Mengenal Berbagai Jenis Sub-Dial dalam Jam Tangan Retro

Jam tangan retro memiliki daya tarik tersendiri bagi para kolektor dan pecinta horologi. Salah satu elemen yang sering ditemukan pada jam tangan klasik adalah sub-dial, yaitu dial kecil yang berfungsi sebagai penunjuk waktu tambahan atau fitur lainnya. 

Sub-dial tidak hanya menambah estetika jam, tetapi juga meningkatkan fungsionalitasnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai jenis sub-dial yang umum ditemukan pada jam tangan retro.

1. Sub-Dial Detik (Small Seconds Sub-Dial)

Sub-dial detik adalah salah satu jenis sub-dial paling klasik yang sering ditemukan pada jam tangan retro. Fungsi utama dari sub-dial ini adalah menggantikan jarum detik utama pada dial utama jam.

Ciri khas:

  • Biasanya terletak di posisi 6, 9, atau 3 pada dial utama.
  • Memiliki jarum kecil yang terus bergerak untuk menunjukkan detik secara independen.
  • Umum ditemukan pada jam tangan dengan movement manual atau automatic klasik.

Sub-dial detik sering dijumpai pada dress watch klasik dan jam tangan militer vintage karena memberikan tampilan yang lebih bersih dan elegan dibandingkan dengan jarum detik tengah.

2. Sub-Dial Chronograph (Chronograph Sub-Dial)

Jam tangan chronograph adalah salah satu jenis jam tangan dengan fungsi stopwatch, dan biasanya dilengkapi dengan dua atau tiga sub-dial untuk mengukur waktu yang telah berlalu.

Jenis sub-dial pada chronograph:

  • Sub-dial menit chronograph: Biasanya menghitung menit sejak stopwatch diaktifkan (umumnya 30 atau 60 menit).
  • Sub-dial jam chronograph: Mengukur jam dalam mode stopwatch (biasanya hingga 12 jam).
  • Sub-dial detik chronograph: Menghitung detik secara terpisah dari jarum detik utama.

Chronograph retro, seperti Omega Speedmaster vintage atau Heuer Carrera klasik, biasanya memiliki tata letak dua atau tiga sub-dial untuk memastikan pengukuran waktu lebih akurat dan mudah dibaca.

3. Sub-Dial Indikator Cadangan Daya (Power Reserve Indicator)

Sub-dial ini digunakan untuk menunjukkan sisa daya cadangan pada jam tangan mekanis.

Ciri khas:

  • Menampilkan informasi dalam bentuk skala (misalnya, 0-40 jam atau lebih tergantung cadangan daya jam).
  • Biasanya ditemukan di posisi 6 atau 9 pada dial utama.
  • Berguna bagi pengguna jam tangan manual winding agar tahu kapan harus mengisi ulang daya dengan memutar crown.

Contoh jam tangan retro dengan fitur ini adalah beberapa model dari Seiko Presage Power Reserve atau jam tangan militer lama yang mengutamakan keandalan daya mekanisnya.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Jam Tangan dengan Jarum Snowflake

4. Sub-Dial Dual Time atau GMT

Fitur GMT atau dual time memungkinkan pengguna untuk melihat dua zona waktu sekaligus.

Ciri khas:

  • Memiliki sub-dial tambahan dengan skala 12 atau 24 jam.
  • Jarumnya bisa diatur secara independen untuk menunjukkan zona waktu kedua.
  • Banyak ditemukan pada jam tangan pilot atau traveler klasik seperti Rolex GMT-Master vintage.

Sub-dial ini sangat berguna bagi mereka yang sering bepergian ke berbagai negara dan ingin tetap mengikuti waktu lokal serta waktu asal mereka.

5. Sub-Dial Indikator Fase Bulan (Moon Phase Sub-Dial)

Sub-dial fase bulan adalah fitur yang cukup dekoratif sekaligus fungsional, terutama pada jam tangan dress watch klasik.

Ciri khas:

  • Menampilkan ilustrasi bulan yang bergerak sesuai siklus bulan asli.
  • Biasanya diletakkan di posisi 6 atau 12 pada dial utama.
  • Memberikan nuansa vintage yang klasik dan mewah.

Jam tangan dengan fitur moon phase sering ditemukan pada jam tangan mewah seperti Patek Philippe Moon Phase atau Jaeger-LeCoultre Master Calendar.

6. Sub-Dial Kalender (Date/Day Sub-Dial)

Beberapa jam tangan retro memiliki sub-dial khusus untuk menampilkan tanggal dan hari dalam format analog.

Jenis-jenisnya:

  • Date Sub-Dial: Menunjukkan tanggal dalam skala 1-31.
  • Day Sub-Dial: Menampilkan hari dalam format singkatan (Mon, Tue, Wed, dll.).
  • Month Sub-Dial: Digunakan dalam jam tangan kalender tahunan atau perpetual calendar.

Jam tangan dengan sub-dial ini biasanya ditemukan pada jam tangan triple calendar vintage.

Baca Juga: “Tudor vs Seiko: Duel Jam Tangan dengan Jarum Snowflake”

Bagi para kolektor dan pecinta jam tangan retro, sub-dial bukan sekadar elemen dekoratif, tetapi juga penanda fungsi dan karakter khas dari sebuah arloji klasik. Detail seperti chronograph, moon phase, atau small seconds bukan hanya menambah daya tarik estetika, tetapi juga meningkatkan nilai koleksi dari jam tangan tersebut. Jika Anda memiliki jam tangan retro dengan sub-dial yang unik dan ingin mengoptimalkan nilainya tanpa harus menjualnya, deGadai hadir sebagai solusi gadai eksklusif yang aman dan terpercaya untuk jam tangan mewah Anda. Dapatkan penawaran terbaik dan proses cepat hanya di deGadai!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan gadai?
Scan the code