Open post

10 Kesalahan dalam Investasi Jam Tangan Mewah yang Harus Dihindari

Banyak investor pemula yang melakukan kesalahan dalam membeli, merawat, atau menjual jam tangan mereka. Jika tidak berhati-hati, investasi yang seharusnya menguntungkan justru bisa merugikan. Berikut adalah 10 kesalahan yang sering terjadi dalam investasi jam tangan mewah dan bagaimana cara menghindarinya.

1. Membeli Tanpa Riset yang Mendalam

Kesalahan terbesar yang sering dilakukan investor pemula adalah membeli jam tangan tanpa melakukan riset terlebih dahulu. Setiap merek dan model memiliki nilai yang berbeda di pasar sekunder. Sebelum membeli, pastikan untuk:

  • Memahami merek dan model yang memiliki nilai investasi tinggi, seperti Rolex, Patek Philippe, atau Audemars Piguet.
  • Meneliti harga pasar dan tren permintaan.
  • Membaca ulasan dan pendapat kolektor serta investor jam tangan mewah.

Tanpa riset yang baik, Anda bisa saja membeli model yang nilainya justru turun di masa depan.

2. Mengabaikan Kondisi Jam Tangan

Banyak investor hanya melihat merek dan model tanpa memperhatikan kondisi fisik jam tangan. Beberapa faktor yang dapat memengaruhi nilai jual kembali jam tangan adalah:

  • Kerusakan pada casing atau kaca.
  • Mesin yang tidak terawat dengan baik.
  • Pergantian suku cadang yang tidak orisinal.

Selalu periksa kondisi jam tangan sebelum membeli, baik secara langsung maupun melalui penjual terpercaya.

3. Tidak Memiliki Sertifikat dan Kotak Asli

Jam tangan mewah tanpa sertifikat keaslian dan kotak asli akan jauh lebih sulit untuk dijual kembali dengan harga tinggi. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti bahwa jam tangan tersebut benar-benar orisinal dan bukan barang palsu. Jika Anda berinvestasi dalam jam tangan mewah, pastikan untuk selalu menyimpan:

  • Sertifikat keaslian dan garansi.
  • Kotak dan aksesori asli seperti manual book dan tag.

Jam tangan tanpa dokumen lengkap bisa mengalami depresiasi harga hingga 30-50%.

4. Terlalu Terburu-buru Membeli

Investasi yang baik membutuhkan kesabaran, jangan terburu-buru membeli hanya karena melihat harga diskon atau takut kehabisan stok. Banyak kasus di mana investor membeli jam tangan di luar harga pasaran hanya karena faktor emosional. Sebaiknya:

  • Bandingkan harga di beberapa sumber.
  • Tunggu waktu yang tepat untuk membeli, seperti saat harga sedang turun.
  • Jangan tergoda oleh hype atau tren sesaat.

5. Tidak Memeriksa Keaslian Jam Tangan

Pasar jam tangan mewah dipenuhi dengan barang palsu berkualitas tinggi yang sulit dibedakan dengan mata telanjang. Untuk menghindari membeli barang palsu:

  • Hanya beli dari sumber terpercaya, seperti butik resmi, dealer terverifikasi, atau marketplace dengan jaminan keaslian.
  • Periksa nomor seri dan referensi model pada situs resmi merek.
  • Jika ragu, lakukan verifikasi keaslian di pusat servis resmi.

Baca Juga: Merek Jam Tangan yang Pertama Kali Menggunakan Platinum dalam Koleksinya

6. Tidak Merawat Jam Tangan dengan Baik

Merawat jam tangan mewah dengan benar adalah kunci agar nilai investasinya tetap tinggi. Beberapa kesalahan dalam perawatan yang sering terjadi:

  • Tidak melakukan servis berkala sesuai rekomendasi produsen.
  • Menyimpan jam tangan di tempat yang terlalu lembap atau terkena sinar matahari langsung.
  • Tidak menggunakan watch winder untuk jam tangan otomatis.

Jam tangan yang terawat dengan baik akan lebih mudah dijual kembali dengan harga tinggi.

7. Fokus pada Model yang Tidak Populer

Tidak semua jam tangan mewah memiliki nilai investasi yang tinggi. Kesalahan lain yang sering terjadi adalah membeli model yang kurang diminati oleh kolektor atau investor. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Model klasik seperti Rolex Submariner, Daytona, atau Patek Philippe Nautilus cenderung lebih diminati.
  • Hindari model edisi terbatas yang tidak memiliki daya tarik jangka panjang.
  • Pastikan model yang dipilih memiliki histori yang baik dalam hal kenaikan harga.

8. Tidak Memahami Faktor Depresiasi

Tidak semua jam tangan mewah mengalami kenaikan nilai dari waktu ke waktu. Beberapa model bahkan mengalami depresiasi setelah dibeli, terutama jika dibeli dalam kondisi baru. Untuk menghindari kerugian:

  • Pertimbangkan untuk membeli jam tangan pre-owned dalam kondisi baik, yang biasanya memiliki depresiasi lebih rendah.
  • Pilih model yang memiliki rekam jejak baik dalam menjaga nilainya.
  • Jangan membeli model yang terlalu banyak tersedia di pasar, karena harga cenderung lebih mudah turun.

9. Tidak Memiliki Strategi Jual yang Jelas

Banyak investor jam tangan mewah yang kesulitan menjual kembali koleksi mereka karena tidak memiliki strategi yang tepat. Beberapa tips untuk menjual jam tangan dengan harga optimal:

  • Gunakan platform terpercaya seperti Chrono24, dealer resmi, atau marketplace dengan layanan escrow.
  • Jual saat harga sedang naik, bukan saat pasar sedang lesu.
  • Pastikan jam tangan dalam kondisi terbaik dan memiliki dokumen lengkap saat dijual.

10. Tidak Menyadari Risiko Investasi

Meskipun jam tangan mewah bisa menjadi investasi yang menguntungkan, tetap ada risiko yang harus diperhitungkan:

  • Pasar jam tangan mewah bisa mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh tren global dan ekonomi.
  • Tidak semua merek atau model mengalami kenaikan nilai.
  • Likuiditas jam tangan mewah tidak secepat aset investasi lainnya seperti emas atau saham.

Oleh karena itu, penting untuk mengelola portofolio dengan baik dan tidak menaruh seluruh modal hanya pada jam tangan mewah.

Baca Juga: Mengapa Kolektor Lebih Memilih Platinum Dibandingkan Titanium?

Memilih jam tangan mewah sebagai investasi memang terlihat menjanjikan, tetapi tanpa strategi yang tepat, nilainya bisa anjlok dan justru merugikan. Banyak kolektor yang tergiur tren atau diskon tanpa mempertimbangkan faktor-faktor penting seperti kelangkaan model, kondisi fisik, serta dokumen keaslian. Jika Anda sudah terlanjur memiliki jam tangan yang kurang menguntungkan atau butuh dana cepat tanpa harus menjual koleksi berharga Anda, deGadai menawarkan solusi gadai jam tangan mewah dengan proses aman dan jaminan transparansi. Jangan biarkan investasi Anda terhenti, gadaikan jam tangan mewah Anda di deGadai dan tetap kendalikan aset berharga Anda dengan mudah!

Open post

Tips Membeli Jam Tangan Mewah untuk Investasi Agar Tidak Rugi

Banyak orang yang membeli jam tangan dari merek-merek ternama dengan harapan nilainya akan meningkat seiring waktu. Namun, tidak semua jam tangan mewah memiliki nilai investasi yang baik. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui strategi yang tepat agar tidak mengalami kerugian.

Memilih Merek dengan Nilai Jual Tinggi

Tidak semua jam tangan mewah memiliki nilai jual kembali yang stabil atau meningkat. Beberapa merek memiliki daya tarik yang lebih tinggi di pasar sekunder dan lebih dicari oleh kolektor. Rolex, Patek Philippe, Audemars Piguet, dan Richard Mille adalah beberapa merek yang dikenal memiliki harga jual yang stabil atau bahkan meningkat dari waktu ke waktu. 

Misalnya, model Rolex Submariner dan Daytona sering kali mengalami kenaikan harga karena permintaan yang tinggi dan keterbatasan produksi. Begitu juga dengan Patek Philippe Nautilus yang sering terjual dengan harga lebih tinggi daripada harga retailnya.

Selain itu, Omega dan Tag Heuer juga memiliki beberapa model yang bernilai investasi, terutama jika merupakan edisi terbatas atau memiliki sejarah yang menarik. Pastikan untuk memilih merek yang memiliki reputasi baik di dunia horologi dan dikenal dengan nilai jual kembali yang tinggi.

Memilih Model yang Banyak Dicari

Selain memilih merek yang tepat, pemilihan model juga sangat penting dalam investasi jam tangan mewah. Beberapa model tertentu memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan model lainnya, terutama jika model tersebut memiliki edisi terbatas atau fitur khusus yang membuatnya langka. 

Rolex Daytona dan Submariner misalnya, adalah dua model yang selalu memiliki permintaan tinggi. Sementara itu, Audemars Piguet Royal Oak dan Patek Philippe Nautilus juga termasuk dalam daftar jam tangan yang sering mengalami kenaikan harga.

Tren pasar juga memengaruhi nilai jual jam tangan. Model yang dipakai oleh selebriti atau tokoh terkenal sering kali mengalami peningkatan harga karena banyaknya peminat. Oleh karena itu, sebelum membeli jam tangan mewah, lakukan riset tentang model yang paling dicari dan memiliki potensi investasi yang baik.

Memperhatikan Material yang Digunakan

Material yang digunakan pada jam tangan mewah juga memengaruhi nilai investasinya. Stainless steel adalah salah satu material yang paling disukai oleh kolektor karena tahan lama dan lebih mudah dijual kembali. 

Beberapa model stainless steel dari Rolex, seperti Submariner dan GMT-Master II, sering mengalami kenaikan harga karena tingginya permintaan di pasar sekunder.

Selain stainless steel, material lain seperti emas dan platinum juga memiliki nilai investasi yang tinggi, meskipun lebih sulit dijual kembali dibandingkan model stainless steel. Beberapa jam tangan modern juga menggunakan bahan keramik dan titanium yang ringan dan tahan gores. Pemilihan material yang tepat bisa membantu menjaga nilai investasi jam tangan dalam jangka panjang.

Memastikan Keaslian dan Kelengkapan Dokumen

Salah satu hal terpenting dalam membeli jam tangan mewah untuk investasi adalah memastikan keasliannya. Jam tangan palsu banyak beredar di pasaran, dan membeli jam tangan palsu bisa menyebabkan kerugian besar. Pastikan untuk memeriksa sertifikat keaslian, nomor seri, dan dokumen lainnya yang menyertai jam tangan tersebut.

Baca Juga: 5 Jam Tangan Klasik Platinum Terbaik di Bawah 1 Miliar Rupiah

Selain itu, memiliki kotak dan dokumen asli juga meningkatkan nilai jual kembali jam tangan. Banyak kolektor yang lebih memilih jam tangan yang masih memiliki kotak, sertifikat, dan dokumen lengkap. Jika membeli dari pasar sekunder, pastikan untuk melakukan verifikasi keaslian melalui layanan autentikasi atau membawa jam tangan ke toko resmi untuk pengecekan lebih lanjut.

Membeli dari Sumber yang Terpercaya

Agar tidak tertipu, belilah jam tangan mewah dari tempat yang terpercaya. Butik resmi adalah pilihan terbaik karena menjamin keaslian dan memberikan garansi resmi. Namun, jika ingin mencari harga yang lebih kompetitif atau model yang sulit didapatkan, dealer independen dan marketplace terpercaya seperti Chrono24 atau WatchBox bisa menjadi alternatif.

Jika membeli dari penjual individu, lakukan transaksi di tempat yang aman dan pastikan jam tangan sudah diverifikasi keasliannya. Hindari membeli dari sumber yang tidak jelas karena risiko mendapatkan jam tangan palsu sangat tinggi.

Memahami Tren Pasar dan Ketersediaan

Tren pasar sangat berpengaruh terhadap harga jam tangan mewah. Beberapa model mengalami kenaikan harga karena permintaan yang meningkat, sementara yang lain mungkin stagnan atau bahkan turun harga. 

Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi harga jam tangan, seperti keterbatasan produksi, perilaku kolektor, serta pengaruh selebriti dan tokoh terkenal. Edisi terbatas sering kali memiliki nilai investasi yang lebih baik karena jumlahnya yang terbatas dan sulit didapatkan. 

Misalnya, beberapa model Patek Philippe yang hanya diproduksi dalam jumlah terbatas sering terjual dengan harga yang jauh lebih tinggi di pasar sekunder. Mengikuti perkembangan tren dan memahami ketersediaan model tertentu bisa membantu dalam menentukan pilihan investasi yang tepat.

Merawat dan Menyimpan Jam Tangan dengan Baik

Setelah membeli jam tangan mewah untuk investasi, perawatan yang baik sangat penting agar nilai jualnya tetap tinggi. Simpan jam tangan di tempat yang aman, seperti boks khusus atau brankas, untuk melindunginya dari debu dan kelembapan.

Lakukan servis berkala di pusat layanan resmi untuk memastikan mesin jam tetap bekerja dengan baik. Hindari paparan air atau bahan kimia yang bisa merusak material jam tangan, jika ingin menjual kembali di masa depan, pastikan jam tangan masih dalam kondisi prima dan lengkap dengan semua aksesorinya.

Baca Juga: Mengapa Platinum Digunakan dalam Jam Tangan Klasik Sejak Dulu?

Membeli jam tangan mewah untuk investasi memang menggiurkan, tetapi tanpa strategi yang tepat, Anda bisa saja mengalami kerugian karena memilih model yang kurang diminati atau membeli tanpa dokumen lengkap. Jika Anda sudah memiliki jam tangan mewah namun membutuhkan dana cepat tanpa harus menjualnya, deGadai menawarkan solusi gadai jam tangan dengan proses aman dan transparan. Dengan layanan profesional dan penilaian yang fair, Anda tetap bisa mempertahankan aset berharga sambil mendapatkan dana sesuai kebutuhan. Cek estimasi pinjaman Anda sekarang di deGadai dan manfaatkan layanan gadai jam tangan yang terpercaya!

Open post

Jam Tangan Mewah Langka yang Kini Bernilai Miliaran Rupiah!

Beberapa model langka dari merek ternama kini memiliki harga yang mencapai miliaran rupiah di pasar lelang dan kolektor. Faktor-faktor seperti sejarah, kelangkaan, teknologi, serta material eksklusif menjadikan jam-jam ini incaran para kolektor kelas atas. Berikut adalah beberapa jam tangan mewah langka yang kini memiliki nilai fantastis!

1. Patek Philippe Grandmaster Chime Ref. 6300A – Rp 496 Miliar

Patek Philippe dikenal sebagai salah satu pembuat jam tangan terbaik di dunia, dan model Grandmaster Chime Ref. 6300A-010 menjadi jam tangan termahal yang pernah terjual di lelang. Pada acara Only Watch Charity Auction 2019, jam ini terjual dengan harga 31 juta dolar AS (sekitar Rp 496 miliar).

Jam ini begitu spesial karena dibuat dari stainless steel, sesuatu yang jarang dilakukan oleh Patek Philippe untuk model eksklusifnya. Selain itu, jam ini memiliki dua dial yang dapat dibalik, lima komplikasi canggih, dan hanya dibuat satu unit di dunia. Tidak heran jika jam ini menjadi incaran kolektor kelas dunia.

2. Rolex Daytona “Paul Newman” – Rp 273 Miliar

Rolex Daytona Ref. 6239 yang pernah dimiliki oleh aktor legendaris Paul Newman adalah salah satu Rolex paling ikonik dan mahal dalam sejarah. Jam ini terjual di lelang Phillips New York pada 2017 dengan harga 17,8 juta dolar AS (sekitar Rp 273 miliar).

Jam ini unik karena memiliki desain dial “Exotic” yang berbeda dari Daytona biasa, serta sejarahnya yang erat dengan Paul Newman, seorang pembalap dan aktor terkenal. Kolektor Rolex menganggap jam ini sebagai Holy Grail dari semua model Daytona.

3. Patek Philippe Henry Graves Supercomplication – Rp 354 Miliar

Jam saku legendaris ini dibuat khusus oleh Patek Philippe untuk seorang bankir Amerika, Henry Graves Jr., pada tahun 1933. Jam ini memiliki 24 komplikasi, termasuk kalender abadi, waktu matahari terbit dan terbenam, serta peta langit kota New York.

Baca Juga: Cara Menyimpan Jam Chronograph agar Tetap dalam Kondisi Prima

Pada lelang Sotheby’s 2014, jam ini terjual dengan harga 23,98 juta dolar AS (sekitar Rp 354 miliar). Keindahan mekanisme dan sejarahnya menjadikan Henry Graves Supercomplication sebagai salah satu mahakarya dalam dunia horologi.

4. Breguet Grande Complication Marie Antoinette – Rp 432 Miliar

Breguet adalah salah satu merek jam tangan tertua dan paling bergengsi di dunia. Model Grande Complication No. 160, yang lebih dikenal sebagai Marie Antoinette, dibuat khusus untuk Ratu Prancis Marie Antoinette pada abad ke-18.

Jam ini memiliki sejarah panjang yang penuh misteri karena pembuatannya memakan waktu lebih dari 40 tahun dan tidak pernah sampai ke tangan sang ratu karena ia dieksekusi sebelum jam ini selesai.

Menggunakan emas murni dan teknologi canggih pada zamannya, jam ini memiliki berbagai komplikasi luar biasa, termasuk minute repeater, perpetual calendar, dan thermometer. Pada tahun 2013, jam ini diperkirakan memiliki nilai sekitar 30 juta dolar AS (sekitar Rp 432 miliar), menjadikannya salah satu jam tangan paling berharga dalam sejarah.

5. Richard Mille RM 56-02 Sapphire – Rp 32 Miliar

Richard Mille dikenal dengan desain futuristik dan teknologi mutakhir. RM 56-02 Sapphire adalah salah satu jam tangan langka yang dibuat sepenuhnya dari kristal safir transparan, memungkinkan pemiliknya melihat langsung mesin mekanis di dalamnya.

Karena proses pembuatannya sangat sulit dan hanya ada 10 unit di dunia, jam ini dibanderol dengan harga 2 juta dolar AS (sekitar Rp 32 miliar). Richard Mille juga dikenal sebagai brand favorit para atlet dan selebritas seperti Rafael Nadal dan Jay-Z.

6. Audemars Piguet Royal Oak Grande Complication – Rp 21 Miliar

Audemars Piguet Royal Oak adalah salah satu seri jam tangan paling terkenal di dunia. Model Royal Oak Grande Complication adalah salah satu yang paling langka dan berharga tinggi karena memiliki komplikasi luar biasa, seperti perpetual calendar, split-seconds chronograph, dan minute repeater.

Dibuat secara manual dengan lebih dari 700 komponen, jam ini memiliki nilai jual sekitar 1,4 juta dolar AS (sekitar Rp 21 miliar). Desain ikonis Royal Oak dengan bezel oktagonal dan paku-paku khasnya menjadikan jam ini semakin dicari oleh kolektor.

Mengapa Jam Tangan Langka Bisa Bernilai Miliaran Rupiah?

Ada beberapa alasan mengapa jam tangan mewah bisa memiliki harga yang sangat tinggi:

1. Kelangkaan

Jam tangan dengan produksi terbatas atau edisi khusus menjadi buruan kolektor karena jumlahnya yang sedikit. Semakin langka suatu model, semakin tinggi nilainya.

2. Sejarah dan Kepemilikan

Jam tangan yang pernah dimiliki oleh tokoh terkenal, seperti Paul Newman atau Marie Antoinette, cenderung memiliki nilai lebih tinggi karena aspek historisnya.

3. Kualitas dan Teknologi

Merek-merek seperti Patek Philippe, Rolex, dan Audemars Piguet selalu menggunakan material terbaik dan teknologi canggih dalam produksi jam mereka, menjadikannya investasi yang tidak ternilai.

4. Desain dan Material Mewah

Banyak jam tangan mewah dibuat dengan emas, platinum, atau bahkan dihiasi berlian, yang meningkatkan nilai estetika dan harga jualnya.

5. Nilai Investasi

Jam tangan mewah sering kali mengalami kenaikan harga seiring waktu, terutama model-model tertentu yang dianggap ikonik atau memiliki permintaan tinggi.

Baca Juga: 5 Jam Tangan Klasik Platinum yang Harga Jualnya Terus Meningkat

Siapa sangka, jam tangan mewah yang dulu dibeli dengan harga ratusan juta kini bisa bernilai miliaran rupiah di pasar kolektor? Seiring dengan meningkatnya minat terhadap jam tangan langka seperti Rolex Paul Newman Daytona atau Patek Philippe Nautilus, pemilik jam tangan mewah memiliki aset berharga yang terus naik nilainya. Jika Anda memiliki koleksi jam tangan eksklusif dan ingin mengoptimalkan nilainya tanpa harus menjualnya, deGadai menawarkan solusi gadai jam tangan mewah dengan proses aman, cepat, dan transparan. Dapatkan dana instan tanpa kehilangan kepemilikan jam tangan Anda, ajukan gadai sekarang di deGadai!

Open post

Mengapa Jam Tangan Mewah Vintage Bisa Lebih Berharga Daripada Model Baru?

Bagi para kolektor dan pecinta horologi, jam tangan vintage sering kali memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan model baru yang keluar dari pabrik. Mengapa demikian? Berikut adalah beberapa alasan utama yang menjadikan jam tangan mewah vintage lebih berharga dibandingkan model baru.

1. Kelangkaan dan Eksklusivitas

Salah satu alasan utama mengapa jam tangan vintage lebih berharga adalah kelangkaannya. Banyak model jam tangan dari era tertentu tidak lagi diproduksi, sehingga jumlahnya di pasaran semakin terbatas. Semakin langka sebuah model, semakin tinggi pula nilai jualnya.

Sebagai contoh, Rolex Daytona Paul Newman adalah salah satu jam tangan vintage yang paling dicari karena desainnya yang unik dan jumlah produksinya yang terbatas. Harga jam tangan ini bisa mencapai jutaan dolar dalam pelelangan, jauh melampaui harga model terbaru dari Rolex.

2. Sejarah dan Nilai Sentimental

Jam tangan vintage sering kali memiliki sejarah yang menarik, baik dari sisi pembuatannya maupun pemiliknya. Beberapa jam tangan mungkin pernah dipakai oleh tokoh terkenal, digunakan dalam momen-momen bersejarah, atau bahkan memiliki keunikan tersendiri dalam perjalanan produksinya.

Misalnya, Omega Speedmaster yang digunakan dalam misi Apollo 11 memiliki nilai historis yang sangat tinggi karena menjadi bagian dari sejarah pendaratan manusia di bulan. Nilai sentimental ini membuat harga jam tangan tersebut semakin meningkat di pasar kolektor.

3. Kualitas dan Keahlian Pembuatan

Jam tangan mewah vintage dibuat dengan standar kualitas yang sangat tinggi. Banyak di antaranya dirakit dengan tangan oleh pembuat jam yang sangat terampil. Teknik pembuatan yang digunakan pada era lampau sering kali lebih rumit dan detail dibandingkan produksi massal saat ini.

Baca Juga: Mengapa Chronograph Vintage Lebih Dicari Dibandingkan yang Baru?

Banyak jam tangan vintage menggunakan material berkualitas tinggi seperti emas solid, platinum, atau baja tahan karat dengan finishing yang dilakukan secara manual. 

Mekanisme dalamnya juga sering kali lebih rumit dan dibuat dengan presisi tinggi, yang membuat daya tahannya sangat baik bahkan setelah puluhan tahun.

4. Nilai Investasi yang Meningkat

Salah satu daya tarik utama jam tangan vintage adalah potensinya sebagai investasi. Berbeda dengan jam tangan baru yang biasanya mengalami depresiasi begitu keluar dari toko, jam tangan vintage cenderung meningkat nilainya seiring waktu.

Hal ini karena permintaan terhadap model tertentu sering kali meningkat, sementara ketersediaannya tetap terbatas. Contohnya, Patek Philippe Nautilus Ref. 3700 yang dulunya bisa dibeli dengan harga sekitar $3.000 pada tahun 1970-an, kini bisa terjual dengan harga ratusan ribu dolar.

Banyak investor dan kolektor melihat jam tangan vintage sebagai aset berharga yang bisa menghasilkan keuntungan besar dalam jangka panjang.

5. Desain Klasik yang Tak Lekang oleh Waktu

Jam tangan vintage memiliki desain yang unik dan khas sesuai dengan zamannya. Banyak model dari era 1950-an hingga 1980-an memiliki estetika yang tidak dapat ditemukan pada model baru saat ini.

Sebagai contoh, Audemars Piguet Royal Oak edisi vintage memiliki karakter desain yang berbeda dari versi terbaru, dengan ukuran yang lebih klasik dan finishing yang lebih detail. 

Keunikan desain ini membuat jam tangan vintage lebih diminati oleh kolektor yang menghargai gaya klasik dan keunikan yang tidak bisa ditiru oleh produksi modern.

6. Mekanisme In-House yang Langka

Banyak jam tangan vintage dibuat dengan mekanisme in-house, yaitu mesin yang dirancang dan dibuat sendiri oleh merek tersebut. Mekanisme ini sering kali lebih kompleks dan membutuhkan keterampilan tinggi dalam pembuatannya.

Sebaliknya, beberapa jam tangan baru menggunakan mekanisme generik dari pabrik lain, sehingga nilai eksklusivitasnya lebih rendah. Mekanisme in-house dari jam tangan vintage menjadi daya tarik utama bagi kolektor yang menghargai keunikan dan keahlian pembuatannya.

7. Tidak Terpengaruh oleh Tren Pasar

Jam tangan baru sering kali dipengaruhi oleh tren desain dan teknologi yang berkembang. Namun, tren ini bisa berubah dengan cepat, sehingga model baru bisa kehilangan daya tariknya dalam beberapa tahun.

Sebaliknya, jam tangan vintage memiliki daya tarik tersendiri yang tidak terpengaruh oleh tren mode. Model klasik seperti Rolex Submariner, Omega Seamaster, atau Patek Philippe Calatrava selalu dicari oleh kolektor, terlepas dari perubahan tren dalam industri jam tangan.

Baca Juga: Bagaimana Perbedaan Chronograph Swiss dan Jepang?

Ada sesuatu yang istimewa tentang jam tangan mewah vintage, keanggunan desain klasik, sejarah yang melekat, dan nilai eksklusif yang sering kali meningkat seiring waktu. Tidak heran jika banyak kolektor lebih memilih model lama dibandingkan yang baru karena kelangkaan dan keunikan yang tidak tergantikan. Jika Anda memiliki jam tangan vintage dan ingin memanfaatkannya untuk kebutuhan finansial tanpa harus menjualnya, deGadai menawarkan solusi gadai eksklusif dengan proses cepat dan aman. Dapatkan pinjaman dengan bunga 0% hingga 100 juta dan pertahankan investasi berharga Anda tanpa kehilangan kepemilikan. Ajukan gadai sekarang di deGadai dan maksimalkan nilai jam tangan mewah Anda!

Open post

5 Faktor yang Menentukan Nilai Investasi Jam Tangan Mewah

Seiring meningkatnya minat kolektor dan investor terhadap jam tangan dari brand ternama seperti Rolex, Patek Philippe, Audemars Piguet, dan Richard Mille, nilai jual kembali jam tangan mewah pun semakin diperhitungkan. 

Namun, tidak semua jam tangan mewah memiliki nilai investasi yang tinggi. Ada beberapa faktor utama yang menentukan seberapa menguntungkan sebuah jam tangan mewah sebagai investasi. Berikut adalah lima faktor yang memengaruhi nilai investasi jam tangan mewah:

1. Brand dan Reputasi Merek

Nama besar dalam industri jam tangan mewah memainkan peran utama dalam menentukan nilai investasinya. Merek seperti Rolex, Patek Philippe, Audemars Piguet, Vacheron Constantin, dan Richard Mille telah lama dikenal sebagai produsen jam tangan berkualitas tinggi dengan nilai jual kembali yang stabil, bahkan cenderung meningkat seiring waktu.

Beberapa brand memiliki daya tarik lebih besar di pasar sekunder karena eksklusivitas dan sejarahnya. Contohnya, Patek Philippe terkenal dengan warisan panjangnya dalam industri horologi serta jam tangan produksinya yang sering kali langka dan bernilai tinggi di pasar lelang.

Tip Investasi: Jika Anda ingin berinvestasi dalam jam tangan mewah, pilihlah merek dengan reputasi kuat dan permintaan tinggi di pasar kolektor.

2. Kelangkaan dan Produksi Terbatas

Jam tangan yang diproduksi dalam jumlah terbatas cenderung memiliki nilai investasi lebih tinggi. Semakin langka sebuah model, semakin besar kemungkinan harganya meningkat di masa depan. 

Misalnya, Patek Philippe Nautilus 5711 atau Rolex Daytona Paul Newman adalah contoh jam tangan langka yang terus mengalami kenaikan harga karena permintaan tinggi dan persediaan yang terbatas.

Baca Juga: 5 Chronograph Vintage yang Kini Menjadi Barang Langka

Jam tangan edisi terbatas yang hanya dibuat dalam jumlah kecil juga sering menjadi buruan kolektor. Hal ini membuat harga di pasar sekunder bisa melonjak jauh dari harga ritel aslinya.

Tip Investasi: Perhatikan model jam tangan dengan produksi terbatas atau edisi khusus karena mereka memiliki potensi investasi yang lebih besar dibandingkan model produksi massal.

3. Kondisi dan Kelengkapan Jam Tangan

Nilai investasi jam tangan mewah juga sangat bergantung pada kondisinya. Jam tangan yang terawat dengan baik, tanpa goresan atau cacat, tentu memiliki harga lebih tinggi dibandingkan yang sudah mengalami banyak kerusakan atau modifikasi.

Selain kondisi fisik, kelengkapan juga menjadi faktor penting. Jam tangan yang masih memiliki kotak asli, kartu garansi, dan dokumen pendukung lainnya akan memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan yang hanya jam tangan saja. Kolektor sering kali lebih tertarik membeli jam tangan yang memiliki sertifikat keaslian dan riwayat servis resmi dari pabrikan.

Tip Investasi: Simpan semua dokumen dan aksesori asli jam tangan karena dapat meningkatkan nilai jualnya di masa depan.

4. Popularitas dan Permintaan Pasar

Tren di dunia horologi juga memainkan peran dalam menentukan nilai investasi jam tangan mewah. Beberapa model tertentu mengalami lonjakan harga karena meningkatnya permintaan pasar. 

Misalnya, Rolex Submariner dan Audemars Piguet Royal Oak terus menjadi model yang diminati dan memiliki nilai investasi tinggi. Selain itu, endorsement dari selebritas dan tokoh terkenal juga dapat meningkatkan nilai sebuah jam tangan. 

Contohnya, jam tangan yang dikenakan oleh ikon seperti Paul Newman, Steve McQueen, atau Cristiano Ronaldo sering kali mengalami lonjakan harga setelah mereka terlihat mengenakannya di acara publik.

Tip Investasi: Perhatikan tren pasar dan model yang banyak diminati kolektor untuk mendapatkan jam tangan dengan potensi investasi yang baik.

5. Material dan Mesin (Movement)

Material yang digunakan dalam pembuatan jam tangan juga berpengaruh terhadap nilai investasinya. Jam tangan yang terbuat dari logam mulia seperti emas, platinum, atau titanium umumnya lebih mahal dan lebih bernilai daripada model berbahan stainless steel biasa. 

Namun, ada beberapa model stainless steel langka yang justru lebih mahal karena permintaan tinggi, seperti Rolex Daytona Stainless Steel. Selain material, mesin (movement) yang digunakan juga menjadi faktor penentu. 

Movement in-house yang dibuat oleh brand sendiri sering kali lebih berharga dibandingkan movement yang dibuat oleh pihak ketiga. Contohnya, Patek Philippe dikenal karena movement mekaniknya yang rumit dan berkualitas tinggi, yang menjadikannya lebih bernilai di kalangan kolektor.

Tip Investasi: Pilih jam tangan dengan movement in-house berkualitas tinggi dan material premium untuk mendapatkan nilai investasi terbaik.

Baca Juga: “Omega Speedmaster vs. Rolex Daytona: Duel Chronograph Legendaris” 

Memilih jam tangan mewah sebagai investasi memang bukan keputusan yang bisa diambil sembarangan. Banyak faktor yang menentukan apakah sebuah jam tangan akan terus meningkat nilainya atau justru stagnan di pasar. Dari kelangkaan hingga reputasi merek, semua aspek perlu dipertimbangkan dengan cermat. Namun, ketika Anda membutuhkan dana cepat tanpa harus menjual koleksi berharga Anda, deGadai hadir sebagai solusi dengan layanan gadai jam tangan mewah yang aman dan transparan. Dengan proses cepat dan jaminan keamanan penuh, koleksi jam tangan Anda tetap bernilai sambil tetap bisa memenuhi kebutuhan finansial Anda. Gadaikan jam tangan mewah Anda di deGadai sekarang dan dapatkan penawaran terbaik!

Open post

Mengapa Harga Jam Tangan Mewah Terus Naik dan Bisa Jadi Aset?

Dalam beberapa dekade terakhir, harga jam tangan mewah dari merek-merek ternama seperti Rolex, Patek Philippe, dan Audemars Piguet terus mengalami kenaikan. Lalu, apa yang menyebabkan harga jam tangan mewah terus naik, dan mengapa banyak orang menganggapnya sebagai aset yang berharga?

1. Kelangkaan dan Permintaan yang Tinggi

Salah satu alasan utama kenaikan harga jam tangan mewah adalah kelangkaan produk. Banyak merek sengaja membatasi produksi untuk menjaga eksklusivitas. Sebagai contoh, Rolex hanya memproduksi sekitar satu juta jam tangan per tahun, sementara permintaan jauh lebih tinggi dari itu. Bahkan untuk model tertentu seperti Rolex Daytona atau Patek Philippe Nautilus, daftar tunggunya bisa mencapai bertahun-tahun.

Karena permintaan yang jauh melebihi pasokan, harga di pasar sekunder atau second-hand sering kali jauh lebih tinggi dibandingkan harga ritel. Situasi ini menciptakan pasar spekulatif di mana para kolektor dan investor berlomba-lomba mendapatkan model langka.

2. Kualitas dan Keahlian Tinggi dalam Produksi

Jam tangan mewah dibuat dengan standar kualitas tertinggi, menggunakan material premium seperti emas, platinum, titanium, atau bahkan safir. Selain itu, jam tangan mekanik kelas atas dirakit secara manual oleh pengrajin ahli, yang membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk menyelesaikan satu unit.

Proses manufaktur yang kompleks ini berkontribusi terhadap tingginya harga dasar jam tangan tersebut. Semakin rumit mekanisme di dalamnya, semakin mahal pula jam tangan tersebut di pasaran.

Baca Juga: 7 Jam Tangan Klasik Platinum Terbaik untuk Kolektor

3. Faktor Brand dan Eksklusivitas

Nama besar seperti Rolex, Patek Philippe, Audemars Piguet, Vacheron Constantin, dan Richard Mille telah membangun reputasi yang kuat selama puluhan hingga ratusan tahun. Brand ini tidak hanya menjual produk, tetapi juga prestise dan warisan sejarah.

Eksklusivitas brand juga diperkuat dengan strategi pemasaran yang cermat, beberapa model hanya tersedia untuk pelanggan tertentu atau dalam jumlah yang sangat terbatas. Hal ini meningkatkan daya tarik koleksi, karena memiliki jam tangan dari brand tertentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri.

4. Tren dan Dukungan dari Selebriti

Jam tangan mewah sering kali dipopulerkan oleh selebriti, atlet, hingga miliarder dunia. Contohnya, model Rolex Daytona semakin populer setelah dikaitkan dengan aktor legendaris Paul Newman. Begitu juga dengan Richard Mille yang sering terlihat di pergelangan tangan atlet seperti Rafael Nadal dan Lewis Hamilton.

Ketika selebriti memakai atau mengoleksi jam tangan tertentu, permintaan terhadap model tersebut melonjak, hal ini berkontribusi pada kenaikan harga di pasar sekunder karena semakin banyak orang yang menginginkan produk yang sama.

5. Nilai Investasi yang Terus Meningkat

Tidak seperti barang mewah lainnya yang cenderung mengalami depresiasi, jam tangan mewah justru sering mengalami apresiasi nilai seiring waktu. Beberapa model yang dulunya dibeli dengan harga retail kini bisa bernilai berkali-kali lipat di pasar kolektor.

Sebagai contoh, Patek Philippe Nautilus Ref. 5711/1A-010 yang awalnya dijual sekitar Rp 400 juta beberapa tahun lalu, kini bisa mencapai harga miliaran rupiah di pasar sekunder. Ini menunjukkan bahwa jam tangan mewah bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan.

6. Perlindungan dari Inflasi

Banyak investor mulai melihat jam tangan mewah sebagai aset alternatif yang bisa melindungi kekayaan dari inflasi. Dibandingkan menyimpan uang dalam bentuk tunai, membeli jam tangan mewah bisa menjadi cara untuk menjaga nilai aset, bahkan dengan potensi pertumbuhan nilai yang lebih tinggi.

Selain itu, jam tangan mewah juga lebih mudah dicairkan dibandingkan aset seperti properti. Pasar sekunder yang berkembang pesat, termasuk platform online dan pelelangan, memungkinkan pemilik jam tangan untuk menjual koleksinya dengan harga yang kompetitif kapan saja.

7. Teknologi dan Inovasi dalam Industri Jam Tangan

Seiring berkembangnya teknologi, jam tangan mewah terus mengalami inovasi baik dari segi desain maupun fitur, beberapa merek telah mengadopsi material baru yang lebih ringan dan tahan lama, seperti karbon komposit dan keramik high-tech.

Inovasi dalam mekanisme jam tangan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi kolektor. Komplikasi seperti tourbillon, perpetual calendar, dan minute repeater membuat sebuah jam tangan tidak hanya berfungsi sebagai alat penunjuk waktu, tetapi juga sebagai karya seni mekanik yang sangat bernilai.

Baca Juga: Mengapa Harga Jam Tangan Klasik Platinum Selalu Stabil di Pasar?

Permintaan yang tinggi, produksi terbatas, serta faktor brand dan sejarah sering kali membuat harga jam tangan mewah melambung, bahkan melebihi harga belinya. Bagi pemilik jam tangan mewah, kenaikan nilai ini bisa menjadi peluang finansial, terutama saat membutuhkan dana cepat tanpa harus menjual aset berharga tersebut. Di deGadai, Anda dapat menggadaikan jam tangan mewah dengan proses aman dan transparan, serta mendapatkan pencairan dana instan tanpa kehilangan kepemilikan. Segera konsultasikan jam tangan Anda dan dapatkan penawaran terbaik dari deGadai!

Open post

Jam Tangan Mewah: Alternatif Investasi di Era Modern

Investasi di era modern semakin beragam, tidak lagi terbatas pada instrumen konvensional seperti saham, obligasi, atau properti. Salah satu tren yang kini semakin populer adalah investasi dalam jam tangan mewah. Selain menjadi aksesori yang menunjukkan status sosial, jam tangan mewah juga dapat menjadi aset yang nilainya terus meningkat seiring waktu.

Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa jam tangan mewah dianggap sebagai alternatif investasi yang menjanjikan, apa saja faktor yang mempengaruhi nilainya, dan bagaimana cara berinvestasi dengan bijak dalam koleksi jam tangan mewah.

Mengapa Jam Tangan Mewah Bisa Menjadi Investasi?

1. Nilai yang Cenderung Stabil dan Meningkat

Jam tangan mewah dari merek ternama seperti Rolex, Patek Philippe, Audemars Piguet, Richard Mille, dan Omega sering kali mengalami peningkatan harga dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan oleh kelangkaan, reputasi merek, dan permintaan pasar yang tinggi.

Beberapa model langka bahkan memiliki return on investment (ROI) yang lebih tinggi dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Misalnya, model Rolex Daytona Paul Newman yang dulunya dijual dengan harga belasan juta rupiah kini bisa mencapai miliaran rupiah di pasar lelang.

2. Likuiditas Tinggi

Berbeda dengan aset seperti properti yang membutuhkan waktu lama untuk dijual, jam tangan mewah memiliki likuiditas yang lebih tinggi. Banyak kolektor dan investor yang siap membeli jam tangan mewah dengan harga pasar yang kompetitif.

Baca Juga: Merek Jam Tangan Platinum Paling Bergengsi di Dunia

Bahkan, saat pemilik membutuhkan dana cepat, jam tangan mewah bisa digadaikan di tempat terpercaya seperti deGadai yang menawarkan pencairan dana instan dengan proses yang aman dan transparan.

3. Perlindungan terhadap Inflasi

Inflasi dapat menggerus nilai uang tunai dan beberapa jenis aset lainnya. Namun, jam tangan mewah cenderung lebih tahan terhadap inflasi karena nilainya didukung oleh permintaan global dan keterbatasan produksi.

Banyak investor membeli jam tangan mewah sebagai bentuk diversifikasi portofolio, mirip dengan emas atau barang koleksi lainnya seperti karya seni dan mobil klasik.

Faktor yang Mempengaruhi Nilai Jam Tangan Mewah

Tidak semua jam tangan mewah memiliki nilai investasi yang baik. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga jual kembali (resale value) sebuah jam tangan:

1. Merek dan Model

Merek dengan reputasi kuat seperti Rolex dan Patek Philippe cenderung memiliki nilai yang lebih stabil dan bahkan meningkat. Model-model ikonik seperti Rolex Submariner, Patek Philippe Nautilus, dan Audemars Piguet Royal Oak sering kali menjadi incaran kolektor.

2. Kelangkaan dan Edisi Terbatas

Semakin langka sebuah jam tangan, semakin tinggi nilainya. Edisi terbatas atau model discontinued sering kali mengalami lonjakan harga karena tidak diproduksi lagi.

3. Kondisi dan Kelengkapan

Jam tangan dengan kondisi baik, minim goresan, dan masih berfungsi sempurna memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Selain itu, kelengkapan seperti kotak asli, sertifikat, dan dokumen pembelian juga sangat berpengaruh terhadap harga jual kembali.

4. Popularitas di Pasar Sekunder

Jam tangan yang banyak diminati di pasar sekunder cenderung lebih mudah dijual dan memiliki harga jual kembali yang tinggi. Oleh karena itu, sebelum membeli jam tangan mewah sebagai investasi, penting untuk melakukan riset tentang tren pasar dan model yang paling dicari.

Tips Berinvestasi dalam Jam Tangan Mewah

Jika Anda tertarik untuk berinvestasi dalam jam tangan mewah, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan:

1. Beli dari Sumber Terpercaya

Pastikan membeli jam tangan dari dealer resmi, butik brand, atau marketplace yang memiliki reputasi baik, hindari membeli dari sumber yang meragukan untuk menghindari risiko mendapatkan barang palsu.

Baca Juga: 5 Jam Tangan Klasik Platinum yang Cocok untuk Investasi Jangka Panjang

2. Simpan dengan Baik

Perawatan yang tepat akan menjaga nilai jam tangan Anda. Simpan jam tangan di tempat yang kering, bebas kelembaban, dan jauh dari paparan sinar matahari langsung.

3. Perhatikan Tren Pasar

Jam tangan mewah bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang tren dan permintaan pasar. Beberapa model mungkin lebih diminati daripada yang lain, sehingga penting untuk mengikuti perkembangan tren sebelum membeli.

4. Gunakan Layanan Gadai untuk Fleksibilitas Finansial

Jika sewaktu-waktu Anda membutuhkan dana tanpa harus menjual jam tangan, Anda bisa memanfaatkan layanan gadai jam tangan mewah di tempat terpercaya seperti deGadai. Ini memungkinkan Anda mendapatkan dana tanpa harus kehilangan aset berharga.

Open post

Mengapa Kolektor Menganggap Jam Tangan Mewah Sebagai Aset yang Menguntungkan?

Bagi para kolektor dan investor, jam tangan dari merek ternama seperti Rolex, Patek Philippe, Audemars Piguet, dan Richard Mille dianggap sebagai aset bernilai tinggi yang dapat memberikan keuntungan dalam jangka panjang. 

Namun, apa yang membuat jam tangan mewah begitu menarik bagi kolektor dan investor? Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa jam tangan mewah dianggap sebagai aset yang menguntungkan.

1. Nilai yang Stabil dan Cenderung Meningkat

Jam tangan mewah sering kali mengalami peningkatan nilai dari waktu ke waktu, terutama jika berasal dari merek-merek yang memiliki reputasi tinggi. Model tertentu, terutama edisi terbatas atau vintage, dapat mengalami lonjakan harga yang signifikan di pasar sekunder. 

Misalnya, Rolex Submariner atau Patek Philippe Nautilus sering mengalami kenaikan harga karena permintaan yang terus meningkat, sementara produksi tetap terbatas.

Selain itu, jam tangan mewah lebih tahan terhadap inflasi dibandingkan dengan aset lain seperti mobil atau barang elektronik yang mengalami depresiasi nilai seiring waktu. Hal ini membuat jam tangan mewah menjadi pilihan investasi yang menarik bagi mereka yang ingin mengamankan nilai aset dalam jangka panjang.

2. Keterbatasan Produksi dan Eksklusivitas

Salah satu faktor utama yang membuat jam tangan mewah bernilai tinggi adalah keterbatasan produksinya. Banyak merek ternama hanya memproduksi jam tangan dalam jumlah terbatas, sehingga meningkatkan eksklusivitas dan kelangkaannya di pasar. 

Contohnya, Patek Philippe dikenal sangat selektif dalam memproduksi jam tangan mereka, dan bahkan beberapa model hanya dapat dibeli oleh pelanggan tertentu yang telah memiliki riwayat pembelian dengan brand tersebut.

Baca Juga: Jam Tangan Platinum yang Paling Tahan Lama dan Awet Digunakan

Kelangkaan ini menciptakan permintaan yang tinggi di pasar sekunder, yang menyebabkan harga jam tangan mewah tetap stabil atau bahkan meningkat seiring berjalannya waktu.

3. Kualitas Material dan Keahlian Tinggi

Jam tangan mewah dibuat dengan material terbaik dan dikerjakan dengan tingkat keahlian tinggi oleh para pengrajin berpengalaman. Beberapa model menggunakan emas, platinum, atau titanium, serta dilengkapi dengan mekanisme canggih yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dikembangkan. Proses pembuatan yang rumit dan detail yang sempurna menjadikan jam tangan mewah sebagai karya seni yang memiliki nilai intrinsik tinggi.

Karena daya tahan material dan kualitas pengerjaan yang tinggi, jam tangan mewah juga memiliki umur yang sangat panjang. Dengan perawatan yang tepat, jam tangan ini dapat bertahan selama beberapa generasi, menjadikannya aset warisan yang dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

4. Pasar yang Aktif dan Likuiditas Tinggi

Pasar jam tangan mewah sangat aktif dengan banyaknya kolektor, investor, dan penggemar yang siap membeli jam tangan berkualitas tinggi. Platform online seperti Chrono24, WatchBox, dan lelang jam tangan di Sotheby’s atau Christie’s menunjukkan bahwa permintaan terhadap jam tangan mewah terus meningkat. 

Hal ini membuat jam tangan mewah lebih likuid dibandingkan aset fisik lainnya, seperti properti atau barang seni, yang mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk dijual kembali.

Bagi kolektor yang membutuhkan dana cepat, menjual jam tangan mewah bisa menjadi pilihan yang lebih mudah dibandingkan menjual aset lain yang memerlukan proses transaksi lebih kompleks.

5. Meningkatnya Minat Generasi Muda

Dalam beberapa tahun terakhir, jam tangan mewah telah menjadi tren di kalangan anak muda, terutama karena pengaruh media sosial dan selebriti yang sering memamerkan koleksi mereka. 

Generasi milenial dan Gen Z mulai melihat jam tangan mewah sebagai simbol gaya hidup dan investasi yang menguntungkan. Meningkatnya minat dari generasi muda ini membuat harga jam tangan mewah tetap tinggi dan pasar tetap stabil.

Baca Juga: 5 Jam Tangan Klasik Platinum Terbaik di Bawah 1 Miliar Rupiah

6. Keuntungan dari Lelang dan Koleksi Vintage

Jam tangan vintage sering kali memiliki nilai yang jauh lebih tinggi dibandingkan saat pertama kali dibeli. Beberapa model langka telah terjual dengan harga fantastis dalam acara lelang. Sebagai contoh, Patek Philippe Grandmaster Chime Ref. 6300A terjual seharga $31 juta dalam sebuah lelang di tahun 2019, menjadikannya salah satu jam tangan termahal di dunia.

Kolektor yang memiliki jam tangan langka dari tahun-tahun sebelumnya sering kali mendapatkan keuntungan besar karena permintaan terhadap model klasik terus meningkat.

7. Dapat Digunakan sebagai Jaminan Gadai

Selain menjadi barang investasi, jam tangan mewah juga bisa digunakan sebagai jaminan gadai untuk mendapatkan pinjaman dengan cepat. Banyak lembaga gadai premium, seperti deGadai, menawarkan layanan gadai jam tangan mewah dengan proses yang cepat dan aman, hal ini memberikan fleksibilitas bagi pemilik jam tangan mewah untuk mendapatkan dana tanpa harus menjual koleksi mereka. Dengan adanya layanan ini, pemilik jam tangan mewah dapat memanfaatkan aset mereka untuk kebutuhan mendesak tanpa kehilangan kepemilikan atas jam tangan tersebut.

Open post

Jam Tangan Presiden dari Era 1950-an hingga 2025

Dari era 1950-an hingga sekarang, para presiden dunia terutama Presiden Amerika Serikat sering tertangkap kamera mengenakan jam tangan yang kemudian menjadi ikon sejarah. 

Beberapa memilih merek mewah sebagai simbol status, sementara yang lain lebih suka jam tangan sederhana yang mencerminkan kedekatan mereka dengan rakyat. 

Artikel ini akan membahas jam tangan yang dikenakan oleh presiden dari berbagai era, bagaimana jam tersebut mencerminkan karakter mereka, dan bagaimana tren jam tangan presiden berubah dari waktu ke waktu.

1. Era 1950-an hingga 1960-an – Eisenhower, Kennedy, dan Johnson

Dwight D. Eisenhower (1953–1961)

Sebagai seorang jenderal yang memimpin pasukan Sekutu dalam Perang Dunia II, Eisenhower dikenal memiliki gaya klasik dan berwibawa. Ia sering terlihat memakai Rolex Datejust, yang diberikan kepadanya oleh Rolex sebagai bentuk penghormatan. Rolex Datejust menjadi simbol ketepatan waktu dan disiplin, dua hal yang sangat dihargai oleh Eisenhower.

John F. Kennedy (1961–1963)

Kennedy dikenal memiliki selera mode yang tinggi, dan salah satu jam tangan terkenalnya adalah Omega Ultra Thin. Namun, yang paling kontroversial adalah jam tangan Rolex Day-Date emas 18 karat yang diduga diberikan oleh Marilyn Monroe. Jam ini menjadi legenda karena diduga memiliki ukiran khusus dari Monroe kepada JFK.

Baca Juga: Bagaimana Memilih Jam Chronograph Klasik yang Tepat untuk Anda?

Lyndon B. Johnson (1963–1969)

Johnson dikenal sebagai presiden pertama yang secara terbuka mengenakan Rolex Day-Date, yang kemudian dikenal sebagai “The President’s Watch.” Jam ini kemudian menjadi ikon bagi para pemimpin dunia dan sering dikaitkan dengan kekuasaan serta pengaruh politik.

2. Era 1980-an hingga 1990-an – Reagan, dan Clinton

Ronald Reagan (1981–1989)

Reagan sering terlihat mengenakan Rolex Datejust dengan tali Jubilee, mencerminkan citra presiden yang klasik dan elegan.

Bill Clinton (1993–2001)

Clinton dikenal sering mengenakan Timex Ironman, jam tangan yang lebih sporty dan terjangkau dibandingkan dengan para pendahulunya. Keputusannya mengenakan Timex mencerminkan gaya kepemimpinan yang lebih sederhana dan membumi.

3. Era 2000-an hingga Sekarang – Bush, Trump, dan Biden

George W. Bush (2001–2009)

Bush sering memakai Timex Indiglo, yang mencerminkan gaya yang simpel dan fungsional.

Donald Trump (2017–2021)

Sebagai seorang pengusaha miliarder, Trump lebih sering terlihat mengenakan jam tangan mewah seperti Rolex Day-Date dan Patek Philippe Golden Ellipse, yang mencerminkan citra seorang pengusaha sukses.

Joe Biden (2021–2025)

Biden lebih sering terlihat mengenakan Omega Speedmaster Moonwatch dan Seamaster Diver 300M, menunjukkan kecintaan pada jam tangan dengan sejarah eksplorasi luar angkasa dan ketangguhan.

Baca Juga: 5 Hal yang Bisa Merusak Jam Tangan Klasik Platinum Anda

Sejak era 1950-an, jam tangan telah menjadi simbol status dan kekuasaan bagi para presiden di seluruh dunia. Dari Rolex Day-Date yang dijuluki “The President’s Watch” hingga Patek Philippe yang menghiasi pergelangan tangan para pemimpin, setiap jam tangan memiliki cerita dan nilai historis tersendiri. Tak hanya menjadi penanda waktu, jam tangan mewah juga merupakan aset berharga yang nilainya terus meningkat. Jika Anda memiliki jam tangan mewah dan membutuhkan dana cepat tanpa harus menjualnya, deGadai menawarkan solusi gadai aman dan terpercaya dengan penaksiran profesional. Jangan biarkan jam tangan bernilai tinggi Anda hanya tersimpan, manfaatkan potensinya sekarang di deGadai!

Open post

Jam Tangan Mewah yang Pernah Dipakai oleh Para Pemimpin Negara di Eropa

Pemimpin negara sering kali terlihat mengenakan jam tangan mewah dari berbagai brand ternama, yang tidak hanya memiliki nilai estetika tetapi juga mencerminkan kepribadian mereka. Berikut adalah beberapa jam tangan mewah yang pernah dipakai oleh para pemimpin negara di Eropa.

1. Emmanuel Macron (Presiden Prancis) – Bell & Ross BR V1-92

Emmanuel Macron dikenal sebagai sosok yang stylish namun tetap sederhana dalam memilih aksesori. Salah satu jam tangan yang pernah ia pakai adalah Bell & Ross BR V1-92, sebuah jam tangan buatan Prancis yang mencerminkan selera modern dengan desain klasik.

Jam tangan ini memiliki dial hitam dengan angka yang mudah dibaca serta case berbahan stainless steel berdiameter 38,5 mm. Meskipun Bell & Ross dikenal sebagai brand jam tangan mewah, model ini lebih understated dibandingkan jam tangan dari merek Swiss yang lebih terkenal, mencerminkan gaya Macron yang elegan namun tidak mencolok.

2. Rishi Sunak (Perdana Menteri Inggris) – Rolex Daytona

Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, sering terlihat mengenakan Rolex Daytona, salah satu model paling ikonik dari Rolex. Rolex Daytona merupakan jam tangan kronograf yang awalnya dirancang untuk para pembalap, tetapi kini menjadi salah satu jam tangan mewah paling dicari di dunia.

Jam tangan ini memiliki tampilan sporty dengan tiga sub-dial, serta mesin otomatis yang sangat presisi. Dengan case dari stainless steel atau emas putih, Rolex Daytona melambangkan kesuksesan dan prestise, cocok dengan latar belakang Sunak sebagai mantan bankir investasi yang sukses sebelum memasuki dunia politik.

3. Olaf Scholz (Kanselir Jerman) – Nomos Glashütte Tangente

Sebagai pemimpin Jerman, Olaf Scholz memilih Nomos Glashütte Tangente, sebuah jam tangan yang mencerminkan keahlian Jerman dalam bidang horologi. Nomos Glashütte adalah brand yang dikenal karena desain minimalis dan mesin mekanis berkualitas tinggi.

Tangente memiliki desain Bauhaus yang khas, dengan dial sederhana, angka yang mudah dibaca, serta case stainless steel yang ramping. Pilihan Scholz terhadap jam tangan ini menunjukkan kesederhanaan dan efisiensi, nilai-nilai yang selaras dengan budaya Jerman dalam pemerintahan dan kehidupan sehari-hari.

4. Pedro Sánchez (Perdana Menteri Spanyol) – TAG Heuer Carrera

Pedro Sánchez, Perdana Menteri Spanyol, dikenal sebagai pemimpin yang memiliki gaya modern dan dinamis. Ia pernah terlihat mengenakan TAG Heuer Carrera, jam tangan yang awalnya dikembangkan untuk pembalap tetapi kini menjadi salah satu model klasik dalam dunia horologi.

Baca Juga: Tips Menemukan Chronograph Klasik dengan Harga Terjangkau

TAG Heuer Carrera menawarkan desain yang sporty dengan kronograf yang menonjol, serta case stainless steel yang kokoh. Dengan tampilan yang elegan dan sporty, jam tangan ini mencerminkan kepribadian Sánchez yang energik dan progresif.

5. Alexander De Croo (Perdana Menteri Belgia) – Omega Speedmaster Moonwatch

Alexander De Croo, Perdana Menteri Belgia, dikenal sebagai politisi yang aktif dan inovatif. Salah satu jam tangan yang pernah ia kenakan adalah Omega Speedmaster Moonwatch, jam tangan ikonik yang pernah digunakan oleh para astronot dalam misi ke bulan.

Omega Speedmaster memiliki desain klasik dengan kronograf dan case stainless steel. Mesin jam ini terkenal akan keandalan dan ketahanannya, menjadikannya pilihan yang sempurna bagi pemimpin yang dinamis dan memiliki semangat eksplorasi.

6. Viktor Orbán (Perdana Menteri Hongaria) – Longines Master Collection

Viktor Orbán, pemimpin Hongaria, memilih jam tangan yang lebih klasik dan elegan, yakni Longines Master Collection. Longines dikenal sebagai merek dengan sejarah panjang dalam dunia horologi, dan Master Collection merupakan salah satu seri unggulannya.

Jam tangan ini memiliki tampilan yang elegan dengan dial bertekstur guilloché dan indikator tanggal. Dengan desain yang lebih konservatif, pilihan Orbán terhadap Longines mencerminkan citra seorang pemimpin yang menghargai tradisi dan stabilitas.

7. Giorgia Meloni (Perdana Menteri Italia) – Cartier Tank

Sebagai pemimpin wanita pertama Italia, Giorgia Meloni memilih jam tangan yang memiliki sejarah panjang dalam dunia politik dan fashion, yakni Cartier Tank. Model ini terkenal karena desainnya yang klasik dan elegan, serta sering dipakai oleh tokoh-tokoh penting, termasuk mantan Presiden AS John F. Kennedy dan Putri Diana.

Cartier Tank memiliki case persegi yang unik dengan dial sederhana dan angka Romawi, menjadikannya pilihan sempurna bagi mereka yang menginginkan jam tangan dengan gaya timeless. Meloni dengan Cartier Tank mencerminkan karakternya yang kuat namun tetap memperhatikan gaya.

Baca Juga: Cara Menyimpan Jam Chronograph agar Tetap dalam Kondisi Prima

Di Eropa, banyak kepala negara yang mengenakan jam tangan eksklusif dari merek ternama seperti Patek Philippe, Rolex, dan Audemars Piguet. Seperti halnya para pemimpin yang memilih jam tangan bernilai, Anda pun bisa memanfaatkan nilai jam tangan mewah sebagai aset berharga. Jika Anda membutuhkan dana cepat tanpa harus melepas koleksi berharga Anda, deGadai menawarkan layanan gadai jam tangan mewah dengan proses aman, transparan, dan bunga 0% untuk pinjaman hingga 100 juta dengan tenor 30 hari. Dapatkan solusi finansial terbaik tanpa harus kehilangan jam tangan kesayangan Anda, ajukan gadai sekarang di deGadai!

Posts navigation

1 2 3 4 37 38 39
Butuh bantuan gadai?
Scan the code