosmograph Daytona adalah salah satu chronograph paling ikonik di dunia. Sejak diperkenalkan pada tahun 1963, model ini telah menjadi favorit para kolektor karena desainnya yang klasik dan kualitas pengerjaan yang luar biasa.

Mengapa Rolex Daytona Memiliki Nilai Jual Tinggi?

  • Permintaan Tinggi: Rolex Daytona sangat dicari di pasar sekunder, sering kali dijual dengan harga lebih tinggi dari harga retail.
  • Kelangkaan: Produksi yang terbatas membuat model ini semakin eksklusif.
  • Sejarah dan Reputasi: Rolex memiliki reputasi yang kuat dalam dunia jam tangan mewah, menjadikan Daytona sebagai salah satu model paling stabil dalam investasi horologi.

Versi yang paling dicari adalah Rolex Daytona “Paul Newman”, yang telah terjual di pelelangan dengan harga jutaan dolar, model modern dengan material seperti Oystersteel dan emas Everose juga mempertahankan nilai jual yang sangat baik.

2. Omega Speedmaster Professional Moonwatch

Sebagai satu-satunya jam tangan yang digunakan dalam misi Apollo NASA, Omega Speedmaster Moonwatch memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Model ini sering disebut sebagai “Moonwatch” karena digunakan oleh astronot saat pendaratan di bulan pada tahun 1969.

Mengapa Omega Speedmaster Berharga?

  • Sejarah yang Kuat: Statusnya sebagai jam tangan pertama di bulan membuatnya sangat dihargai oleh kolektor.
  • Harga yang Relatif Stabil: Dibandingkan merek lain, Omega Speedmaster memiliki depresiasi yang lebih rendah.
  • Daya Tahan dan Keandalan: Dibangun untuk bertahan di lingkungan ekstrem, menjadikannya pilihan utama bagi pecinta jam tangan berkualitas tinggi.

Versi klasik dengan manual winding movement seperti Caliber 3861 adalah pilihan terbaik bagi mereka yang mencari jam chronograph dengan nilai jual kembali yang tinggi.

Baca Juga: Bagaimana Memilih Jam Chronograph Klasik yang Tepat untuk Anda?

3. Patek Philippe Nautilus Chronograph 5980

Patek Philippe dikenal sebagai merek yang eksklusif dan prestisius, dan Nautilus Chronograph 5980 adalah salah satu model paling diincar oleh kolektor. Desain sporty yang elegan, dipadukan dengan komplikasi chronograph, menjadikannya kombinasi sempurna antara kemewahan dan fungsionalitas.

Keunggulan yang Membuatnya Bernilai Tinggi:

  • Eksklusivitas: Patek Philippe memproduksi jam dalam jumlah terbatas, menjadikannya sangat langka.
  • Kualitas Tinggi: Setiap bagian dibuat dengan ketelitian luar biasa.
  • Permintaan yang Konsisten: Harga jual kembali sering kali lebih tinggi daripada harga beli, terutama untuk model stainless steel.

Jika Anda ingin berinvestasi pada jam tangan yang langka dan bernilai tinggi, Nautilus Chronograph adalah salah satu pilihan terbaik.

4. Audemars Piguet Royal Oak Offshore Chronograph

Sejak diperkenalkan pada tahun 1993, Audemars Piguet Royal Oak Offshore Chronograph telah menjadi simbol jam tangan sporty yang mewah. Dengan desain octagonal khas Royal Oak, model ini menawarkan tampilan maskulin yang tangguh dan elegan.

Apa yang Membuatnya Memiliki Nilai Jual Tinggi?

  • Desain Ikonik: Didesain oleh Gérald Genta, desainnya tetap diminati selama puluhan tahun.
  • Material Berkualitas Tinggi: Menggunakan stainless steel, titanium, hingga ceramic, memberikan daya tahan yang luar biasa.
  • Koleksi Terbatas: Produksi terbatas menjadikan beberapa model memiliki harga lebih tinggi di pasar sekunder.

Beberapa model edisi terbatas seperti Royal Oak Offshore “Rubberclad” atau “Safari” memiliki nilai jual yang lebih tinggi dari harga retailnya.

5. TAG Heuer Monaco

Dikenal sebagai jam tangan yang digunakan oleh Steve McQueen dalam film Le Mans, TAG Heuer Monaco adalah salah satu chronograph paling bersejarah. Dengan case berbentuk kotak yang unik dan tampilan vintage, jam ini tetap menjadi favorit di kalangan kolektor.

Alasan Mengapa TAG Heuer Monaco Berharga:

  • Sejarah dalam Motorsport: Terkenal dalam dunia balap mobil, terutama karena hubungannya dengan Formula 1.
  • Desain yang Ikonik: Bentuk kotak yang berbeda dari kebanyakan chronograph lainnya.
  • Model Vintage Bernilai Tinggi: Edisi pertama Monaco Ref. 1133 yang menggunakan Caliber 11 sering kali dijual dengan harga tinggi di pelelangan.

Bagi pecinta jam tangan yang ingin memiliki chronograph bersejarah dengan potensi investasi, Monaco adalah pilihan yang menarik.

Bcaa Juga: Merek Jam Tangan Platinum Paling Bergengsi di Dunia

Model tertentu dari brand ternama bahkan memiliki nilai jual kembali yang tinggi, menjadikannya aset berharga di tangan yang tepat. Jika Anda ingin memanfaatkan nilai tersebut tanpa harus menjualnya, deGadai menawarkan solusi gadai jam chronograph dengan proses cepat, aman, dan bunga 0% untuk pinjaman hingga 100 juta dengan tenor 30 hari. Segera ajukan gadai jam Anda di deGadai dan dapatkan dana instan tanpa kehilangan kepemilikan!

Open post

5 Chronograph Vintage yang Kini Menjadi Barang Langka

Jam tangan chronograph vintage selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi para kolektor dan pecinta horologi. Seiring berjalannya waktu, beberapa model menjadi semakin langka dan dicari, baik karena jumlah produksinya yang terbatas, sejarahnya yang unik, maupun desainnya yang khas. Berikut adalah lima chronograph vintage yang kini sulit ditemukan di pasaran dan memiliki nilai investasi tinggi.

1. Rolex Daytona “Paul Newman” Ref. 6239

Model ini menjadi salah satu jam tangan paling ikonik sepanjang masa, terutama karena hubungannya dengan aktor dan pembalap Paul Newman. Rolex Daytona Ref. 6239 dengan dial eksotis, yang kini dikenal sebagai “Paul Newman Dial” memiliki kombinasi warna yang khas yaitu sub-dial yang menonjol, dan tipografi unik yang membuatnya berbeda dari versi Daytona lainnya.

Jam ini awalnya tidak terlalu populer saat pertama kali dirilis, namun setelah muncul di pergelangan tangan Paul Newman, permintaannya melonjak drastis. 

Saat ini, Rolex Daytona “Paul Newman” menjadi salah satu chronograph vintage paling langka dan bernilai tinggi di dunia lelang, dengan harga yang bisa mencapai jutaan dolar.

2. Omega Speedmaster CK 2915 “Broad Arrow”

Omega Speedmaster CK 2915 adalah model pertama dalam lini Speedmaster yang legendaris. Dirilis pada tahun 1957, jam ini memiliki ciri khas jarum penunjuk berbentuk panah (broad arrow) dan bezel tachymeter berbahan baja stainless.

Model ini sangat berharga karena menjadi salah satu Speedmaster pertama sebelum Omega Speedmaster secara resmi digunakan dalam misi luar angkasa oleh NASA. 

Dengan jumlah produksi yang terbatas dan semakin langkanya unit dalam kondisi asli, Omega Speedmaster CK 2915 kini menjadi salah satu chronograph vintage yang paling sulit ditemukan.

Baca Juga: Faktor yang Membuat Dress Watch 1920 Memiliki Nilai Jual Tinggi

3. TAG Heuer Monaco 1133B “Steve McQueen”

TAG Heuer Monaco Ref. 1133B dikenal sebagai jam tangan yang dikenakan oleh aktor Steve McQueen dalam film balap legendaris Le Mans (1971). Dikenal dengan desain kotaknya yang ikonik dan dial biru mencolok, jam ini menjadi revolusioner di masanya karena merupakan salah satu chronograph otomatis pertama di dunia.

Seiring berjalannya waktu, jumlah Heuer Monaco 1133B yang masih dalam kondisi original semakin menurun. Karena sejarahnya yang erat dengan dunia otomotif dan popularitas Steve McQueen, jam ini kini menjadi incaran para kolektor dengan harga yang terus meningkat di pasar lelang.

4. Breitling Navitimer 806 “Reverse Panda”

Breitling Navitimer 806 adalah salah satu chronograph paling bersejarah, terutama di kalangan pilot dan pecinta aviasi, model ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1950-an dan menjadi terkenal berkat fitur-fitur navigasi yang canggih serta desain khasnya.

Varian “Reverse Panda” dengan dial hitam dan sub-dial putih menjadi salah satu yang paling dicari karena kelangkaannya. Dengan bezel slide rule yang berfungsi sebagai alat bantu perhitungan bagi pilot, Navitimer 806 bukan hanya sebuah jam tangan, tetapi juga alat navigasi yang penting di zamannya. 

Saat ini, model asli dengan kondisi baik menjadi semakin sulit ditemukan, menjadikannya sebagai salah satu chronograph vintage yang bernilai tinggi.

5. Longines 13ZN Flyback Chronograph

Longines dikenal sebagai salah satu merek jam tangan Swiss dengan sejarah panjang dalam dunia horologi, dan salah satu model yang paling berharga adalah Longines 13ZN Flyback Chronograph. 

Diperkenalkan pada tahun 1936, mekanisme flyback yang dimilikinya memungkinkan pengguna untuk mereset stopwatch dengan satu kali tekanan tombol, sebuah inovasi yang jarang ditemukan pada saat itu.

Chronograph ini memiliki desain klasik dengan dial yang bersih dan elegan, serta movement mekanis berkualitas tinggi. Karena produksi terbatas dan tingkat keawetan yang tinggi, Longines 13ZN kini menjadi incaran para kolektor yang menghargai keindahan serta keakuratan horologi klasik.

Baca Juga: Memahami Perbedaan Movement Swiss dan Amerika di Dress Watch 1920

Mengoleksi chronograph vintage bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga investasi berharga yang semakin meningkat nilainya seiring waktu, terutama karena kelangkaannya. Model-model legendaris seperti Rolex Daytona “Paul Newman” atau Breitling Navitimer 806 kini menjadi buruan para kolektor di seluruh dunia. Jika Anda memiliki salah satu jam tangan langka ini dan membutuhkan dana cepat tanpa harus menjualnya, deGadai menawarkan solusi gadai yang aman dan terpercaya dengan taksiran profesional sesuai nilai koleksi Anda. Pastikan aset berharga Anda tetap dalam genggaman, ajukan gadai di deGadai sekarang dan dapatkan penawaran terbaik!

Open post

Breitling Navitimer: Chronograph Wajib bagi Para Pilot

(Sumber: www.intime.co.id)

Dalam dunia jam tangan mewah, hanya sedikit model yang memiliki sejarah panjang dan ikonik seperti Breitling Navitimer. Sejak diperkenalkan pertama kali pada tahun 1952, Navitimer telah menjadi simbol prestise di kalangan penerbang dan penggemar horologi. 

Dengan desain khas dan fitur canggih, jam tangan ini bukan sekadar aksesori mewah, tetapi juga alat bantu yang sangat fungsional bagi para pilot.

Sejarah Breitling Navitimer

Breitling telah lama dikenal sebagai salah satu produsen jam tangan yang mengedepankan inovasi, khususnya dalam dunia penerbangan. Navitimer, yang merupakan kependekan dari “Navigation Timer,” dikembangkan khusus untuk memenuhi kebutuhan pilot yang memerlukan alat bantu perhitungan navigasi yang akurat.

Model pertama Navitimer hadir dengan fitur unik, yaitu slide rule bezel, yang memungkinkan penggunanya melakukan perhitungan penerbangan seperti kecepatan, konsumsi bahan bakar, dan jarak tempuh, semua tanpa bantuan kalkulator. 

Fitur ini menjadikan Navitimer sebagai jam tangan yang sangat praktis bagi para penerbang sebelum era komputerisasi kokpit modern.

Karena keunggulannya, jam tangan ini segera mendapatkan dukungan dari Aircraft Owners and Pilots Association (AOPA), organisasi penerbangan terbesar di dunia. Logo AOPA yang khas pun sempat tersemat pada beberapa model awal Navitimer, menegaskan posisinya sebagai jam tangan wajib bagi para profesional di dunia penerbangan.

Desain Klasik yang Ikonik

Salah satu daya tarik utama Breitling Navitimer adalah desainnya yang khas dan mudah dikenali. Dengan dial berwarna hitam yang kontras dengan subdial putih, bezel bergerigi, serta logo bersayap khas Breitling, jam tangan ini memiliki tampilan yang kuat dan elegan.

Dimensi casingnya juga cukup beragam, dari 41mm hingga 46mm, memberikan pilihan bagi pengguna dengan berbagai ukuran pergelangan tangan. 

Selain itu, desain case yang ergonomis dan nyaman dipakai membuatnya ideal untuk penggunaan sehari-hari maupun dalam penerbangan.

Selain model klasik dengan stainless steel, Breitling juga menawarkan varian dengan casing emas 18 karat dan tali kulit premium, menambah kesan mewah pada jam tangan ini.

Baca Juga: Rekomendasi Jam Tangan Sub-Dial Retro untuk Gaya Formal dan Kasual

Teknologi dan Mesin Navitimer

Breitling terus mengembangkan teknologi mesinnya untuk memastikan performa maksimal. Beberapa model klasik Navitimer menggunakan movement mekanis yang sangat akurat, sementara model terbaru telah mengadopsi Breitling Manufacture Caliber B01, mesin otomatis dengan power reserve hingga 70 jam.

Selain itu, beberapa model juga memiliki sertifikasi COSC (Contrôle Officiel Suisse des Chronomètres), yang menjamin akurasi tinggi dan ketahanan terhadap guncangan. 

Bagi seorang pilot, keakuratan adalah faktor utama, dan Navitimer memberikan ketepatan waktu yang dapat diandalkan dalam berbagai situasi.

Model terbaru Navitimer juga dilengkapi dengan fitur chronograph flyback, yang memungkinkan pengguna mereset timer tanpa harus menghentikan fungsi stopwatch. Fitur ini sangat berguna bagi pilot yang membutuhkan pengukuran waktu cepat saat berada di udara.

Mengapa Navitimer Wajib bagi Para Pilot?

Fitur Slide Rule Bezel

Salah satu fitur unggulan yang menjadikan Navitimer berbeda dari chronograph lainnya adalah bezel putarnya yang berfungsi sebagai alat hitung manual. Dengan bezel ini, pilot dapat melakukan berbagai perhitungan penerbangan tanpa alat tambahan.

Ketahanan dan Presisi

Dengan teknologi mesin yang telah disertifikasi oleh COSC, Navitimer menawarkan presisi waktu yang sangat tinggi. Hal ini sangat penting bagi pilot yang membutuhkan waktu akurat dalam navigasi dan penerbangan.

Desain Ergonomis dan Elegan

Tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki desain yang menawan. Navitimer cocok digunakan baik di dalam kokpit maupun dalam acara formal.

Warisan Sejarah Penerbangan

Navitimer bukan hanya jam tangan biasa, tetapi juga bagian dari sejarah penerbangan, banyak pilot dan pecinta horologi yang menganggapnya sebagai jam tangan legendaris yang wajib dimiliki.

Model Terbaru dan Varian Navitimer

Breitling terus memperbarui koleksi Navitimer dengan fitur yang lebih modern. Beberapa model terbaru yang menarik perhatian antara lain:

  • Breitling Navitimer B01 Chronograph 43
    Model ini dilengkapi dengan movement B01 dan memiliki dial berwarna biru, hijau, atau hitam, memberikan tampilan lebih segar dan modern.
  • Breitling Navitimer 1959 Edition
    Model ini merupakan edisi khusus yang terinspirasi dari desain Navitimer klasik tahun 1959, dengan dial vintage dan sentuhan retro yang khas.
  • Breitling Navitimer GMT
    Dilengkapi dengan fitur zona waktu ganda, model ini sangat cocok untuk pilot dan traveler yang sering berpindah antarnegara.

Baca Juga: Mengapa Kolektor Lebih Memilih Platinum Dibandingkan Titanium?

Bagi para pilot dan pecinta dunia aviasi, Breitling Navitimer bukan sekadar jam tangan, tetapi juga alat navigasi yang telah menjadi ikon sejak pertama kali diperkenalkan. Dengan fitur slide rule bezel yang membantu perhitungan penerbangan, Navitimer telah menemani banyak penerbang profesional dalam setiap misinya. Sebagai jam tangan dengan sejarah panjang dan nilai investasi tinggi, menjaga dan memanfaatkan Navitimer dengan bijak adalah hal yang penting. Jika Anda membutuhkan dana tanpa harus melepas koleksi berharga ini, deGadai menawarkan layanan gadai yang aman dan terpercaya untuk jam tangan mewah, termasuk Breitling Navitimer Anda. Dapatkan penawaran terbaik dan proses cepat dengan menghubungi deGadai sekarang!

Open post

Omega Speedmaster vs. Rolex Daytona: Duel Chronograph Legendaris

Dalam dunia horologi, dua nama besar dalam kategori chronograph yang selalu dibandingkan adalah Omega Speedmaster dan Rolex Daytona. Kedua jam tangan ini bukan hanya sekadar alat penunjuk waktu, tetapi juga memiliki sejarah yang kaya, performa luar biasa, serta status ikonik di kalangan kolektor dan penggemar jam tangan mewah. Namun, manakah yang lebih unggul? Mari kita bandingkan keduanya dari berbagai aspek.

1. Sejarah dan Warisan

Omega Speedmaster pertama kali diperkenalkan pada tahun 1957 dan menjadi terkenal setelah dipilih oleh NASA sebagai jam tangan resmi untuk misi luar angkasa. 

Model Speedmaster Professional Moonwatch menjadi legenda setelah dipakai dalam misi Apollo 11, yang mengantarkan manusia pertama ke bulan pada tahun 1969. Keunggulan teknisnya membuatnya menjadi pilihan utama dalam eksplorasi ruang angkasa.

Di sisi lain, Rolex Daytona diperkenalkan pada tahun 1963 sebagai jam tangan balap yang dirancang untuk para pembalap profesional. Nama “Daytona” diambil dari Daytona International Speedway, sirkuit balap terkenal di Amerika Serikat. 

Model ini semakin ikonik setelah digunakan oleh aktor dan pembalap legendaris Paul Newman, yang turut meningkatkan popularitasnya di kalangan kolektor.

2. Desain dan Estetika

Dalam hal desain, Omega Speedmaster mempertahankan tampilan klasiknya dengan dial yang bersih dan mudah dibaca. Bezel tachymeter yang khas serta subdial chronograph yang simetris memberikan kesan sporty sekaligus elegan. 

Model terbaru tetap mempertahankan DNA desainnya, namun dengan sentuhan modern seperti material ceramic dan kaca safir. Rolex Daytona, di sisi lain, memiliki desain yang lebih mewah dengan finishing yang lebih mengkilap dan beragam pilihan material, termasuk stainless steel, emas, dan platinum

Dial Daytona lebih ringkas dengan subdial yang lebih kecil dibandingkan Speedmaster, namun tetap mudah dibaca. Keunggulan lain dari Daytona adalah variasi warna yang menarik serta kilauan khas Rolex yang sangat diminati oleh penggemar jam tangan mewah.

3. Mesin dan Performa

Dari segi mesin, Omega Speedmaster hadir dengan beberapa pilihan movement, termasuk Caliber 3861, yang merupakan penerus dari Caliber 1861 yang legendaris. 

Mesin ini memiliki sertifikasi Master Chronometer dari METAS, yang menjamin keakuratan tinggi dan ketahanan terhadap medan magnet hingga 15.000 gauss.

Baca Juga: Rekomendasi Dress Watch Klasik 1920 yang Masih Dapat Dibeli Hari Ini

Sementara itu, Rolex Daytona menggunakan Caliber 4130, sebuah movement in-house yang sangat andal dengan cadangan daya hingga 72 jam. Mesin ini juga dilengkapi dengan hairspring Parachrom, yang memberikan ketahanan lebih baik terhadap guncangan dan perubahan suhu.

Dalam hal performa dan keandalan, kedua movement ini sama-sama unggul, namun Daytona memiliki keunggulan dalam cadangan daya yang lebih lama dibandingkan Speedmaster.

4. Ketahanan dan Fitur Tambahan

Dari segi ketahanan, Speedmaster telah terbukti mampu bertahan di kondisi ekstrem, termasuk di luar angkasa. Konstruksinya yang kokoh, dengan kaca hesalite atau safir serta material stainless steel, membuatnya tahan lama dalam berbagai situasi.

Sementara itu, Rolex Daytona memiliki tingkat ketahanan air yang lebih baik dibandingkan Speedmaster. Daytona memiliki water resistance hingga 100 meter, sedangkan Speedmaster hanya sekitar 50 meter. Fitur ini menjadikan Daytona lebih fleksibel digunakan dalam aktivitas sehari-hari yang melibatkan air.

5. Harga dan Nilai Investasi

Dalam hal harga, Omega Speedmaster cenderung lebih terjangkau dibandingkan Rolex Daytona. Model dasar Speedmaster Moonwatch umumnya dibanderol sekitar Rp95 juta – Rp130 juta, sementara Rolex Daytona berbahan stainless steel sering kali dijual dengan harga di atas Rp220 juta di pasar resmi. 

Bahkan, karena permintaan yang tinggi, Daytona sering kali mengalami kelangkaan, yang menyebabkan harga second-hand bisa jauh lebih mahal dibandingkan harga retail.

Dari sisi investasi, Rolex Daytona memiliki nilai yang cenderung meningkat seiring waktu karena eksklusivitas dan permintaan pasar yang tinggi. Sebaliknya, meskipun Omega Speedmaster juga memiliki daya tarik koleksi, nilainya tidak seagresif Daytona dalam hal peningkatan harga di pasar sekunder.

Baca Juga: Mengapa Kolektor Lebih Memilih Jam Tangan Sub-Dial Retro Daripada Digital?

Bagi pecinta horologi, perdebatan antara Omega Speedmaster dan Rolex Daytona selalu menarik untuk dibahas, dua chronograph legendaris dengan sejarah panjang di dunia otomotif dan luar angkasa. Baik Speedmaster yang menemani misi Apollo ke bulan maupun Daytona yang identik dengan kecepatan di lintasan balap, keduanya memiliki nilai investasi yang terus meningkat seiring waktu. Jika Anda memiliki salah satu dari jam tangan ikonik ini dan membutuhkan dana cepat tanpa harus menjualnya, deGadai siap membantu dengan layanan gadai aman dan terpercaya. Dapatkan pinjaman instan dengan proses mudah, khusus untuk jam tangan mewah Anda!

Posts navigation

1 2 3 4 5 37 38 39
Butuh bantuan gadai?
Scan the code